5 Pantun Menyindir Halus tapi Mengena, Cocok Buat Sindiran Santai

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kadang, rasa kesal atau kecewa tidak selalu harus diungkapkan dengan kata-kata langsung. Ada cara kreatif yang bisa membuat suasana tetap santai, yaitu lewat pantun menyindir. Pantun ini dianggap bisa menyampaikan pesan dengan cerdas.
Dengan rima yang khas dan makna yang terselip, pantun ini bisa jadi cara elegan untuk menyindir atau mengingatkan seseorang. Menariknya, pantun ini juga bisa dipakai di berbagai situasi.
Ragam Pantun Menyindir untuk Sindiran Halus ke Orang Lain
Pantun menyindir adalah jenis pantun yang isinya bertujuan untuk memberikan sindiran atau kritik, tapi tetap disampaikan secara santun dan penuh kiasan. Bentuk sindirannya tidak kasar, melainkan dibalut dengan permainan kata yang jenaka, sehingga lebih enak didengar dan tidak menyinggung secara langsung.
Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama yang memiliki aturan baku, yaitu terdiri dari empat baris dalam setiap bait dan memiliki rima. Menurut buku Pelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Untuk SMA & MA Kelas X, Asul, Wiyanto, (2007), pola rima pantun adalah a-b-a-b.
Dengan panduan pola rima tersebut, inilah beberapa contoh pantun menyindir yang terkesan halus meskipun berisi sindiran.
Burung perkutut hinggap di dahan
Suara merdu bikin senang
Bicara keras sok pameran
Isi kosong tak ada menang.
Beli es teh pakai gelas
Tambahkan gula biar terasa
Sok sibuk tiap hari ke sana ke mari jelas
Tapi hasil kerja tak ada juga.
Jalan-jalan ke kota Padang
Jangan lupa beli rendang
Katanya baik suka menolong orang
Giliran diminta tolong, wajahnya langsung tegang.
Naik perahu di sungai deras
Air beriak tanda tak dalam
Kalau ngomong terdengar keras
Sayang tak sebanding dengan isi dalam.
Pergi ke pasar membeli pepaya
Jangan lupa beli siomay
Katanya pintar luar biasa
Nyatanya kerja malah banyak ngeluh tiap hari.
Dari contoh tersebut, bisa terlihat bahwa pantun berisi sindiran adalah cara unik dan kreatif untuk menyampaikan sesuatu. Bisa kritik, teguran, atau bahkan rasa kesal dengan cara yang sopan dan menghibur.
Baca Juga: 20 Kata Sindiran Halus tapi Menyakitkan buat Saudara Jauh
Hal menarik dari pantun ini adalah kemampuannya membuat kritik terdengar lebih halus. Orang yang mendengarnya pun tidak merasa terlalu diserang, karena sindiran disampaikan melalui bahasa kiasan. Itulah mengapa pantun menyindir sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari, bahkan hingga saat ini. (DNR)
