5 Pantun Sahabat Sejati untuk Mempererat Hubungan Persahabatan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita dapat berteman dengan siapa saja, namun tidak semua orang bisa menjadi sahabat kita. Hanya orang tertentu yang mau menerima dan memahami diri kitalah yang dapat menjadi sahabat sejati. Sesekali sampaikan pantun sahabat sejati agar hubungan persahabatan semakin erat.
Dalam memilih sahabat sebaiknya kita harus berhati-hati. Karena sahabat bisa membawa kita pada kebaikan, namun jika kita salah memilih sahabat kita bisa ikut terjerumus pada keburukan yang ada pada dirinya.
Renungkanlah hadist berikut :
“Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk, ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap akan mendapatkan bau asap yang tak sedap.” (HR. Bukhari - Muslim).
Oleh karena itu, jika kita sudah memiliki sahabat yang baik, maka kita harus menjaganya. Kalau bisa kita harus selalu mempererat hubungan persahabatan itu.
Pantun Sahabat Sejati
Berikut adalah 5 pantun sahabat sejati yang kami kutip dari buku berbahasa malaysia yang berjudul Pantun Sahabat karya Mohamad Ali Majod (2006) dan sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia :
Banyak hewan di belakang rumah,
Ada yang tertambat ada yang bebas,
Banyak kawan karena ramah,
Banyak sahabat apabila ikhlas.
Buat jembatan dua berjejeran,
Jembatan berjejeran tali penambat,
Sendi persahabatan adalah kejujuran,
Hilang kejujuran hilang sahabat.
Hari Sabtu pergi ke Kluang,
Jalan meniti menaiki sampan,
Persahabatan itu seperti uang,
Mudah dicari sulit disimpan.
Burung bersarang di dahan tua
Dalam taman rumah juragan
Daripada seorang baik berdua
Ada teman bertukar pikiran
Buah bidak diangkat-angkat
Buah besi tak terpelanting
Sahabat tidak memandang pangkat
Asalkan serasi itu yang penting
Itulah 5 pantun sahabat sejati. Semoga hubungan persahabatan yang telah kita miliki bisa abadi sampai di akhirat nanti.(Bhilda)
