5 Puisi Ayah Singkat 4 Bait Penuh Makna

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kasih sayang seorang ayah adalah sebuah bentuk cinta yang tidak bisa tergantikan oleh hal apa pun. Banyak bentuk sastra untuk menggambarkan atau mengenang kasih ayah, salah satunya puisi ayah singkat 4 bait penuh makna yang akan kami sajikan dalam artikel ini.
Besarnya kasih sayang seorang ayah bisa digambarkan dengan jelas dalam puisi. Dengan membaca puisi, kamu dapat lebih memahami perasaan yang sedang kamu rasakan kepada ayah, seperti rindu, cinta, kagum, bangga, bahkan kehilangan.
Puisi Ayah Singkat 4 Bait Penuh Makna
Ini dia 5 puisi ayah singkat tapi penuh makna yang dikutip dari buku yang berjudul Menjamu Kedatangan Ayah karya Umbara Al Mafaaza, Anggun Setiyani, Lisna Nurindah Sari, (2021):
1.
Ada nasehat menyeka air mata
Ada sejuta bahagia bersamanya
Ada pengguat saat kau putus asa
Satu kata jadi makna
Bukan sekadar fatamorgana
Indahnya dunia ketika Allah hadiahkan ayah terbaik untuk anak-anaknya
Ayah ...
Tak ada kata terucap kecuali Alhamdulillah
Allah telah kirim sejuta asa
Lewat lelaki perkasa
Lelaki pertama yang mengenalkan cinta
Aku punya sepiring asa
Bolehkah kusuguhkan pada cahaya yang bernama ayah?
2.
Langkahmu begitu nyata
Menyusuri jalan untuk mencari nafkah
Di saat lelah yang mulai kunjung datang
Engkau masih memberikan senyuman
Tak peduli goresan hatimu masih basah
Tatkala atasanmu mencela pekerjaanmu
Ah, Ayah...
Bahumu ternyaman kurasa
Aku merindukanmu di celah siang ataupun malam
3.
Inginku bermanja padamu, Ayah
Mencurahkan isi hati yang kini terasa penat
Begitu berat bebanku
Kepalaku kini aku buat kaki
Kakiku kini aku buat jadi kepala
Aku melihat bayangmu di ujung sana
Aku ingin berlari dan menangis di pelukanmu
Bercerita tentang hidup
Hanya berkeluh kesah padamu
Dan kau belai rambutku
Dan kau sapu air mataku
Menatap lalu memelukku
4.
Senja itu
Aku buka pintu
Aku dapati wajah peluh
Baju usang
Keringat bercucuran
Air mata,
menetes seketika
Ayah,
Maafkan aku menyusahkanmu
Membuatmu bekerja siang dan malam
Keringatmu kasturi di musim semi demi hidupku
Ayah,
Terima kasih jasa itu tak bisa terbalas
Kecuali dengan doa-doa meluas ke angkasa lepas
5.
Kayuhan sepeda terlihat lunglai
Bergulir di atas aspal penuh bara
Tak peduli lara dalam jiwa
Hanya kesuksesan sang buah hati yang diharapnya
Di atas sepeda dengan singgasana rapi
Berkeliling mencari rezeki
Demi putra-putri yang telah ia miliki
Begitu sesak kalbu ini
Inginku hentikan itu, inginku membantu
Saat air suci menetes
Saat itulah doa terucap
Itulah 5 deretan puisi ayah singkat 4 bait yang penuh makna. Semoga artikel ini dapat menemani bagi kamu yang rindu dengan ayah atau sebagai hadiah ucapan di hari spesial ayah. (andi)
