5 Puisi Bunga Mawar Putih untuk Kekasih

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi bunga mawar putih bisa kamu jadikan perantara untuk mengungkapkan perasaan kepada pasanganmu.
Mawar putih biasa digunakan sebagai tanda cinta, sedangkan warna putih putih sendiri merupakan lambang kesucian.
Ada mitos yang menyebutkan bahwa mawar putih merupakan mawar tertua di dunia. Dibandingkan dengan bunga mawar lainnya, mawar putih mempunyai sejarah yang panjang.
Puisi Bunga Mawar Putih
Yuk, simak kumpulan puisi bunga mawar putih berikut ini yang dikutip dari poemhunter.com, authorsden.com, dan poets.org.
1. Mawar Putihku
Oleh: Andrian Satmata
Mawar putihku,
Apa kabar?
Kuharap engkau tak menghilangkan seri warna ketulusan
Tersenyumlah
Meski hidup dirundung nestapa
Sungguh hati kian resah gundah
Andai di putik sarimu tak lagi kutemui senyummu
Memaksa hasrat diriku bertanya
Pada embun pagi buta
Pada jejak wangi yang tertinggal
Pada tangkai yang tiada bergeming
Pada helaian daun yang membisu kata
Pada kuncup-kuncup yang masih berselimut angkuh
Mawar putihku,
Jangan pernah layu meniti hari
Membuat langkahku merisau terbata-bata.
Meragukan niat lestarinya zaman
Jangan biarkan syakwasangka dibisik bayu pawana
Menjadikan dogma pada setiap musim perubahan
Mawar putih,
Embun di pagi buta
Sederet makna dalam harapan sebentuk jalinan
Mekarlah berseri bersama wangi
Mengisi ruang di kedua hati
Mawar putihku,
Kunanti sapamu pada setiap dentingnya waktu
Mengulur genggam rinduku
Mengiringi tarian pena
Adalah sebab kasihmu
Puisi ini selalu tercipta
Di relung sukma
2. Terima Kasih Mawar Putih
Mawar putih tanda suci
Mawar putih yang indah berseri
Mawar putih yang bersih
Mawar putih yang tenangkan hati
Terima kasih telah mewangi dengan penuh keindahan
Terima kasih telah menebarkan kebahagiaan
Terima kasih telah memberikan kebaikan
3. Untuk Mawar Putih di Waktu yang Patah
Oleh: Andrian Satmata
Aku berbaring di hari ini, Sayang
Bergelut dalam rengkuhan sang takdir
Dengan napas yang terus mendaki
Sungguh, lelah sudah raga ini
Mawar,
Andai sudah tertulis kematianku hari ini
Jangan tangisi aku
Sebab aku adalah yang bahagia
Sebab hati tengah dirasuki cintamu
Jika saatnya tiba
Kebahagiaan itu akan kau lihat jelas
Pada mulutku yang penuh dengan senyuman
Mawar putih
Telah kujadikan kau bunga terakhirku.
Yang menjadi wewangian di atas ranjang pembaringanku.
Biarkan aku terlelap damai bersama cintamu
Dalam peristirahatan yang panjang
Lalu,
Biarkan bait-bait syairku
Bait-bait sajakku
Beterbangan membacakan masa laluku, masa kelamku
Masa bahagia denganmu
Ketika fajar harapan muncul
Dan aku menemukanmu
4. Mawar Putih di Kesunyian Fuimelang
Ke Taman Fuimelang ketika surya menyongsong
Kutatap mawar putih menebar aroma mewangi
Si mawar bagai magnet menarik diriku mendekat
Kudekati
Makin kudekati
Hingga kami saling mendekap
Kudekap batang berdurinya
Ia menyerah pasrah padaku
Kubawa batang berduri itu
Kubenamkan dengan ketulusan cintaku
Kurawat dengan keikhlasan hatiku
Kusirami dengan kemurnian embun rasa
Mawar Putihku,
Terpaan mentari menyengat ragamu
Aku terpana belaka ketika kau nyaris tewas.
Aku tak mengharap kau hanya kenangan belaka
Sekalipun durimu menusuk jemariku
Sekalipun kau menyakiti jelusi hatiku
Sekalipun kau meremas rasa rinduku
Aku ingin kau tetap hidup
Hidup untuk menghiasi Taman Fuimelang
Agar aku dapat menikmati putih warna bibirmu
Dan kutelisik ketulusan jiwa dari boroknya sang kumbang.
Malam ini,
Ketika rindu menghantui
Aku ingin pagi segera tiba
Agar kabar asmara tak berkabut
Hingga sunggingan senyum meronakan gegaris wajah
Di sana mawar putihku ‘kan tumbuh berseri
Menyambut surya pagi kenangan masa
Di sana harapan
Kesabaran dalam rasa cinta yang kuat untuknya
Anugerah
Mawar Putihku,
Berkabar lah dari Fuimelang
Jangan kau buat aku jatuh cinta pada mekar dan wangimu saja
Kumohon, jangan mekar dan wangimu hanya sebentar
Kumohon, aku tak hendak lelah merawatmu
Kumohon jangan tinggalkan kenangan pahit padaku
Kau, Mawar Putih dari Fuimelang
5. Mawar Putih
Sekuntum mawar putih mekar mewangi
Indah berseri di taman kejayaan hati
Percaya diri karena terlindungi duri-duri
Lupa pada kumbang yang terbang
Mengisap sari, silih berganti datang
Setelah mengisap kumbang pun menghilang
Lupa bahwa musim akan datang berganti
Ketika tiba saatnya, layu tiada berarti
Karena bunga hanya mekar sekali
Demikian kumpulan puisi bunga mawar putih yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.
