5 Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menumbuhkan semangat dalam diri bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui puisi hari Rabu sebagai penyemangat.
Seperti dikutip dari Meningkatkan Semangat Belajar Siswa, Zamrat Desi Roffina (2020: 811), semangat dalam pengertian yang berkembang di masyarakat seringkali disamakan dengan motivasi.
Wlodkowski (dalam Suciati, 2001) menjelaskan bahwa motivasi adalah suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, serta yang memberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut.
5 Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat
Berikut ini beberapa puisi hari Rabu semangat penyemangat untuk menemanimu beraktivitas.
1. Menuju Asa
(Ayacaa)
Hari-hari akan terlewati
Seperti hari Rabu di pagi ini
Begitu indah senyum setiap insan yang tak pernah berhenti
Tak pernah berhenti untuk mewujudkan mimpi
Sekalipun jiwa tak terasa lebih semangat dari sebelumnya
Namun, sorot mata tak pernah membohonginya
Tentang mimpi yang harus digapainya
Bagaimanapun lelah perjuangan yang ditempuhnya
Tak peduli seberapa besar rintangan
Tak peduli seberapa berat beban
Di pagi hari ini, semuanya dimulai untuk menuju asa dengan berbagai perjuangan
2. Rabu Penuh Haru
(Ayacaa)
Jika kemarin tak pernah kudapatkan
Mungkin hari ini masih kuperjuangkan
Senin hari dimulai kembali perjuangan
Selasa masih terasa menjadi beban
Ternyata Rabu penuh haru yang menyenangkan
Memang benar kita tak pernah tahu kapan Tuhan akan memberi jawaban
Jawaban dari setiap apa yang kita harapkan
Karena semesta tak hanya tentang penolakan
Hanya butuh waktu dan terus dalam semangat perjuangan
3. Perihal Asa
(Ayaaca)
Semesta akan selalu bersama atma
Jika sang atma memperjuangkan asanya
Tak peduli jika bumantara menolaknya
Namun takdir akan mengikutinya ketika semua dalam koneksi yang sama
Berjuang, berdoa, dan terus berjalan
Berjalan menyusuri setiap apa yang menjadi penghalang
Tak peduli sesulit apa pun rintangannya
Namun hati akan terus berkata, berjalanlah untuk masa depan
Meski kenyataan kadang menyakitkan
Namun hari ini akan menjadi pembuktian
Untuk hari esok yang menyenangkan
4. Tak Perlu Kau Hiraukan
(Ayacaa)
Bila kau tak sanggup untuk bangkit kembali
Karena semua kenyataan hidup yang kau jalani
Peluklah seluruh apa yang kau punya perihal mimpi
Karena itu kau harus membuka mata kembali
Mencari pelukan hangat, yaitu pencapaian yang akan kau dapat
Meski hari ini kau masih merasa sesak
Namun yakinlah esok hari semuanya akan mendekat
Menjadi kenyataan yang akan membuatmu semakin kuat
Hapuslah rasa takut
Agar kau tak lagi bermimpi perihal bagaimana menjadi penakut
Namun, belajar bagaimana agar tidak menjadi pengecut
5. Semesta Berkata
(Ayacaa)
Rabu berlalu membawa beban yang lalu
Hari demi hari akan terus menggerus waktu
Maka semesta akan terus berkata tentang mimpimu
Seberapa jauhkah kau sudah memeluk yang tak perlu?
Tinggalkan masa lalu itu
Perjuangkan sesuatu yang lebih bermutu
Jangan menyerah hanya karena jalan buntu
Namun ingatlah ketika semesta merindu
Merindu semua perjuanganmu
Untuk memperjuangkan setiap apa yang menjadi mimpi-mimpimu
Sore itu, semesta selalu bertanya tentangmu
Mengapa kamu hanya terdiam membisu?
Sedangkan mimpimu menunggu
Menunggu dimenangkan oleh siapa yang berhak menggenggamnya, yaitu kamu
Nah, itulah beberapa puisi hari Rabu sebagai penyemangat hidupmu. Semoga bermanfaat.
