Konten dari Pengguna

5 Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat. Foto: pexels.com/cottonbro.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat. Foto: pexels.com/cottonbro.

Menumbuhkan semangat dalam diri bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui puisi hari Rabu sebagai penyemangat.

Seperti dikutip dari Meningkatkan Semangat Belajar Siswa, Zamrat Desi Roffina (2020: 811), semangat dalam pengertian yang berkembang di masyarakat seringkali disamakan dengan motivasi.

Wlodkowski (dalam Suciati, 2001) menjelaskan bahwa motivasi adalah suatu kondisi yang menyebabkan atau menimbulkan perilaku tertentu, serta yang memberi arah dan ketahanan (persistence) pada tingkah laku tersebut.

5 Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat

Ilustrasi Puisi Hari Rabu sebagai Penyemangat. Foto: pexels.com/ivan.

Berikut ini beberapa puisi hari Rabu semangat penyemangat untuk menemanimu beraktivitas.

1. Menuju Asa

(Ayacaa)

Hari-hari akan terlewati

Seperti hari Rabu di pagi ini

Begitu indah senyum setiap insan yang tak pernah berhenti

Tak pernah berhenti untuk mewujudkan mimpi

Sekalipun jiwa tak terasa lebih semangat dari sebelumnya

Namun, sorot mata tak pernah membohonginya

Tentang mimpi yang harus digapainya

Bagaimanapun lelah perjuangan yang ditempuhnya

Tak peduli seberapa besar rintangan

Tak peduli seberapa berat beban

Di pagi hari ini, semuanya dimulai untuk menuju asa dengan berbagai perjuangan

2. Rabu Penuh Haru

(Ayacaa)

Jika kemarin tak pernah kudapatkan

Mungkin hari ini masih kuperjuangkan

Senin hari dimulai kembali perjuangan

Selasa masih terasa menjadi beban

Ternyata Rabu penuh haru yang menyenangkan

Memang benar kita tak pernah tahu kapan Tuhan akan memberi jawaban

Jawaban dari setiap apa yang kita harapkan

Karena semesta tak hanya tentang penolakan

Hanya butuh waktu dan terus dalam semangat perjuangan

3. Perihal Asa

(Ayaaca)

Semesta akan selalu bersama atma

Jika sang atma memperjuangkan asanya

Tak peduli jika bumantara menolaknya

Namun takdir akan mengikutinya ketika semua dalam koneksi yang sama

Berjuang, berdoa, dan terus berjalan

Berjalan menyusuri setiap apa yang menjadi penghalang

Tak peduli sesulit apa pun rintangannya

Namun hati akan terus berkata, berjalanlah untuk masa depan

Meski kenyataan kadang menyakitkan

Namun hari ini akan menjadi pembuktian

Untuk hari esok yang menyenangkan

4. Tak Perlu Kau Hiraukan

(Ayacaa)

Bila kau tak sanggup untuk bangkit kembali

Karena semua kenyataan hidup yang kau jalani

Peluklah seluruh apa yang kau punya perihal mimpi

Karena itu kau harus membuka mata kembali

Mencari pelukan hangat, yaitu pencapaian yang akan kau dapat

Meski hari ini kau masih merasa sesak

Namun yakinlah esok hari semuanya akan mendekat

Menjadi kenyataan yang akan membuatmu semakin kuat

Hapuslah rasa takut

Agar kau tak lagi bermimpi perihal bagaimana menjadi penakut

Namun, belajar bagaimana agar tidak menjadi pengecut

5. Semesta Berkata

(Ayacaa)

Rabu berlalu membawa beban yang lalu

Hari demi hari akan terus menggerus waktu

Maka semesta akan terus berkata tentang mimpimu

Seberapa jauhkah kau sudah memeluk yang tak perlu?

Tinggalkan masa lalu itu

Perjuangkan sesuatu yang lebih bermutu

Jangan menyerah hanya karena jalan buntu

Namun ingatlah ketika semesta merindu

Merindu semua perjuanganmu

Untuk memperjuangkan setiap apa yang menjadi mimpi-mimpimu

Sore itu, semesta selalu bertanya tentangmu

Mengapa kamu hanya terdiam membisu?

Sedangkan mimpimu menunggu

Menunggu dimenangkan oleh siapa yang berhak menggenggamnya, yaitu kamu

Nah, itulah beberapa puisi hari Rabu sebagai penyemangat hidupmu. Semoga bermanfaat.