Konten dari Pengguna

5 Puisi Kematian yang Bikin Sedih

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi Kematian yang Bikin Sedih, Foto Unsplash/Silvestri Matteo
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Kematian yang Bikin Sedih, Foto Unsplash/Silvestri Matteo

Suatu hal yang wajar jika seseorang mengalami kesedihan ketika orang yang disayangi meninggal. Banyak orang membaca puisi kematian untuk mengungkapkan perasaan mereka. Nah, kali ini Inspirasi Kata akan memberikan beberapa puisi kematian yang bikin sedih dan penuh haru.

Seperti yang sudah kita ketahui, sesuatu yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Kematian akan membuat kita kehilangan segalanya yang ada di dunia seperti keluarga, harta, kemewahan, dan lainnya.

5 Puisi Kematian yang Bikin Sedih

Puisi Kematian yang Bikin Sedih, Foto Unsplash/Stanislav Ferrao

Berikut ini contoh puisi kematian yang bikin sedih dan penh haru berdasarkan situs dying.lovetoknow.com dan loveliveson.com:

1. Setelah Pemakaman

Pemakaman selesai,

Dan semua orang sudah pulang.

Hanya aku dan pikiranku sekarang,

Dan aku duduk di sini sendirian.

Rumah itu tampak begitu sunyi,

Dan aku tidak yakin harus bebuat apa.

Aku tidak ingat bagaimana aku hidup

Sebelum aku bertemu denganmu.

Mungkin aku harus berhenti berfikir.

Dan membawa diriku ke tempat tidur

Aku akan merangkak di bawah selimut,

Dan membaringkan kepalaku yang lelah.

Besok adalah hari baru,

Yang pertama dari banyak yang akan kuhadapi

Tanpamu di sini di sampingku,

Tanpa kekuatanmu, kecerdasanmu, rahmatmu.

Saya akan mencoba untuk melanjutkan

Atau setidaknya saya akan mencoba untuk terus bahagia.

Sampai suatu hari kau meraihku,

Dan membimbingku ke dalam kabut kematian.

2. Air Mata di Bantalku

Air mata di bantal saya,

Saya tidak bisa menghitung berapa banyak saya menangis.

Aku merasa sangat hampa,

Hampir seperti aku yang mati.

Berapa lama aku an merasa begitu kosong.

Akankah sakit hati ini berakhir?

Berapa lama au harus menunggu,

Sampai kita bertemu di surga, sahabat?

3. Kematian Seorang Anak Sebelum Waktunya

Kehidupan yang begitu muda dan penuh harapan,

Ditebang dipuncaknya yang bersinar.

Kematian seorang anak sepertinya tidak pernah benar,

Seorang anak seharusnya memiliki lebih banyak waktu.

Seorang anak harus tertawa, bermain dan bernyanyi,

Bukan mendengarkan lonceng kematian.

Oh kemaian, kamu adalah hal yang tidak berperasaan

Untuk mencuri kehidupan seorang anak.

4. Jangan Berdiri di Kuburanku dan Menangis

(Mary Elizabeth Frye)

Jangan berdiri di kuburanku dan menangis

Aku tidak ada di sana, aku tidak tidur.

Aku adalah seribu angin yang bertiup,

Aku adalah berlian yang berkilauan di salju,

Aku adalah matahari di atas gandum yang matang,

Aku adalah hujan musim gugur yang lembut.

Ketika Anda terbangun di keheningan pagi,

Aku adalah aliran semangatmu

Dari burung-burung yang tenang dalam penerbangan melingkar.

Aku adalah bintang lembut yang bersinar di malam hari.

Jangan berdiri di kuburan saya dan menangis,

Saya tidak ada di sana, aku tidak mati.

5. Saya Pikir Kami memiliki Lebih Banyak Waktu

(Thomma Lyn Grindstaf)

Anda membawa saya ke dunia ini,

Dan Anda membesarkan saya dengan kuat.

Kupikir kita punya lebih banyak waktu,

Tapi aku tahu sekarang aku salah.

Jika aku bisa melihatmu sekali lagi, Lihat wajahmu yang sangat kucintai.

Andai saja aku bisa mengucapkan terima kasih

Dan merasakan pelukan manismu.

Apakah Anda tahu betapa aku mencintaimu?

Jika kita punya lebih banyak wkatu,

Aku tidak perlu bertanya.

Mengapa saya harus menunggu?

Anda pergi dan sudah terlambat.

Saya khawatir Anda tidak tahu,

Dan air mata saya tidak akan berhenti mengalir.

Kematian merenggutmu,

Dan aku harus menanggung rasa Maluku.

Aku bisa mengatakan aku

mencintaimu di dalam hatiku,

Tapi itu tidak sama.

Nah, itulah dia beberapa puisi kematian yang bikin sedih dan penuh haru. Semoga puisi-puisi di atas dapat berguna dan bermanfaat untuk kalian yang baru saja ditinggalkan orang yang kalian sayangi.(diah)