Konten dari Pengguna

5 Puisi Pernikahan Islami yang Manis dan Menyentuh

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi pernikahan islami, foto oleh Beatriz Pérez Moya di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi pernikahan islami, foto oleh Beatriz Pérez Moya di Unsplash

Pernikahan merupakan momen sakral dan membahagiakan. Dengan hadirnya puisi pernikahan islami bisa membuat saat-saat tersebut semakin manis dan romantis.

Untuk menemani hari-hari berbungamu menjelang pernikahan atau masa-masa bulan madu, kali ini sudah kami rangkum lima puisi pernikahan Islami yang manis dan menyentuh hati. Di bawah ini daftar lengkapnya.

5 Puisi Pernikahan Islami yang Manis dan Menyentuh

Ilustrasi puisi pernikahan islami, foto: Agung Raharja/Unsplash

Mengutip buku Taman-Taman Cinta, Khansa Kurnia, (2019:7-54), berikut deretan puisi pernikahan islami yang akan menambah nuansa romantis pernikahan.

1. Sajak Cinta

Kamu adalah nama lain dari cinta

Nama lain dari bahagia

Nama lain dari hidup yang berwarna

Nama lain dari terkabulnya doa

Kamu adalah akhir penantianku

Awal kisah cintaku

Siangku akan semakin hidup karenamu

Malamku akan semakin dirindu karenamu

Kamu akhir dari resahku yang ngilu

Awal dari senyum-senyum maluku

Kamu nama lain dari cinta

Kamu yang pertama

Kamu nama lain dari pelangi indah hidupku

Nama lain dari harapan

Nama lain dari akhir kesendirian

Nama lain dari lengkapnya hidupku

Kamu permulaan sempurnanya separuh agamaku

2. Ajari Aku

Ajari aku cinta murni seperti ayah bunda

Ajari aku cinta sejati seperti opa dan oma

Jatuh cinta dari cantiknya hingga keriputnya

Jatuh cinta dari hitamnya hingga putihnya

Ajari aku cinta tulus

Setulus kasih bunda

Yang menerima meski aku tak kaya

Yang memeluk meski aku tak punya

Yang selalu memberi meski aku tak mampu memberi

Yang selalu berkorban meski aku melukai

Ajari aku cinta yang tak pamrih

Ajari aku cinta yang tak pilih kasih

Ajari aku mencinta tanpa terluka

Ajari aku menyembuhkan luka karena mencinta

Ajari aku karena aku selalu tak mampu

Ajari aku cara mencinta kurangamu

Ajari aku cara mencinta payahmu

Ajari aku bertahan dengan hidupmu

Hidupmu yang asing dari hidupku

Ajari aku bertahan dalam derita bersamamu

Ajari aku bersyukur dalam bahagia bersamamu

Ajari aku karna aku slalu tak mampu

Ajari aku ...

Karena aku tulang rusuk yang bengkok lagi mudah patah

Karena aku terlampau mudah goyah lagi kalah

Ajari aku ...

Karena aku ingin engkau membimbingku

Jangan engkau menolakku karna kurangku

Karena ketidaksempurnaanku

Karena ketidakindahanku

Ajari aku cara mencintai Rabbmu

Ajari aku cara mencintai Nabimu

Ajari aku mencintai manhajmu

Ajari aku mencintai cintamu

Karna aku selalu tak mampu

Sungguh tak mampu

3. Cinta di Bulan Juni

Ia datang bermahar Al Qur’an

Membawa indah cahaya Sunnah

Menawarkan indah kesabaran

Menawarkan indah warna qona’ah

Ia cinta di bulan juni

Ia datang bermahar janji

Untuk setia menemani

Dalam hari yang berpelangi

Ataupun hari senja nan sunyi

Ia cinta di bulan juni

Ia datang bersama secercah hilal

Mengetuk pintu cinta di awal syawal

Memaksa hati tuk lantunkan takbir

Dalam puji syukur tanpa akhir

Ia cinta di bulan juni

Duhai pemilik sepasang mata cinta

Tahmid ku lantunkan pada penciptamu

Membawamu di bulan juni

Penuh cinta dan kasih bahagia

Kamu cinta di bulan juni

Duhai rembulan di awal syawal

Tahmid ku lantunkan pada penciptamu

Datangmu lagi pertanda

Ia datang membawa cinta

Cinta yang murni di hari fitri

Ialah cinta di bulan juni

Ia datang membawa cinta

Mengikatnya dalam janji suci bahtera cinta

Berjanji pada Tuhannya

Berjanji pada ayah bundanya

Ialah cinta di bulan juni

4. Jika Aku Jatuh Cinta

Jika aku jatuh cinta nanti

Jatuhkan hatiku pada ia yang mengenalMu

Ia yang selalu merindukanMu

Yang selalu benci dan cinta karenaMu

Jika aku jatuh cinta nanti

Jangan biarkan cintaku padanya

Melebihi cintaku padaMu

Jangan biarkan aku tenggelam

Dalam cinta yang kelam

Jangan biarkan aku tersesat

Dalam cinta yang pekat

Jangan biarkan aku tersesat

Dalam hasrat yang tak kau ridhoi

Jangan biarkan aku mencinta

Untuk terluka lalu terhina

Jangan biarkan aku menghirup cinta

Yang mampu menghirup habis cahayaku

Hingga aku pucat pasi

Tak lagi mengenal warna biru

Yang secerah langit-langit cinta illahi

5. Jangan Bilang Cinta

Jangan bilang cinta

Jika kau mengecap madunya

Lalu kau pergi

Begitu saja ...

Jangan bilang cinta

Kalau kau menyentuhnya

Sebelum halalnya

Jangan bilang cinta

Kalau kau tak menghargai kesuciannya

Jangan bilang cinta

Jika kau tak ingin meminangnya

Jangan bilang cinta

Jika kau hanya tebar pesona

Kalau kau bilang cinta

Bilang saja ke walinya

Kalau kau bilang cinta

Ajak ia ke KUA

Agar ia jadi kekasih halalmu

Dunia akhirat

Nah, 5 puisi pernikahan islami bisa kamu baca di saat hari-hari bahagia tersebut. Semoga pernikahanmu selalu langgeng dan penuh berkah ya.(novi)