5 Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Konten dari Pengguna
19 November 2022 15:52
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas. Foto: Unsplash/Centre Of AB.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas. Foto: Unsplash/Centre Of AB.
ADVERTISEMENT
Perpisahan dengan guru kesayangan tentu akan menimbulkan rasa sedih dan kamu bisa mencurahkannya lewat puisi perpisahan untuk guru yang pindah tugas. Puisi perpisahan ini menjadi pilihan jika kamu ingin mengungkapkan kata perpisahan tetapi merasa malu.
ADVERTISEMENT
Sebagai murid sudah sepatutnya kamu mengapresiasi seorang guru karena mereka adalah pengganti orang tua ketika di sekolah. Mereka sudah dengan sabar membimbing dan memberikan segala ilmu yang dipunyai untuk diajarkan kepada murid-muridnya.

5 Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas

Ilustrasi Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas. Foto: Unsplash/Centre Of AB.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Perpisahan untuk Guru yang Pindah Tugas. Foto: Unsplash/Centre Of AB.
Mengutip dari buku Puisi Tunas Bangsa, karya Siti Zaleha Hashim dan Khadijah Hadijah (2008: 42) serta Antologi Puisi untuk Guruku, karya Khairul Azan, (2022), berikut beberapa puisi yang bisa kamu gunakan sebagai puisi perpisahan untuk guru yang pindah tugas.

1. Sajak untuk Bapak dan Ibu Guru Tercinta

Hadirmu laksana secercah cahaya

Yang memberikan sinar di dalam gulita

Adamu bagaikan tetesan embun pagi

Yang memberikan sejuk pada nurani

Bapak dan ibu guru

Adamu sungguh sangat berharga

Jasamu sungguh mulia

Ajarmu memberiku cahaya

Dari gelapnya kebodohan dunia

Bapak dan ibu guru

Engkau adalah pahlawan bagi hidupku

Saatnya tiba untuk perpisahan denganmu

Namun jasamu akan selalu di hatiku

Terima kasih bapak dan ibu guru

ADVERTISEMENT

2. Guru

Oh guruku kau sangat berarti untukku

Guruku adalah sosok pahlawan di mataku

Kau membimbingku dengan kasih sayang kepada diriku

Tak kenal lelah kau mengajariku

Guru jasamu sangat besar di hidupku

Kau bagaikan matahari yang menyinariku

Kau selalu memberi motivasi kepadaku

Guru kaulah pahlawan di mataku

Kau yang mengajarkanku membaca

Dari aku tidak bisa membaca

Sampai aku bisa membaca

Kaulah guruku yang paling mulia

Sehat selalu untuk guruku tercinta

Kau mencerdaskan anak bangsa

Terima kasih guruku

Kau pahlawan tanpa tanda jasa

3. Guruku Sayang

Wahai guruku sayang

Aku tak buta

Namun mengapa gulita melanda

Aku tak bisu

Namun mengapa sulit bertegur sapa

Aku tak tuli

Namun mengapa dunia terasa sepi

Aku tak lumpuh

Namun mengapa sulit melangkah

Wahai guruku sayang

Selamatkan aku dari gulita

Kan kupanjatkan syukur atas keindahan dunia

Ajari aku bertegur sapa

Kan kuceritakan bahwa kau telah menghebatkanku

Bantu aku mengusir sepiku

Kan kupersembahkan bait puisi untukmu

Bimbinglah beban langkahku

Kan kugapai cita-citaku

Wahai guruku sayang

Suatu saat nanti

Kan kusampaikan pada Illahi Rabbi

Bahwa guru hebatku sangat merindukan surga-Nya

ADVERTISEMENT

4. Perajut Asa Penyambung Mimpi

Setiap harimu berdiri

Memandangi jiwa penuh mimpi

Beralun kata penuh makna

Membuka jalan penuh asa

Segelas ilmu yang tersaji

Seteguk amal yang kunikmati

Subuhul pesan berbalut kasih

Merajut harap menutup perih

Kadang bibirmu bergetar hebat

Meneriaki ketidaktahuanku yang lambat

Meski lelah ucapanmu membimbing

Keputusan mu tak bergeming

Wahai insan perajut asa

Meski diri kadang tak berkuasa

Memendam amarah menggambar murka

Namun hati masih terbuka

Kini, asaku tegap beriri

Mimpiku nyata di sisi

Sepuluh jari tangan kususu

Kalimat cintamu telah dihimpun

ADVERTISEMENT

5. Pelita Senja di Jembatan Asa

Tatapan keruh air mata

Sarat kalimat tersirat

Tercekat di kerongkongan tanpa kata

Melebur, cairan itu melesat

Lihat, tubuh ringkih itu mendekat

Dengan sentuhan akhir lengkung parabola

Senyum yang berpaut palung cacat

Tak pernah gagal mengusir lara

Satu setengah dekade berlalu

Kita bertemu di pangkal jembatan yang bernama ada

Irisku berbinar lugu

Berbekalkan kanvas kosong tanpa tinta

Jendela mimpiku menampakkan celah

Sebelumya butaku menghambatku melihat cahaya

Tunjuk ajarmu tak membuatku lelah

Setelah kau bisikkan tentang sang surya

Bagaimana?

Bagaimana bisa kubayangkan senja?

Tanpa kukenal pelita di kala kelam datang

Satu-satunya yang memberiku terang

Hingga bingar dunia mengecohkan

Keberadaanmu makin sulit kutemukan

Melampirkan kasih dalam haru

Sosok bergelarkan guru

Aku masih berada di tengah

Di ujung sana lambaian itu melemah

Langit jingga pun kelabu

Beruntungnya lentera pemberianmu menerangi jendelaku

ADVERTISEMENT
Itu dia contoh puisi perpisahan untuk guru yang akan pindah tugas. Semoga bermanfaat, ya.
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020