5 Puisi tentang Hewan Peliharaan Kesayangan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian orang memilih untuk memelihara hewan. Jika sudah memelihara mereka, pasti akan tumbuh rasa sayang yang terkadang tak dapat dijelaskan. Karenanya, yuk, simal 5 puisi tentang hewan peliharaan kesayangan yang mungkin bisa mewakili perasaanmu.
Dikutip dari Buku Pintar Merawat Hewan Kesayangan, Redaksi AgroMedia (2008), hewan peliharaan dapat mengurangi tingkat stres dan memberikan rasa nyaman, sehingga dianggap sebagai bagian dari keluarga.
5 Puisi tentang Hewan Peliharaan Kesayangan
Berikut adalah 5 puisi tentang hewan peliharaan yang ditulis berdasarkan rasa sayang yang dirasakan oleh pemiliknya, puisi-puisi di bawah dapat kamu baca dan kamu jadikan inspirasi untuk menulis puisimu sendiri:
1. Hari Kucingku
Di pagi hari
Ia datang ke ambang pintu kamar
Meminta untuk masuk dan bergelung di dekat tubuhku
Di siang hari
Ia duduk di teras rumah
Tertidur dan mendengkur keras
Sepertinya aku sedang berada di mimpinya
Di sore hari
Ia kembali masuk ke dalam rumah
Menggerakkan ekornya dengan bingung
Karena aku tak ada di sana
Di malam hari
Aku membuka pintu depan
Ia berlari ke arahku
Menggosokkan badannya ke kakiku
Dan menatapku dengan mata bulatnya
"Meong."
Kamu sudah pulang, katanya.
2. Makhluk Paling Baik di Bumi
Orang bilang, manusia makhluk paling baik
Lalu mengapa kata-kata kejam kerap terlempar dari mulut mereka?
Orang bilang, manusia makhluk yang cerdas
Lalu mengapa mereka tak mengerti cara saling membahagiakan?
Orang bilang, manusia makhluk yang setia
Lalu mengapa mereka kini tak ada di sisiku?
Lalu bagaimana dengan kamu?
Kamu yang selalu duduk di sisiku saat aku menangis
Kamu yang menjilat pipiku, seakan berkata "Ada aku, jangan sedih."
Kamu yang menggoyangkan ekormu setiap aku menghampirimu
Bagiku, kamu makhluk paling baik di bumi
3. Kata-kata Kakaktua
Sudah 3 tahun ia belajar bicara
"Assalamu'alaikum," katanya ketika orang datang
"Selamat pagi!" Celotehnya setiap Ibu membuka pintu
"Aku ganteng," ucapnya meniru kata-kata anak tetangga
Kata-kata adalah alat paling tepat untuk membuat kenangan
Sehingga bahagia selalu meliputi ketika ia di sana
Namun, apa ia bahagia duduk di dalam sangkar yang sama?
Hari ini, aku, Ibu, dan Ayah bersepakat
Akan melepasnya ke langit bebas
Agar ia tak hanya berbagi kata-kata
Namun juga cinta dan bahagia
4. Menunda Jembatan Pelangi
Aku membelai sahabat kecil
yang meringkuk duduk di pangkuanku
Ia tak lagi punya siapa-siapa
Sebab semalam ibunya telah menyeberangi jembatan pelangi
Matamu kian terbuka
Menampakkan cerah biru langit
Manatapku seakan berkata
"Bolehkah aku hidup denganmu?"
Itu kisah bertahun-tahun silam
Kau masih duduk di pangkuanku
Dengan tubuh yang jauh lebih besar
Kini giliranku yang berbicara
"Maukah kamu menunda jembatan pelangi?"
Ia kembali menatapku
Menangkis air mataku dengan jernih biru matanya
Sepertinya ia telah setuju
5. Lonceng Kecil di Lehermu
Aku tahu kau datang
Dari suara gemerincing
Lonceng kecil di lehermu
Kelamaan, suara itu menjadi musik untuk sepiku
Obat bagi lelahku
Serta bahagia bagi dukaku
Kata orang, bahagia datang dari hal-hal sederhana
Tentu aku sependapat
Sebab aku dapat menyentuh bahagia
Hanya dengan dengkuran malammu
Hanya dengan sepiring makanan yang kau habiskan
Hanya dengan melihat tingkah lucumu
Kudoakan semoga kau panjang umur
Agar bahagia dapat terus tiba
Dengan cara sesederhana itu
Itulah 5 puisi tentang hewan peliharaan kesayangan. Jika kamu memelihara kucing, anjing, dan hewan peliharaan lainnya, kamu mungkin dapat merasakan makna dari puisi-puisi di atas. Sayangi hewan peliharaanmu dan berikan yang terbaik untuk mereka, yuk!(malika)
