Konten dari Pengguna

5 Puisi untuk Adik yang Sudah Meninggal

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi untuk Adik yang Sudah Meninggal, Foto/Unsplash/Uwe Conrad
zoom-in-whitePerbesar
Puisi untuk Adik yang Sudah Meninggal, Foto/Unsplash/Uwe Conrad

Puisi untuk adik yang sudah meninggal dapat menjadi ungkapan rasa kehilangan seseorang atas kepergian salah satu keluarga tercinta. Keluarga adalah tempat kita meluapkan semua keluh dan kesah, semangat, pemberi motivasi, dan tempat berkumpulnya suka dan duka.

Ada banyak kenangan yang sulit tergantikan ketika berbicara antara anak dengan orang tua dan kakak dengan adik. Keduanya sangat memiliki ikatan yang kuat, sering kali sulit terlupakan walau maut memisahkan.

Puisi Untuk Adik yang Sudah Meninggal

Puisi Untuk Adik yang Sudah Meninggal, Foto/Unsplash/Adarsh Kummur

Inspirasi Kata memberikan 5 puisi untuk adik yang sudah meninggal, yang dikutip dari beberapa sumber yaitu loveliveson.com, funeralguide.co.uk, dan familyfriendpoem.com.

Adik Tercinta

Adikku sayang,

Betapa aku sangatlah malang,

Rasa pilu kembali menerjang,

Kalau melihat kau berpulang.

Adikku tercinta,

Kaulah pewaris sifat mama,

Namun kini kau telah tiada,

Pergi untuk selama-lamanya.

Entah mengapa begitu cepat,

Kau pergi tanpa isyarat,

Goreskan hati jadi tersayat,

Kau bergegas menuju akhirat.

Ya Tuhanku,

Jagalah adikku,

Adik perempuanku,

Yang kini berada di Pangkuan-Mu.

Berilah kami ketabahan,

Keluarga yang ia tinggalkan,

Biarkan kami mengikhlaskan,

Untuk menerima pilu dan beban.

Kakak Rindu Padamu

Semenjak engkau pergi,

Ada rasa iri dalam hati,

Melihat orang-orang berbagi kasih,

Dengan adiknya sendiri.

Sedangkan aku di sini,

Hanya bisa terus meratapi,

Berkawan pilu dan sedih hati,

Jelas, membuatku semakin iri.

Begitu cepat kau pergi,

Seakan aku tak menyadari,

Rasa rindu di dalam hati,

Kian membara, hari demi hari.

Adikku tercinta,

Ada rindu dalam dada,

Semakin lama semakin menggelora,

Pada siapa kuadukan rasa.

Hanya pasrah dan sabar,

Meski hati kian gentar,

Semoga Tuhan mendengar,

Semua keluh dan gusar.

Mengenangmu Wahai Adikku

Kenangan adalah apa yang aku tinggalkan,

dan pelajaran yang tidak akan aku lupakan.

Waktunya telah tiba ketika waktu tidak ada lagi

dan yang tersisa hanyalah dulu.

Kenangan yang begitu sayang dan nyata,

kenangan tentang aku dan kamu wahai adikku.

Meskipun terkadang kita jatuh dan tersandung,

semua bukit itu perlu didaki.

Semua saat ketika hatimu bersinar

adalah kenangan terbesar yang kumiliki tentangmu.

Aku akan selalu mengingatmu, adikku.

Dalam hatiku aku akan menjagamu, jadi aku akan baik-baik saja.

Aku akan maju dengan kepala tegak.

Mungkin sulit, aku tidak bisa berbohong.

Tapi di hatiku kamu akan,

bergerak maju, kamu bersamaku.

Kenangan Bersamamu

Semenjak kau pergi,

Kenangan indah berbaris di sini,

Banyak yang ingin ku ulangi,

Namun tak mampu aku berdiri.

Aku begitu rindu,

Saat-saat dahulu,

Ketika ayah dan ibu,

Memberi kita mainan baru.

Aku masih ingat,

Kala hujan begitu lebat,

Ibu beri kita selimut hangat,

Dan segelas susu coklat.

Adikku,

Ingatkah kau pada semua itu?

Apakah kau lupa saat kau berlalu?

Itulah ingatan penawar rindu.

Wahai Adikku

Usiamu masih sangat labil,

Namun Allah telah memanggil,

Pergi untuk meninggalkan kami,

Dan tak akan pernah kembali.

Sayangnya, aku telah bermimpi,

Bersamamu jalani hati-hati,

Menjadi seorang pria sejati,

Nanti, di kemudian hari.

Namun takbir berkata lain,

Kepergianmu hancurkan batin,

Sampai disinilah masamu,

Allah lebih sayang padamu.

Adikku tercinta,

Tenanglah kau di alam sana,

Nikmatilah nikmat surga,

Yang Allah berikan pada hamba-Nya.

Adikku tersayang,

Biar air mataku berlinang,

Mendapati jiwa yang malang,

Kau kan tetap aku kenang.

Nah, itulah beberapa kumpulan puisi untuk adik yang sudah meninggal jika kamu merasa rindu atas kepergiannya.(elin)