5 Puisi yang Cocok untuk Musikalisasi, Indah dan Manis!

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi yang cocok untuk musikalisasi sering dicari ketika akan mengadakan suatu acara yang membutuhkan hiburan.
Mengutip dari buku Seni Mengenal Puisi, Supratman Abdul Rani (2020: 19), musikalisasi puisi adalah upaya menampilkan puisi dengan jalan memasukkan unsur-unsur musik secara dominan.
Jika kamu tertarik pada puisi dan musik, musikalisasi puisi akan sangat cocok untukmu. Pada artikel ini Inspirasi Kata memberikan beberapa contoh puisi yang cocok untuk musikalisasi yang indah dan manis.
Puisi yang Cocok untuk Musikalisasi, Indah dan Manis!
Mengutip dari buku Kepulangan Kelima, Irwan Bajang, (2013: 18), dan buku Romansa Semesta (Puisi dan Musik), Fitrawan Umar, (2014: 21). Berikut ini deretan puisi tentang musikalisasi yang bisa untuk referensi kamu:
1. Rindu yang Meranggas
Kenangan
Ia berjalan pelan, dingin menulang di kepalaku
Menanam risau-risau
Menyemai rindu dendam
Dan berkisah tentang kepulangan
Debur ombak laut Senggigi
Matahari meluruh perlahan
Teriakan khatib dari mimbar-mimbar masjid yang berjejer
Mengabarkan lagi risau-risau, Sayang
Bunga sisa panen tembakau meranggas
Satu per satu mengurai rindu pada rumput dan tanah lempung yang membelah
Lalu senja turun lagi, perlahan
Memberi hangat pada rinduku bersama temaram
2. Rumah yang terbakar
Rumah kami habis telah terbakar
Sementara kalian hanya tertawa
Orang-orang berduyun
Melintas di halaman
Tak melambai, tak tersenyum, dan tak pula berbicara
Mereka pergi
Mereka pergi
Tak ada lagi yang tersisa
Bahkan mimpi pun mereka bawa serta
Lihatlah
Serigala-serigala hutan dan serigala kota segera datang
Memangsa kami
Ke mana lagi kami harus pergi?
Kampung kami terbakar
Tanah kami ditembok
Mengepulkah asap dari cerobong
Sementara kapal telah jauh berlayar, telah lama pergi
Ke mana lagi kami akan pergi?
Kami tak pernah punya tanah di seberang
Inilah surga kami yang terbakar
Inilah tanah kami yang hilang
Hei, Nenek Moyang, inikah contoh kepergian memilukan yang kalian dinginkan dulu?
Kami belum siap, sungguh belum siap
Bangunlah dari kuburmu
Turunlah dari gunung-gunung
Keluarlah dari batu, dari pohon, dongengkan lagi pada kami
Dongeng tentang kapal, tentang pantai, tentang rimba, juga sawah ladang kami
Tak ada lagi yang tersisa
Bahkan mimpi pun mereka bawa serta
3. Roman Semesta
Sepasang pagi dan embun
Hangatkan jiwa rimbun
Yang dibekap sunyi
Daun-daun telah terjaga
Matahari meraja
Bunga-bunga rekah semanis senyuman
Sepasang hutan dan hujan
Sejukkan hati yang dihujam sepi dahan-dahan basah
Sungai-sungai bahagia
Secantik rindu yang lunas begitu saja
Cinta-cinta kita akan nyata
Dalam roman semesta
Pada hidup yang rahasia
4. Penyu
Kita seperti perasaan cuaca dan kulit bunglon di pohon peneduh
Di gelap, dalam gemerlap, kita cari celah musim
Demi beranjak pada suatu isyarat hayat
Dan hanya malaikat penjaga bintang di langit itu tongkat dirigen
Bagi langkah-langkah nada harmoni kita
Tiap-tiap yang tak pandai membaca bintang
Tak lihat pula kelak menulis sejarah dirinya sendiri bahkan
Kau dan aku masih saja suka bermain di padang laut
Meski diterjang angin
Kita tetap selamat dari arus
Hingga kelak di pantai
Barangkali sempat kita menulis puisi bagi sebuah musim di belahan utara
5. Cendrawasih
Kita ini
Seperti negeri kita sendiri
Berwarna-warni tapi satu jua
Seperti pula
Konon kita turun dari surga
Dicari siapa saja
Apa kelak negeri ini akan langka juga?
Nah, itu dia beberapa puisi yang cocok untuk musikalisasi yang indah dan manis versi Inspirasi Kata yang bisa membuat suasana hati kamu bahagia. Semoga bermanfaat, ya.
