Konten dari Pengguna

52 Pantun Natal dan Tahun Baru 2024, Unik dan Penuh Makna

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/Jonathan Borba
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/Jonathan Borba

Pantun Natal dan Tahun Baru 2024 dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kebahagiaan, harapan, dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat. Sarana ini bahkan dinilai lebih unik, tradisional, dan sarat akan makna dalam komunikasi.

Berdasarkan jurnal “Studi Identifikasi Jenis-Jenis Pantun dalam Masyarakat Kaur Provinsi Bengkulu” (h. 44) karya Apriansah et.al., keunikan pantun terletak pada pengertian dan aturannya, yang harus terdiri dari empat baris dengan pola rima a-b-a-b.

Pola rima tersebut tercermin pada akhir baris sampiran dan isi, yang saling terhubung untuk menciptakan keselarasan bunyi sekaligus makna. Karena itu, di samping menghibur, pantun sebagai ungkapan Nataru juga dapat menyampaikan pesan positif.

Daftar isi

Pantun Natal dan Tahun Baru 2024

Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/Annie Spratt

Menjelang puncak perayaan momen ‘Nataru,’ 25 Desember 2024, masyarakat berbondong untuk menyambutnya dengan berbagai cara, salah satunya melalui ungkapan. Sebagai referensi, inilah deretan pantun Natal dan Tahun Baru 2024:

Pantun 1: Religius

  1. Burung gereja aman di sarang,

    Sang ibu datang membawa cinta.

    Natal tiba membawa terang,

    Yesus lahir, membawa sukacita.

  2. Pergi ke dapur mencari wadah,

    Sambil mendengar kidung melantun.

    Hati damai tak lagi gundah,

    Kasih Tuhan selalu menuntun.

  3. Sinar mentari tandakan siang,

    Waktunya untuk hentikan angan.

    Natal tiba hatiku riang,

    Berkat Tuhan yang jadi pegangan.

  4. Dalam lautan terdapat karang,

    Di sudut lain ada teripang.

    Natal datang membawa terang,

    Hidup damai semakin lapang.

  5. Cahaya lilin bersinar lagi,

    Tanda cinta disambut semesta.

    Kasih Kristus tak pernah pergi,

    Selalu hadir dalam doa kita.

  6. Sudah jatuh timbulah luka,

    Teteskan obat sampai terserap.

    Natal datang membawa suka,

    Tahun Baru sampai membawa harap.

  7. Sapu di halaman namanya lidi,

    Kotak di dalam tanah namanya peti.

    Sang Kristus lahir dalam kasih abadi,

    Tahun Baru 2025 datang bawa harapan pasti.

  8. Membawa ikan dengan diikat,

    Ikannya jatuh karena jalan tak rata.

    2025 bersambut hidup yang penuh berkat,

    Karena kasih Tuhan selalu bersama kita.

  9. Pergi ke warung membeli kecap,

    Kecap didapat kemasannya biru.

    Di malam Natal doaku terucap,

    Mengungkap harap di tahun yang baru.

  10. Keliling kota mencari kardus,

    Untuk membuat kado pesanan.

    Momen Natal ingatkanku pada Yang Kudus,

    Tahun Baru menyambutku dalam keimanan.

  11. Mencari teman bermodal alamat,

    Ketika sampai hanya tampak sumur.

    Natal hadir membawa rahmat,

    Tahun Baru datang membawa makmur.

  12. Anak yang lahir mulai melangkah,

    Diapresiasi ibu dengan belaian.

    Tahun Baru datang membawa berkah,

    Jalani hidup dengan kebahagiaan.

  13. Beruntunglah diri bebas dari tirani,

    Nyatanya kesusahan memang tak abadi.

    Bersama lantunan kidung rohani,

    Sukacita Natal mengalun bak melodi.

Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/John Matychuk

Pantun 2: Puitis

  1. Naik pesawat menuju Balikpapan,

    Di tengah awan terlihat layangan.

    Sang Natal hadir membawa harapan,

    Tahun Baru tiba dengan kemenangan.

  2. Angin berbisik bagikan cerita,

    Tentang cinta bagaikan nostalgia.

    Selamat Natal penuh sukacita,

    Tahun Baru hadir bawa bahagia.

  3. Daun yang jatuh kian berserakan,

    Menutup permukaan satu kolam ikan.

    Bersama 2024, Natal kita dirayakan,

    Bersama Tahun Baru harapan kita diaminkan.

  4. Malam yang indah dihias kelambu,

    Menatap bintang yang kian hilang.

    Natal tiba menghangatkan kalbu,

    Tahun baru 2025 bawa harapan gemilang.

  5. Benih yang baik perlu disemai,

    Ketika ditanam jangan terlalu dalam.

    Bersama Natal datanglah damai,

    Bersama Tahun Baru tenggelamlah kelam.

  6. Hamparan air luasnya bagai telaga,

    Di belakangnya ada kebun pohon kenari.

    Aku percaya Natal membawa cahaya surga,

    Untuk menerangi tahun baru penuh misteri.

  7. Burung yang terbang bunyikan kepakan,

    Mencari jerami agar anaknya tak berkelahi.

    Natal adalah cinta yang mendamaikan,

    Membawa Tahun Baru dengan janji Ilahi.

  8. Tertidur pulas beralaskan bantal,

    Setelah bangun meminum jamu.

    Tersenyumlah di sepanjang Natal,

    Niscaya Tahun Baru menggiring bahagia untukmu.

  9. Beras di dapur bukti kerja para petani,

    Karenanya kelaparan kian sirna.

    Pohon cemara tak pernah seindah ini,

    Bila bukan Natal alasan dia merona.

  10. Seperti cinta ibu yang tak terukur,

    Begitulah juangmu yang diawali berani.

    Sambutlah Natal dengan penuh syukur,

    Karena berkat-Nya kita selamat sampai di sini.

  11. Senja datang menutup gorden begitu rapat,

    Mengiring waktu pada cahaya sang pelita.

    Di momen Natal dan Tahun Baru 2024,

    Kusemogakan tawa menghiasi tahun baru kita.

  12. Hutan sememangnya tempat berburu,

    Penuh ranjau menyakitkan seperti paku.

    Halo, momen Natal dan Tahun Baru,

    Terima kasih telah menjadi alasan bahagiaku.

  13. Bunga yang wangi nan indah permai,

    Bisa layu karena rasa cemburu.

    Natal tiba dengan segala damai,

    Tahun Baru datang dengan harapan yang berderu.

Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/Aaron Burden

Pantun 3: Selamat

  1. Pasar tradisional kondisinya ramai,

    Harganya diskon sehingga diburu.

    Selamat datang, Natal penuh damai,

    Membawa cinta di tahun yang baru.

  2. Diberi hadiah jadi terharu.

    Berkat kebaikan yang tak pernah jemu.

    Selamat Natal dan Tahun Baru,

    Semoga cinta Yesus menyertaimu.

  3. Mencari udara, pergi ke taman,

    Di tamannya bertemu pak guru.

    Selamat Hari Kelahiran Yesus, teman,

    Perbaiki imanmu di tahun yang baru.

  4. Membeli pelet untuk makanan ikan,

    Toko peletnya bisa dibilang dekat.

    Selamat Natal dan Tahun Baru kuucapkan,

    Semoga kebahagiaan terus melekat.

  5. Setelah kenyang aku bersendawa,

    Temanku yang kaget namanya Hana.

    Selamat Tahun Baru yang istimewa,

    Semoga Natalmu kian berwarna.

  6. Jalan-jalan pagi membeli ketupat,

    Jangan lupa diaduk agar bumbu merata.

    Selamat Natal dan Tahun Baru 2024,

    Semoga cita yang tertunda direstui semesta.

  7. Aku melangkah dengan berani,

    Membawa asa yang pernah hilang.

    Selamat Natal yang penuh harmoni,

    Tahun Baru bawa harapan gemilang.

  8. Demi kue jahe, membeli bahan,

    Saat membeli sekalian kita sarapan.

    Selamat merayakan hari kelahiran Tuhan,

    Sambut tahun yang hendak lahir dengan harapan.

  9. Melihat bendera artinya harus hormat,

    Melihat para guru artinya harus salaman,

    Selamat Natal, jiwa-jiwa yang selamat,

    Mari sambut Tahun Baru dengan kekokohan iman.

  10. Pergi ke kebun bertemu pak Mamat,

    Pulangnya diajak ngopi oleh pak Hilman.

    Di momen hari lahirnya Sang Juru Selamat,

    Kuucapkan selamat berbahagia, saudara seiman!

  11. Belanja ke warung saling berdesakan,

    Niat hati ingin membeli bakwan.

    Dengan sukacita aku ucapkan,

    Selamat Natal dan Tahun Baru, kawan!

  12. Pergi ke Jakarta nonton konser Mahalini,

    Lihat dari dekat kulitnya sangat bersih.

    Dengan kasih-Nya kita sampai di sini,

    Selamat Natal dan Tahun Baru, bagi yang terkasih.

  13. Langit yang indah bagaikan permata,

    Menandakan momen istimewa penuh haru.

    Alangkah senang hati bisa membuka mata,

    Bersambut hari Natal dan Tahun Baru.

Ilustrasi untuk pantun Natal dan tahun Baru. Foto: Unsplash/Chinh Le Duc

Pantun 4: Jenaka

  1. Pagi-pagi nonton tv siaran berita,

    Dikabarkan angin topan buat kerusakan.

    Natal datang, Tahun Baru pun serta,

    Semoga dompet anggaranmu terselamatkan!

  2. Pergi ke pantai tempat wisata komersial,

    Di tengahnya ada pajangan kapal karam.

    Tahun Baru ini mungkin memang spesial,

    Tapi kuharap listrik di rumah tetap tentram.

  3. Membawa nampan dengan lemah gemulai,

    Cara itu adalah ajaran sang ibu.

    Tahun Baru tiba dengan semangat memulai,

    Menulis resolusi baru di bawah resolusi berdebu.

  4. Membeli tas jinjing berwarna biru,

    Tasnya kotor terkena tumpahan jamu.

    Hei hei, ingat ini momennya Nataru,

    Stop ucap “nak turu,” mari kita cari kadomu!

  5. Pergi ke pasar membeli kentang,

    Memilah-milahnya tanpa rasa jemu.

    Natal dan Tahun Baru kini telah datang,

    Lantas kiranya kapan itu terjadi pada jodohmu?

  6. Mencoba buah baru rasanya sepat,

    Buru-buru netralkan lidah dengan nasi.

    Selamat Natal dan Tahun Baru 2024,

    Semoga bahagia datang tanpa permisi.

  7. Olahraga pagi menuju rumah pak camat,

    Di tengah jalan ada motor asal terobos.

    Natal datang, bertambahlah nikmat,

    Tahun Baru datang, semoga bertambahlah kesabaran bos.

  8. Perut lapar ingin memakan babat,

    Apalah daya hanya telur yang ketemu.

    Selamat Natal dan Tahun Baru, sobat,

    Stop halu, mari usaikan kejombloanmu.

  9. Pipi lelah keseringan tertawa,

    Pas berhenti suasana jadi hening.

    Natal bawa damai di dalam jiwa,

    Semoga tahun baru bawa cuan di rekening.

  10. Beli kasur lipat merknya turu,

    Sebelum dipakai dilapisi sprei dulu.

    Sampailah kita pada Natal dan Tahun Baru,

    Dimohon, penumpang, turun dari masa lalu.

  11. Pergi ke kebun mencari daun gaharu,

    Setelah dicari tak kunjung ketemu.

    Menyambut Natal dan Tahun Baru,

    Penuhi aksimu, bukan hanya wish list-mu.

  12. Libur keluarga ke tempat wisata,

    Awasi anak jangan sampai hilang.

    Natal tiba membawa cerita,

    Tahun baru datang, jangan lupa pulang.

  13. Membuka jendela terlihat pria tampan,

    Memakai kacamata seperti orang lugu.

    Natal tiba, Tahun Baru di depan,

    Ingat juga list permintaan kado menunggu.

Itulah deretan pantun Natal dan Tahun Baru 2024 yang unik dan penuh makna sebagai referensi. Semoga pantun-pantun tersebut dapat menjadi inspirasi perayaan momen istimewa di akhir tahun ini, sehingga lebih berkesan dan menyegarkan. (NF)

Baca juga: 15 Contoh Pantun Natal Lucu, Cocok untuk Dibagikan di Media Sosial