6 Pantun Penutup Pidato Perpisahan yang Unik dan Berkesan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berpidato di depan banyak orang memang membutuhkan keterampilan yang baik. Apalagi jika itu pidato perpisahan, yang formal dan serius. Untuk sedikit mencairkan suasana, di penutup pidato, kamu bisa menyisipkan satu pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan berkesan.
Mengutip dari buku Bilingual Thematic Speech (BTS) Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggri, Ummul Faida, M.Pd dan Deasy Asdini, S.Pd (2022:11), pidato adalah sebuah seni.
Sebagai sebuah seni, ia dapat dipelajari (Faidhi, 2018). Seni berbicara di depan umum adalah seni yang berkaitan dengan meyakinkan dan mencengangkan orang, baik melalui ucapan maupun tulisan (Hawajri, 2020).
Pantun Penutup Pidato Perpisahan yang Unik dan Berkesan
Berikut ini ada beberapa contoh pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan berkesan:
Pak Toto bertengger di pos rondanya Terlihat tenang sambil menyeruput kopi Tidak ada perpisahan yang selamanya Suatu saat pasti akan bertemu kembali
Bersama pacar pergi ke Wonogiri Tak lupa untuk membeli oleh-oleh sendiri Janganlah menangisi yang pergi Karena sesungguhnya, yang datang akan bisa lebih baik lagi
Ibu Ari pergi mengambil jerami Jeraminya dijemur hingga siang hari. Cukup sekian pembicaraan kali ini Jika ada salah dan janggal mohon dikoreksi Bu Ari membawa jerami ke pak Sonya Pak sonya imut, seperti masih belia Satu kata lagi dari saya Bahwa tidak ada perpisahan yang sia-sia
Pergi ke ladang bersama Yaya Ladangnya punya ayahnya Salam undur diri dari saya Dan terimakasih atas waktunya Masuk ladang harus bersyarat Syaratnya haruslah membawa dandang Semoga pidato tadi menjadi manfaat Untuk saat ini, dan hari yang akan datang
Pergi ke pantai bersama mantan Perginya sambil makan mendoan Terima kasih saya ucapkan Mohon maaf bila ada yang salah saya lontarkan Saat ke pantai lalu pergi bersemedi Bersemedi di atas batu kali Janganlah sampai melupakan yang pergi Karena sesungguhnya perpisahan ada untuk bertemu lagi
Kena hujan, baju basah Baju hitam, kena tinta Tak usah galau jika berpisah Kita bersama untuk gapai cita-cita
Itulah beberapa contoh pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan berkesan. Bagaimana? Cukup berkesan, bukan? Kamu bisa ambil salah satu contoh di atas untuk jadi pantun penutup di akhir pidatomu.(ifra)
