6 Pantun Penutup Pidato yang Bijak dan Menghibur

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekarang ini banyak pembicara yang melontarkan pantun penutup pidato untuk menghibur para pendengarnya.
Cara ini termasuk ampuh karena dinilai dapat mencairkan ketegangan yang ada dan membantu para pendengar untuk memasuki sesi acara selanjutnya. Maka dari itu pantun penutup pidato lucu dapat dikatakan dibutuhkan saat ini.
Sebelum melihat contohnya, alangkah baiknya kita mengenal lebih dalam mengenai pantun itu sendiri.
Dilansir dari EYD Saku +, E. Waridah (2009:138-139), pantun adalah jenis puisi lama milik budaya Indonesia. Kata pantun sendiri berakar dari kata ‘tun’ dalam bahasa Jawa Kuno (Kawi), yang berarti tuntun-atuntun, apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti mengatur.
Maka dari itu, dapat diambil kesimpulan bahwa pantun artinya adalah aturan atau susunan. Arti pantun tersebut sama dengan pernyataan yang disampaikan oleh R.O. Winsted, seorang pengkaji budaya Melayu.
Beliau mengatakan bahwa pantun merupakan rangkaian kata yang indah untuk menggambarkan kehangatan seperti cinta, kasih sayang, rindu, maupun dendam dari penuturnya. Dapat dikatakan bahwa pantun mengandung ide yang kreatif dan kritis, dan juga padat kandungan maknanya.
Berdasarkan bentuknya, pantun memiliki ciri tertentu. Apabila diubah, pantun tersebut akan menjadi seloka, gurindam, atau bentuk puisi lama lainnya. Berikut adalah ciri pantun:
Tiap bait terdiri dari 4 baris (larik)
Tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata
Rima akhir tiap baris adalah a-b-a-b
Baris pertama dan kedua adalah sampiran
Baris ketiga dan keempat adalah isi
Pantun Penutup Pidato yang Bijak dan Menghibur
Berikut adalah contoh pantun penutup pidato 4 baris yang bisa kamu gunakan sebagai referensi:
Liburan ini pergi ke Kenya Dengan pesawat pakai kelas satu Terima kasih atas kesempatannya Semoga kita bertemu lain waktu
Ada teman ada juga lawan Ikut ke galeri melihat seni Jangan bosan-bosan kawan Dengerin ceramah panjang ini
Ada orang bermuka sangar Tapi itu di dunia maya Siapa aja nih yang masih dengar Pidato super keren dari saya
Pasangan raja itu ratu Selain itu nama lainnya bini Harapan saya cuma satu Kalian bisa dapat ilmu disini
Ramuan enak dari jamu Dibuat untuk teman sekalian Pulang-pulang bawa ilmu Sungguh beruntung kalian
Lukisan hasil karya seni Terus berlatih tanpa kendur Pidato saya sampai di sini Terus semangat pantang mundur
Cukup membuat suasana menjadi cair bukan? Semoga membantu, ya!
