6 Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sukses di masa depan membutuhkan perjuangan sejak sekarang, dan menyimak puisi berjuang untuk masa depan bisa menumbuhkan semangatmu.
Puisi tentang masa depan ini berisi harapan, doa, dan perjuangan yang bisa kamu jadikan sebagai motivasi. Setiap manusia pasti memiliki rencana untuk masa depan. Untuk mewujudkan itu tentu saja dibutuhkan usaha dan motivasi yang kuat.
Puisi Berjuang untuk Masa Depan
Mengutip dari buku Masa Depan: Antologi Puisi karya Isabella C, dkk (2019: 2), inilah deretan puisi berjuang untuk masa depan yang indah dan penuh harapan:
1. Masa Depan
(Isabella C)
Langkah demi langkah
Darap langkah kaki selalu menjelajah
Nalar dan naluri kadang tergoyah
Tapi angan meminta untuk tidak menyerah
Aku berjalan menyusuri bentala
Aku menatap di bawah sinar dunia
Adakalanya ujian ada di sekitar kita
Tapi nurani yakin, tidak ada yang sia-sia
Dedikasipun dilalui biarpun harus mencurahkan darah
Intensitaspun memicu kita menjadi gelisah
Detak jantungpun berdegup kencang tak terkira
Tapi benak meminta untuk senantiasa percaya
Biarpun masa lalu menyuak atma, anganku hanya sebatas netra
Biarpun masa lalu mengoyak pita, tapi masa depan menguak jiwa
Gerbang kejayaan ada di depan mata
Melintas butala selalu berputar
Tuhan tahu jika kita pintar
2. Di Seberang Samudera
(Yullia Syafhira)
Hembusan angin menghiasi malam
Membawa bintang penuh harapan
Di bawah teduhnya cahaya bulan
Kita gantungkan cita yang mendalam
Bagaikan kapal yang mengarungi samudra
Kita berjalan melewati lautan karang
Untuk menggapai cahaya cemerlang
Yang tersemat di masa mendatang
Cita terwujud dilema menyapa
Melanjutkan hidup tanpa bersapa
Atau berdiam ditemani sang puja
Lupa daratan pun terlintas di jiwa
Panjang kisah telah kita arungi
Di dalam lemari kayu kususun rapi
Walau langit tak menyatukan kembali
Tak pernah menyesal samudra telah kuseberangi
3. Belenggu Mimpi Petunjuk Masa
(Yusnia Puspitasari)
Kala sore itu
Mengingatkanku akan mimpi terbelenggu
Terbesit dalam bayang waktu yang kini membelai menunggu
Perlahan datang angan semu itu
Secercah harap kian menghampiri
Meski kini jiwa tak mampu percaya diri lagi
Nasib pun tak juga kian mumpuni
Tapi bukan berarti mimpi tak layak membumi
Depan tak pernah terbelakang
Sukses tak akan lupa di mana letak jalannya
Manusia adalah insan sempurna
Mereka semua berhak berencana baik demi ke depannya
Bersimpuh dalam sujud mengagungkan nama-Nya
Mengadu meminta semua harap cita
Biar hanya gadis pelosok desa yang buta akan masa
Kamu punya lentera cita yang terbaik untuk nusa
4. Merindukan Masa Depan
(Bayu Ilham Sulaiman)
Terpaut wajahku menitari angan-angan
Tetesan embun harapan memecah keputusasaan
Berlinang langit sore mengucapkan selamat tinggal
Namun aku bangkit untuk melihat masa depan
Sudah, sudahlah diam wahai jiwa yang layu
Tak pernah sungkan untuk meneliti hati yang beku
Masa depanku ada di depan tubuh dan ragaku
Sejauh 5 sentimeter atau lebih dekat dari itu
Wahai jiwa yang merindu
Rindukanlah hal yang belum berdebu
Secercah harapan menungguku
Untuk meraih masa depanku
5. Doa dan Harapan
Saat semua orang ingin bahagia
Aku menemukan kebahagiaanku
Dari secuil waktuku bersamamu
Aku menikmati, kita tertawa
Kita juga pernah menangis bersama
Ternyata, semua tidak semengerikan yang aku bayangkan
Aku kira tidak bisa melihatmu lagi
Walau dalam diam, aku punya sejuta daa dan harapan
Agar waktu terus memihak kita
Semoga apa yang kamu harapkan jadi kenyataan
Semua impian yang pernah kamu katakan
Dan aku akan jadi orang yang paling bahagia
Setiap kali kamu dan aku terjebak dalam waktu yang sama
6. Mencari Cahaya
(SG)
Bayang hitam nan geram menghantui
Kelopak celah rasa, ingin selalu berlari
Sebercak noda hati tertumpah menyirami
Ingin kan terang tapi gelap mengikuti
Nun jauh di sana tersirat sebuah cahaya
tak dapat di raih oleh lisan dan daya
Hanya bisa memiliki lewat pandang mata
Khayalan tertuang tertulis kertas dan pena
Nah itulah deretan puisi tentang perjuangan masa depan yang bisa kamu gunakan untuk menumbuhkan motivasimu agar lebih bersemangat untuk mengejar cita-cita dan impian.
