Konten dari Pengguna

6 Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah. Foto: Unsplash.

Sukses di masa depan membutuhkan perjuangan sejak sekarang, dan menyimak puisi berjuang untuk masa depan bisa menumbuhkan semangatmu.

Puisi tentang masa depan ini berisi harapan, doa, dan perjuangan yang bisa kamu jadikan sebagai motivasi. Setiap manusia pasti memiliki rencana untuk masa depan. Untuk mewujudkan itu tentu saja dibutuhkan usaha dan motivasi yang kuat.

Puisi Berjuang untuk Masa Depan

Ilustrasi Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah. Foto: Unsplash.

Mengutip dari buku Masa Depan: Antologi Puisi karya Isabella C, dkk (2019: 2), inilah deretan puisi berjuang untuk masa depan yang indah dan penuh harapan:

1. Masa Depan

(Isabella C)

Langkah demi langkah

Darap langkah kaki selalu menjelajah

Nalar dan naluri kadang tergoyah

Tapi angan meminta untuk tidak menyerah

Aku berjalan menyusuri bentala

Aku menatap di bawah sinar dunia

Adakalanya ujian ada di sekitar kita

Tapi nurani yakin, tidak ada yang sia-sia

Dedikasipun dilalui biarpun harus mencurahkan darah

Intensitaspun memicu kita menjadi gelisah

Detak jantungpun berdegup kencang tak terkira

Tapi benak meminta untuk senantiasa percaya

Biarpun masa lalu menyuak atma, anganku hanya sebatas netra

Biarpun masa lalu mengoyak pita, tapi masa depan menguak jiwa

Gerbang kejayaan ada di depan mata

Melintas butala selalu berputar

Tuhan tahu jika kita pintar

2. Di Seberang Samudera

(Yullia Syafhira)

Hembusan angin menghiasi malam

Membawa bintang penuh harapan

Di bawah teduhnya cahaya bulan

Kita gantungkan cita yang mendalam

Bagaikan kapal yang mengarungi samudra

Kita berjalan melewati lautan karang

Untuk menggapai cahaya cemerlang

Yang tersemat di masa mendatang

Cita terwujud dilema menyapa

Melanjutkan hidup tanpa bersapa

Atau berdiam ditemani sang puja

Lupa daratan pun terlintas di jiwa

Panjang kisah telah kita arungi

Di dalam lemari kayu kususun rapi

Walau langit tak menyatukan kembali

Tak pernah menyesal samudra telah kuseberangi

3. Belenggu Mimpi Petunjuk Masa

(Yusnia Puspitasari)

Kala sore itu

Mengingatkanku akan mimpi terbelenggu

Terbesit dalam bayang waktu yang kini membelai menunggu

Perlahan datang angan semu itu

Secercah harap kian menghampiri

Meski kini jiwa tak mampu percaya diri lagi

Nasib pun tak juga kian mumpuni

Tapi bukan berarti mimpi tak layak membumi

Depan tak pernah terbelakang

Sukses tak akan lupa di mana letak jalannya

Manusia adalah insan sempurna

Mereka semua berhak berencana baik demi ke depannya

Bersimpuh dalam sujud mengagungkan nama-Nya

Mengadu meminta semua harap cita

Biar hanya gadis pelosok desa yang buta akan masa

Kamu punya lentera cita yang terbaik untuk nusa

Ilustrasi Puisi Berjuang untuk Masa Depan yang Indah. Foto: Unsplash.

4. Merindukan Masa Depan

(Bayu Ilham Sulaiman)

Terpaut wajahku menitari angan-angan

Tetesan embun harapan memecah keputusasaan

Berlinang langit sore mengucapkan selamat tinggal

Namun aku bangkit untuk melihat masa depan

Sudah, sudahlah diam wahai jiwa yang layu

Tak pernah sungkan untuk meneliti hati yang beku

Masa depanku ada di depan tubuh dan ragaku

Sejauh 5 sentimeter atau lebih dekat dari itu

Wahai jiwa yang merindu

Rindukanlah hal yang belum berdebu

Secercah harapan menungguku

Untuk meraih masa depanku

5. Doa dan Harapan

Saat semua orang ingin bahagia

Aku menemukan kebahagiaanku

Dari secuil waktuku bersamamu

Aku menikmati, kita tertawa

Kita juga pernah menangis bersama

Ternyata, semua tidak semengerikan yang aku bayangkan

Aku kira tidak bisa melihatmu lagi

Walau dalam diam, aku punya sejuta daa dan harapan

Agar waktu terus memihak kita

Semoga apa yang kamu harapkan jadi kenyataan

Semua impian yang pernah kamu katakan

Dan aku akan jadi orang yang paling bahagia

Setiap kali kamu dan aku terjebak dalam waktu yang sama

6. Mencari Cahaya

(SG)

Bayang hitam nan geram menghantui

Kelopak celah rasa, ingin selalu berlari

Sebercak noda hati tertumpah menyirami

Ingin kan terang tapi gelap mengikuti

Nun jauh di sana tersirat sebuah cahaya

tak dapat di raih oleh lisan dan daya

Hanya bisa memiliki lewat pandang mata

Khayalan tertuang tertulis kertas dan pena

Nah itulah deretan puisi tentang perjuangan masa depan yang bisa kamu gunakan untuk menumbuhkan motivasimu agar lebih bersemangat untuk mengejar cita-cita dan impian.