Konten dari Pengguna

6 Puisi untuk Istri Tercinta agar Makin Cinta

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi gambar Puisi untuk Istri Tercinta agar Makin Cinta. pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi gambar Puisi untuk Istri Tercinta agar Makin Cinta. pexels.com

Ada beragam cara untuk mengungkapkan rasa sayangmu kepada pasangan. Mempersembahkan puisi romantis menjadi satu di antaranya. Berikut contoh puisi untuk istri tercinta agar semakin cinta kamu.

Puisi merupakan jenis karya sastra yang begitu populer sejak dulu. Puisi romantis mampu menunjukkan perasaan hati kita pada seseorang. Bahkan puisi romantis juga dianggap sebagai salah satu cara menunjukkan ketulusan hati kepada pasangan.

Puisi untuk Istri Tercinta agar Makin Cinta

pexels.com

Mengutip dari buku yang berjudul Kumpulan Puisi Romansa Cinta, Nira Surya, (2018:11), berikut 6 contoh puisi untuk istri tercinta untuk membuatnya semakin cinta kepadamu.

Bahagaia Bersama

Aku ingin melihat mu tersenyum

seperti awan putih

berarak menari Senyum dan tarianmu

menambahkan hasratku tuk selalu menemanimu

Aku ingin melihatmu tertawa

seperti ilalang di siang hari

pernah lelah menyimpan panas dan hujan

Tawamu adalah dawai napasku

hingga aku pun puas bersamamu

Aku ingin melihatmu bahagia

seperti samudera yang tak menghempaskan gelombang

mencumbu bibir pantai

Bahagiamu adalah denyut jantungku

yang tak henti berdema menyebut nama Ilahi

Aku ingin kau selalu bersamaku

Aku ingin kau bersamaku selalu

Aku ingin kau bersamaku selalu memuja Ilahi

Aku ingin selalu memuja Ilahi bersamamu

Aku ingin bersamamu selalu memuja Ilahi

Bersamamu aku ingin memuja Ilahi

Aku Orangnya

Satu tanya... di mana?

Tempat yang membuatmu bahagia?

Satu tanya... siapa?

Orang yang akan bersama Satu tanya... kapan?

Peristiwa bahagia itu Jawablah...!

Saat jawaban tulus dalam hatimu

Kau akan tau betapa hatiku merindu menunggu mengharap Akulah orangnya itu.

Do'a Cintaku

Renungan hati di Minggu pagi

Jejak ini akan tinggal dalam bingkai kenangan

Memberi tulus sepenuh hati

tak mampu memahamkan arti setia menanti

Apa arti cinta berbagi?

Kuletakkan sepotong hati dan namamu diatas sajadah.

Akan kubasuh dengan doa dan airmata terakhirku

Biarkan pagi datang dan mengeringkannya dengan sembilu.

Kan kubersihkan hatiku dan memberi peluang buat yang baru

Apakah namamu...

namanya...

atau nama dia

Diatas sajadahku jawabnya Tuhan...

aku datang...

tak akan kulawan takdirmu dan tak akan kuambil takdirku

Akan kutenggelamkan tubuhku dalam aroma wangi tobatmu

Ku jemput asaku dengan nama-Mu...!

Lupakan

Matahari sudah senja... Sayang

batas usia pun sudah meninggi

Tak ada sempat tuk bercakap

Jadi biarkan maaf yang pernah ada saat khilaf terjaga

Kuhantar engkau bersama senja yang akan masuk ke malam

Berjalanlah lurus ke depan dan pulang

Sama seperti kini ku gandeng fajar meniti jalanku sendiri... pulang!

Kutitip satu pinta... sayang!

Jaga dan jangan tinggalkan dia dalam kesendirian

Belajarlah dari satu kesalahan....

Hidupmu kini adalah pilihan dan teruslah perjuangkan!

Batas senja sudah nyata... aku kembali ke sarang... pergilah...!

Ku titip satu pinta... lupakan!

Kau dan Petikan Melody

Alunan melodimu menggugah setiap rasa

Kau menjadi hasrat pelampiasan rasa

Caramu bercerita mengaduk semua cinta

Kau tak mungkin seperti yang lain

Lainpun tak mungkin menjadimu

Seindah apapun caramu bercerita

Kau membutuhkan lentik jemari

Tuk memetikmu dalam diam

Menjadikanmu sempurna

Lentik jemari bersama senarmu

Tak mungkin terpisahkan

Karena adanya kau sempurna

Dan karenamu dia melukis pelangi

Tak semua dapat memahamimu

Memetikmu membutuhkan rasa

Karena rasanya mampu mendawaimu

Dalam lembut kau berbisik lewat irama

Tetaplah menjadi teman berbagi penat

Sehingga menembus segala sekat

Lewat melodi dalam alunan tetaplah melantun

Sampai malam menjemput fajar

Dengan harap dalam sadar

Cinta

Aku pernah bertanya pada perasaan

Kenapa memilih jatuh cinta padamu

Aku hanya punya pilihan

Mengambil dan menyatakan

atau membiarkan waktu membuatnya hilang

Atau mungkin diambil orang lain

Aku ingin menjadi angin untukmu

Yang akan memelukmu dalam kesedihan dan kegembiraanmu

Aku tak akan menuntut apa-apa darimu

Aku ingin kau saja yang menemaniku

Membuka pagi dan melepas senja

Menenangkan malam dan berbagi cerita

Aku hanya ingin kita saling mencintai dengan sederhana

Nah, itulah deretan puisi untuk istri tercinta untuk membuatnya semakin cinta kamu.(lmn)