Konten dari Pengguna

60 Pantun Jenaka 4 Baris yang Lucu dan Menghibur

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun Jenaka. Foto: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Pantun Jenaka. Foto: Pexels/Pixabay

Pantun jenaka biasanya digunakan untuk menghibur, mencairkan suasana, atau membuat orang tertawa. Pantun ini sering disampaikan dalam acara santai, pertemuan, atau saat bercanda dengan teman.

Mengutip dari Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, Markus Filie Krisadewa, (2021:20), bahasa jenaka merupakan wujud permainan bahasa yang dapat menyebabkan kelucuan atau tertawa.

Daftar isi

Pantun Jenaka 4 Baris yang Lucu dan Menghibur

Pantun Jenaka. Foto: Pexels/Nappy

Berikut adalah 60 pantun jenaka 4 baris yang lucu dan menghibur.

  1. Ke pasar beli babat,

    Jangan lupa bawa kantong.

    Pacar cantik sih hebat,

    Tapi duit tetap kosong!

  2. Burung elang terbang tinggi,

    Singgah sebentar di kepala badut.

    Mau diet malah makan lagi,

    Gimana badan gak tambah gendut?

  3. Jalan-jalan bersama Sandih,

    Beli cendol tambah roti bolu.

    Jadi jomblo janganlah sedih,

    Minimal duitmu gak habis melulu!

  4. Naik kereta ke Surabaya,

    Bawa bekal nasi bungkus.

    Baru bilang cinta padanya,

    Eh dia malah bilang fokus!

  5. Ada harimau di tengah hutan,

    Berburu rusa pagi-pagi.

    Udah ganteng mirip pangeran sultan,

    Tapi sayang, jomblo lagi!

  6. Beli sate di pinggir jalan,

    Dibungkus pake daun pisang.

    Pacar baru udah bikin nyaman,

    Tapi mama masih yang menang!

  7. Kucing belang lari ke sawah,

    Mencari ikan di pinggir rawa.

    Katanya sih punya banyak harta mewah,

    Pas dicek cuma mimpi semata!

  8. Ke sekolah bawa bekal,

    Di jalan lihat anak kucing.

    Kamu marah aku kekal,

    Mau ngambek tapi kecantol kucing.

  9. Naik sepeda mutar-mutar,

    Tiba-tiba bannya bocor.

    Katanya kamu pecinta pintar,

    Kok suka orang tukang ngecor?

  10. Air mengalir sampai ke muara,

    Batu kecil ikut tergerus.

    Sudah ditolak, tetap cinta setara,

    Cinta kok nekat terus!

  11. Ke pantai naik perahu,

    Lihat bintang di malam terang.

    Mantan ngajak balikan di tahun baru,

    Maaf ya, aku udah senang!

  12. Pohon tinggi buahnya delima,

    Jatuh satu di bawah kuda.

    Muka serius katanya bijaksana,

    Padahal dia cuma pura-pura!

  13. Burung rajawali terbang melesat,

    Ke arah barat penuh gaya.

    Katanya benci sama sifat penyayat,

    Giliran butuh malah percaya!

  14. Buah semangka dipotong rata,

    Diberi garam sedikit rasa.

    Pacar setia sih enak rasanya,

    Tapi kalau boros, gawat jadinya!

  15. Ke pasar beli semangka,

    Pulang-pulang bawa ikan teri.

    Udah ganteng pake celana,

    Eh malah sobek di bagian kiri!

  16. Burung bangau terbang ke awan,

    Mencari ikan di danau dalam.

    Katanya kamu mau lupakan mantan,

    Tapi kok chat mantan tetap malam?

  17. Di taman bunga mawar dibeli,

    Harum semerbak bikin terkesan.

    Udah sombong, pelit lagi,

    Jadi temen aja ogah berkesan!

  18. Ke toko beli sepatu baru,

    Pulang-pulang pakai sandal lama.

    Katanya dia suka sama pacar baru,

    Eh dia malah nikah sama orang lama!

  19. Laut biru tenang dan damai,

    Burung camar terbang rendah.

    Jangan harap dapet pacar orang Bali,

    Kalau hobimu cuma tidur lelah!

  20. Langit cerah matahari bersinar,

    Burung kecil terbang melayang.

    Punya sahabat yang setia dan sabar,

    Tapi kalau makan, ngabisin jatah orang!

  21. Main layang-layang di tengah sawah,

    Benangnya putus terbang ke bukit.

    Ngaku sehat, badan gagah,

    Giliran disuruh lari, langsung sakit!

  22. Ke kebun cari buah manggis,

    Pulang-pulang bawa rambutan.

    Katanya sih anak yang manis,

    Pas marah, kok kaya singa hutan?

  23. Kucing tidur di bawah meja,

    Mimpinya makan ikan udang.

    Katanya teman setia selamanya,

    Pas utang ditagih, malah ngilang!

  24. Beli sepeda di toko lama,

    Warnanya kuning bikin ceria.

    Udah ganteng suka bercanda,

    Tapi dompetnya kosong semua!

  25. Di taman ada anak berlari,

    Kejar-kejar layangan yang jatuh lebur.

    Pacar minta sayang sepenuh hati,

    Giliran traktir malah dia yang kabur!

  26. Ke pasar malam beli pernak-pernik,

    Pulang-pulang tangan penuh kantong.

    Katanya kamu pria yang asyik,

    Tapi kok gombalnya kebanyakan bohong?

  27. Naik gunung penuh asam,

    Bawa bekal nasi dan ikan.

    Udah belajar siang malam,

    Tapi nilai tetap di bawah harapan!

  28. Ada itik di tepi rawa,

    Terbang rendah ke arah utara.

    Katanya sih mau setia,

    Tapi chat orang lain lancar jaya!

  29. Burung perkutut di pohon rambutan,

    Bersiul-siul bikin tetangga meriah.

    Jadi jomblo bukanlah kesalahan,

    Yang penting hati gak rusak parah!

  30. Makan mie pakai keripik,

    Tambah telor jadi nikmat.

    Janji diet cuma sepuluh detik,

    Lihat kue langsung semangat!

  31. Pergi ke pantai bawa selimut,

    Tidur-tiduran di atas pasir.

    Udah pede kasih senyum imut,

    Ternyata giginya masih kotor kikir!

  32. Pohon jambu daunnya lebat,

    Berdiri kokoh dekat semak.

    Ngaku rajin dan penuh semangat,

    Eh tugas aja belum selesai masak!

  33. Ke kebun cari buah duku,

    Buahnya manis bikin bahagia.

    Udah niat jadi anak yang lugu,

    Tapi pas ketemu crush, lupa semuanya!

  34. Lari pagi ke bukit tinggi,

    Bawa bekal di dalam tas.

    Ngaku kuat dan berani,

    Giliran lihat kecoa, langsung pingsan keras!

  35. Main gitar sambil bernyanyi,

    Suara fals bikin telinga gatal.

    Katanya sih penyanyi ternama,

    Pas manggung cuma nyanyi abal-abal!

  36. Buah mangga dibelah dua,

    Dikasih gula biar makin manis.

    Udah deket, minta dibilang cinta,

    Eh ternyata cuma ngincer traktir makan gratis!

  37. Ke pasar beli semangka,

    Pulang-pulang bawa pepaya.

    Ngaku cowok penuh percaya dirinya,

    Pas disuruh maju, malah ngumpet di meja!

  38. Burung dara hinggap di ketinggian,

    Bertengger manis di bawah awan.

    Ngaku sayang dan penuh perhatian,

    Pas ulang tahun lupa kirim ucapan!

  39. Laut biru ombaknya tenang,

    Nelayan pergi memancing ikan.

    Udah niat bangun pagi dengan senang,

    Giliran alarm bunyi, tidur dilanjutkan!

  40. Pergi ke pasar beli rambutan,

    Dapat bonus buah durian.

    Ngaku pinter soal percintaan,

    Tapi nembak aja grogi setengah mati, kan!

  41. Di taman ada bunga seroja,

    Warnanya cantik beraneka rupa.

    Katanya bosan hidup apa adanya,

    Giliran kerja, malah males aja!

  42. Burung nuri terbang ke sana,

    Hinggap sebentar di pohon kelapa.

    Mau jadi kaya tapi santai aja,

    Nunggu uang jatuh dari langit rupa!

  43. Beli ikan di pasar tradisional,

    Ikannya segar langsung dimasak.

    Ngaku hidup selalu rasional,

    Pas pacar ngambek, logika rusak!

  44. Di malam gelap lihat kunang-kunang,

    Terbang rendah mencari kawan.

    Ngaku suka jadi orang senang,

    Tapi kerjaannya marah tanpa alasan!

  45. Ke pantai bawa bekal pisang,

    Dimakan bersama di atas tikar.

    Ngaku bahagia hidup tenang,

    Pas liat tagihan, langsung mutar-mutar!

  46. Ada bebek di pinggir rawa,

    Lari cepat ke arah desa.

    Katanya sih suka yang apa adanya,

    Tapi pilih pacar tetap yang tajir pula!

  47. Beli jagung di pasar mainan,

    Diolah jadi popcorn renyah.

    Ngaku tegar dan tahan kesedihan,

    Pas liat mantan nikah, langsung parah!

  48. Naik perahu ke seberang pulau,

    Pulang sore bawa hasil tangkapan.

    Ngaku ahli ngomong soal masa lalu,

    Eh skripsi aja belum kelar dikerjakan!

  49. Bunga mawar di taman cerah,

    Dihiasi kupu-kupu yang indah.

    Ngaku sabar dan jarang marah,

    Tapi pas salah dibilang, langsung gerah!

  50. Air sungai mengalir deras,

    Bawa ranting dari hulu ke hilir.

    Katanya dia pria cerdas,

    Pas ujian malah nyontek di kertas kecil!

  51. Naik delman di hari cerah,

    Lihat awan berbentuk gajah.

    Ngaku setia cinta tak berubah,

    Eh baru gajian, kok langsung sombong yah?

  52. Ke sawah mencari padi,

    Langit cerah terasa sejuk.

    Ngaku bijak dan suka berbagi,

    Pas disuruh traktir, malah ngeluh sakit perut!

  53. Beli tahu di warung Pak Ari,

    Dicampur cabai jadi pedas.

    Ngaku pintar bicara teori,

    Giliran praktek, malah cengar-cengir lemas!

  54. Burung perkutut terbang rendah,

    Hinggap sebentar di batang kelapa.

    Ngaku rajin dan penuh ibadah,

    Tapi kerjaan cuma rebahan aja!

  55. Main bola di sore hari,

    Keringat bercucuran membasahi wajah.

    Katanya cinta tak pandang materi,

    Pas lihat motor butut, langsung ilfeel parah!

  56. Pergi ke pasar beli ikan teri,

    Sampai rumah masak dengan santan.

    Ngaku tulus mencintai sepenuh hati,

    Ternyata cuma modus biar ditraktir makan!

  57. Ke pantai bawa hewan hidup,

    Melihat ombak di pagi hari.

    Ngaku tak takut menghadapi hidup,

    Tapi pas lampu mati, langsung cari lilin lagi!

  58. Buah nangka jatuh ke rawa,

    Dimakan semut berbaris rapi.

    Katanya cinta tak bisa dipaksa,

    Tapi kok maksa aku bayar kopi?

  59. Di hutan ada rusa berlari,

    Dikejar harimau yang lapar.

    Ngaku pahlawan yang sejati,

    Pas ada masalah, langsung kabur!

  60. Naik sepeda ke pasar pagi,

    Lihat tukang sayur menjajakan dagangan.

    Katanya suka hidup yang mandiri,

    Tapi kok minta uang saku terus ke teman?

Pantun jenaka juga dapat digunakan dalam pertunjukan seni tradisional seperti lenong atau ludruk. Isinya ringan, lucu, dan kadang-kadang mengandung sindiran halus yang mengundang tawa. (DDC)

Baca Juga: 40 Pantun Hari Ayah Nasional yang Menyentuh Hati