65 Contoh Pantun Cinta Romantis sebagai Referensi

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun menjadi bagian dari budaya Indonesia, yang digunakan dalam berbagai kesempatan, termasuk untuk mengungkapkan perasaan cinta. Contoh pantun cinta romantis sangat cocok untuk merayu dan menyampaikan pesan dengan indah dan berkesan.
Mengutip dari buku Think Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi, (Grafindo), pantun adalah jenis puisi lama yang memiliki ciri khas, sampiran dan isi. Dalam masyarakat lama, terutama masyarakat Melayu, pantun memiliki fungsi yang sangat penting.
Di Indonesia, pantun cinta menjadi salah satu cara yang indah untuk mengekspresikan perasaan. Melalui rangkaian kata yang sederhana namun penuh makna, pantun cinta mampu menyentuh hati dan menggugah emosi.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Pantun Cinta Romantis
Ketika kata-kata biasa terasa kurang mampu menggambarkan kedalaman perasaan, pantun sering kali menjadi pilihan yang tepat. Inilah berbagai contoh pantun cinta romantis sebagai referensi untuk diberikan kepada orang tersayang.
Sebelum menutup pintu
Tolong bangunin adikmu
Cita-citaku itu hanya satu
Hidup bahagia bersama kamu
Sebatang bakau ditancap paku
Serdadu India dendangkan lagu
Tidakkah kau lihat mataku
Seribu cinta sedang menunggu
Pagi hari minum kopi
Lanjut makan sayur bayam
Gak ketemu kamu sehari
Serasa dua puluh empat jam
Jangan pernah main di selokan
Bajunya kotor ditertawakan
Jangan pernah kamu ragukan
Janji setia yang aku ikrarkan
Terbang indah burung kenari
Mengelilingi langit yang biru
Sungguh beruntungnya diri ini
Memiliki kekasih seperti dirimu
Anak lintah banyak bersua,
Lintah melilit batang padi,
Peluk cium kati berdua,
Tandanya cinta dalam hati.
Dua kata pergi bertemu
Duduk berdampingan di atas baja
Masih kupandang wajah cantikmu
Walau dari jarak jauh saja
Seribu satu pohon beringin
Hanya satu si pohon randu
Seribu malam terasa dingin
Hanya wajahmu yang kurindu
Jalan-jalan ke Samarinda
Tidak lupa membawa bambu
Makin lama makin bahagia
Lihat kamu berkerudung ungu
Pamanku seorang penemu
Membuat alat gunting kuku
Yakinkanlah hati kecilmu
Untuk menerima cinta tulusku
Rupanya kau mutiara jiwa ku,
Yang kuselami di lautan masa,
Tingkahmu menyentuh rindu,
Sejak kita berjumpa.
Ikan dimasak, nasi ditanak,
Burung dara membuat sarang,
Makan tak enak tidur tak nyenyak,
Hanya teringat dinda seorang.
Beli semen, beli bata,
Beli perak dan perunggu,
Puluhan orang nyatakan cinta,
Hanya kamu yang kutunggu.
Nagasari cemba biru,
Bunga rampai di dalam puan,
Rasanya hati sangatlah rindu,
Bilankan sampai kepada tuan.
Toko pakaian menjual celana,
Celana bagus dibeli Pak Dani,
Cintaku ini memang sederhana,
Namun datang dari lubuk nurani.
Jalan-jalan ke Kota Jakarta,
Tidak lupa bawa bambu,
Makin lama makin bahagia,
Lihat kamu berkerudung ungu.
Pagi-pagi beli jamu,
Jangan lupa tambahkan gulanya,
Karena aku mencintaimu,
Walau aku apa adanya.
Bintang bersinar di malam gelap,
Menghiasi bumi di bawah langit,
Hatiku sepi di malam gelap,
Merindukan cahayamu di atas langit.
Setiap pagi makan bubur,
Lengkap dengan segelas susu,
Setiap saat ‘ku tertidur,
Kuingin kau ada dalam mimpiku.
Terbang jauh para burung di angkasa,
Mereka terbang bebas hatinya riang,
Jika sudah sama-sama jatuh cinta,
Seharusnya tidak perlu mengatakan sayang.
Buah kedondong dibakar sampai gosong,
Selesai dibakar barulah dipotong pakai pisau,
Buat apa berlaku sombong?
Jika belum punya kekasih secantik dirimu.
Ambil satu buah kemumu,
Papan gelam menancap paku,
Rela begini karena dirimu,
Agar kau bahagia bersamaku.
Dalam sunyi ber bayang semu,
Di luar tingkap gelap gulita,
Dalam mimpi bertemu kamu,
Datang tulus membawa cinta.
Pasar baru ada di kota,
Pergi belanja bawa uang saku,
Bila kamu dikejar cinta,
sembunyi saja di dalam hatiku.
Jalan–jalanan sampai ke Kenya ,
Hati leleh tapi happy ragga,
Aku cinta kamu selamanya,
menikah lah denganku hari ini juga.
Burung nuri terbang melayang,
Hinggap manja di atas dahan.
Cintaku ini tulus tak hilang,
Untukmu kasih sepanjang zaman.
Mentari pagi sinarnya cerah,
Menyapa bumi yang penuh cinta.
Di hatiku ini kaulah anugerah,
Kekal bersama hingga menua.
Main gitar di tepi pantai,
Suara merdu menghibur hati.
Hanya dirimu cinta yang santai,
Pelipur lara sepanjang hari.
Kupetik bunga dari taman,
Harumnya semerbak hingga ke desa.
Seindah rembulan malam menawan,
Begitulah cinta yang kupunya.
Gunung tinggi di ujung desa,
Dihiasi awan putih berarah.
Kasihku tulus penuh asa,
Bersama kamu hidupku cerah.
Dingin malam berteman bulan,
Bintang gemerlap indah di angkasa.
Kau bagai cahaya yang kuharapkan,
Penuntun hidup penuh cinta.
Hujan reda awan pun hilang,
Langit biru kembali ceria.
Cintaku ini takkan pernah hilang,
Hingga akhir waktu kita bersama.
Pelangi muncul setelah hujan,
Warnanya cerah penuh asa.
Hatiku penuh cinta dan harapan,
Kaulah anugerah dari Yang Esa.
Buah mangga manis rasanya,
Dimakan sore di tepi pantai.
Hatiku bahagia bersamamu selamanya,
Cinta ini indah dan takkan usai.
Kupu-kupu terbang ke taman,
Menghisap madu dari bunga.
Indahnya cinta yang kau berikan,
Melengkapi hidup penuh bahagia.
Sawah hijau padi menguning,
Hasil panen melimpah ruah.
Hatiku penuh kasih dan hening,
Saat bersamamu tiada gundah.
Hutan rindang penuh dedaunan,
Teduhnya menghilangkan rasa lelah.
Kehadiranmu bagai harapan,
Menghapus segala rasa resah.
Anak rusa lari ke hutan,
Mencari ibu yang ditinggalkan.
Kehadiranmu pelipur kesedihan,
Menghiasi hidup dengan kebahagiaan.
Mentari pagi pancarkan sinar,
Menghangatkan bumi yang sejuk.
Cintaku padamu terus membakar,
Takkan redup walau hari beranjak senyap.
Matahari tenggelam di ufuk barat,
Langit senja berwarna jingga.
Hidupku indah penuh berkat,
Saat bersamamu selamanya cinta.
Buah kelapa jatuh ke tanah,
Diambil petani menggunakan baju.
Cinta sejati takkan pernah punah,
Hanya padamu kasihku tertuju.
Air sungai mengalir deras,
Menyapa batu sepanjang jalan.
Hati ini tulus takkan terbalas,
Cinta padamu tak pernah hilang.
Bulan sabit menerangi malam,
Ditemani bintang yang bersinar.
Hidupku damai tanpa kelam,
Karena cintamu yang begitu benar.
Layang-layang terbang di udara,
Terikat benang kuat memegang.
Cintaku padamu seluas samudra,
Hingga ajal menjemput takkan hilang.
Pohon beringin rindang daunnya,
Memberi teduh di siang terik.
Kehadiranmu melengkapi dunia,
Menyatukan cinta yang sangat asyik.
Kupetik apel dari pohonnya,
Rasanya manis segar di hati.
Semua bahagiaku karenamu cinta,
Pengisi jiwaku yang sunyi ini.
Ombak berdebur di tepi pantai,
Suara alam mengiringi senja.
Hatiku damai takkan sampai goyah,
Karena kau hadir membawa cinta.
Hujan reda pelangi merekah,
Warnanya indah menghias langit.
Kasih sayangmu sungguh megah,
Menemani hari di kala sulit.
Daun jatuh dari dahan,
Ditiup angin ke atas tanah.
Cintaku ini takkan tergantikan,
Hingga akhir hayatku yang lelah.
Matahari pagi sinarnya cerah,
Menghangatkan tubuh di saat dingin.
Cinta darimu tak pernah lelah,
Memberi semangat di sepanjang angin.
Bunga mawar indah berseri,
Harumnya semerbak hingga ke hati.
Cinta padamu takkan terhenti,
Meskipun waktu terus berlari.
Langit cerah dihiasi pelangi,
Warnanya indah memikat jiwa.
Cintaku padamu tetap abadi,
Takkan pudar selamanya cinta.
Gunung tinggi berdiri megah,
Dihiasi pohon di sekitarnya.
Cintamu indah penuh berkah,
Melengkapi hidup penuh bahagia.
Air mengalir dari pegunungan,
Membawa kesejukan bagi semua.
Kasihmu tulus penuh harapan,
Menyinari jalan penuh cinta.
Burung nuri terbang ke dahan,
Bernyanyi riang menyapa alam.
Hati ini tenang tanpa keluhan,
Karena cintamu takkan tenggelam.
Embun pagi membasahi dedaunan,
Memberi segar di awal hari.
Kasihmu cinta yang menyenangkan,
Membuat hati ini penuh seri.
Hutan hijau penuh kesejukan,
Dihiasi bunga yang menawan.
Hidupku indah penuh harapan,
Saat bersamamu takkan terlupakan.
Pohon rindang di tepi sungai,
Teduhnya nyaman menghibur hati.
Cinta darimu takkan pernah usai,
Menjadi pelengkap dalam hidup ini.
Buah semangka ranum di pohon,
Dipetik segar di kala siang.
Hatiku ini penuh kekaguman,
Pada dirimu yang selalu tenang.
Hujan turun membasahi bumi,
Memberi berkah pada yang bersabar.
Hidupku tenang bersamamu ini,
Tak ada rasa yang perlu gusar.
Mentari pagi bersinar terang,
Mengusir malam yang penuh kelam.
Hatiku ini takkan pernah goyang,
Cinta darimu sungguh mendalam.
Pergi ke pasar membeli ikan,
Ikan segar dari nelayan.
Rindu ini tak tertahankan,
Ingin bertemu pujaan hati idaman.
Bunga mawar merah merekah,
Harum semerbak di taman indah.
Kasih sayangmu sungguh berlimpah,
Hati ini terasa damai dan gembira.
Pagi hari embun membasahi,
Daun hijau segar berseri.
Senyummu manis bagai mentari,
Menyinari hari-hariku ini.
Api unggun menyala terang,
Bintang bertaburan di langit malam.
Bersamamu hati ini tenang,
Menikmati indahnya kebersamaan.
Demikian berbagai contoh pantun cinta romantis untuk mengungkap perasaan jika ragu untuk mengucapkannya langsung.(APR)
Baca Juga: 66 Pantun Waalaikumsalam yang Lucu dan Menghibur
