66 Pantun Bukber yang Keren dan Meramaikan Suasana

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buka bersama (bukber) adalah salah satu tradisi yang selalu dinanti di bulan Ramadan. Untuk menambah keseruan acara ini, pantun bukber yang keren bisa menjadi cara unik untuk menyapa, menghibur, atau menggoda teman-teman.
Dikutip dari nu.or.id, Tradisi Buka Puasa Bersama, momen bukber adalah waktunya menikmati hidangan lezat setelah seharian berpuasa, sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan keluarga, teman, dan rekan kerja.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kumpulan Pantun Bukber yang Keren dan Bisa Meramaikan Suasana
Berikut adalah kumpulan pantun bukber yang keren dan seru untuk meramaikan suasana.
Ke pasar beli buah duku,
Dapat diskon beli semangka.
Bukber bareng teman seru,
Canda tawa tiada dua!
Pergi ke sawah menanam padi,
Pulangnya bawa ikan sepat.
Maghrib masih lama lagi,
Sabar dulu, wajah jangan dilipat!
Ke Bandung beli dodol,
Dodol manis bikin rindu.
Lihat kolak dan makan pentol,
Tapi es buah tetap nomor satu!
Burung dara di atas dahan,
Terbang tinggi ke Kota Blitar.
Siapa yang paling dermawan,
Boleh traktir, jangan ditawar!
Jalan-jalan ke Kota Serang,
Lihat ayam lompat pagar.
Perut keroncongan dari siang,
Azan maghrib mana nih, sabar!
Di taman banyak kupu-kupu,
Indah warnanya bikin terpana.
Lihat meja penuh hidangan melulu,
Bingung pilih yang mana!
Jalan-jalan ke Pantai Kartini,
Lihat ombak hati riang.
Dompetku kosong malam ini,
Siapa nih yang mau bayarin sekarang?
Ke warung beli ketan,
Dimakan enak pakai kelapa.
Hidangan datang pelan-pelan,
Perut lapar sabar tak apa!
Ke taman lihat kelinci,
Kelincinya lompat ke sana sini.
Bukber rame hati pun hepi,
Kapan lagi kumpul begini?
Beli cendol di pinggir jalan,
Ditemani kue lapis legit.
Es teh manis jadi andalan,
Tapi gorengan tetap favorit!
Ke sawah naik sepeda,
Hujan turun bawa payung.
Bukber bareng jangan lupa,
Kalau nggak ajak, hati jadi murung!
Matahari terbenam warna jingga,
Langit senja sungguh mempesona.
Bukber bareng tambah berkahnya,
Ramadan indah penuh makna!
Ke kebun ambil rambutan,
Dapat banyak langsung dibawa.
Perut lapar dari siangan,
Lihat jam kok jalannya lambat ya?
Burung nuri hinggap di jendela,
Di sampingnya ada burung dara.
Bukber bareng teman semua,
Makin akrab, makin ceria!
Jalan-jalan ke Malioboro,
Beli batik warnanya cerah.
Dompetku tipis tinggal separo,
Siapa traktir? Aku pasrah!
Ke pasar beli bawang merah,
Tak lupa beli ketan hitam sama tahu.
Perut lapar mata lelah,
Lihat makanan kok jadi halu.
Pergi ke ladang panen padi,
Sore hari lihat pelangi.
Bukber rame hati jadi hepi,
Kapan lagi kumpul begini?
Ke kebun petik mangga,
Dapat satu dimakan dua.
Maghrib masih lama juga,
Sabar dulu, pahalanya luar biasa!
Ke sekolah naik sepeda,
Sepedanya punya si Nana.
Kalau bukber mau bahagia,
Yang bayarin siapa ya?
Beli kue di pasar pagi,
Dapat bonus es dan takjil.
Bukber ini makin berarti,
Karena bareng teman gokil!
Naik perahu ke Pulau Tidung,
Lihat sunset di ujung sana.
Bukber boleh seru dan bersenandung,
Tapi ibadah jangan lupa ya!
Ke sawah menanam tebu,
Tak lupa menanam jagung.
Ramadan datang hati bersatu,
Bukber bareng bikin hati tenang!
Pergi ke pasar beli ikan,
Ikan dibakar pakai bara.
Perut lapar jangan dimakan,
Sabar dulu, bentar lagi buka!
Ke hutan mencari rusa,
Lihat burung terbang berdua.
Kolak pisang menggoda mata,
Tapi es buah tetap utama!
Ke toko beli baju baru,
Bajunya keren bikin senang.
Bukber ini tambah seru,
Kalau ada yang bayarin langsung tenang!
Ke pasar beli tahu,
Tak lupa beli bakwan juga.
Gorengan ini selalu ditunggu,
Makan satu malah jadi lupa!
Ke pantai melihat karang,
Ombak datang menyapa kita.
Bukber ini penuh sayang,
Makin akrab makin bahagia!
Ke pasar beli duku,
Dukunya manis dimakan pagi.
Jangan lupa sahur dulu,
Biar puasanya lancar lagi!
Pergi ke desa naik delman,
Delmannya lewat jembatan lama.
Hati-hati tidur kesorean,
Nanti bangun pas sahur saja!
Jalan-jalan ke Surabaya,
Mampir sebentar beli roti.
Ramadan datang membawa cahaya,
Bukber bareng penuh berkah hati!
Pergi ke toko beli sepatu,
Sepatu baru bikin senang.
Bukber ini makin seru,
Kalau ada yang bayarin tenang!
Pergi ke pasar beli mangga,
Mangga muda rasanya asam.
Gorengan panas masih ada,
Beli lima tinggal satu, ada yang makan diam-diam
Burung merpati terbang tinggi,
Hinggap sebentar di pohon kelapa.
Kalau bukber ajaklah kami,
Jangan lupa atau pura-pura lupa!
Ke taman lihat kupu-kupu,
Indah warnanya berwarna-warni.
Habis makan perut buncit dulu,
Baru sadar celana sempit lagi!
Ke warung beli ketan,
Ketan enak pakai kelapa.
Lihat meja penuh hidangan,
Bingung pilih yang mana!
Ke sungai menangkap ikan,
Dapat satu warnanya merah.
Bukber bukan sekadar makan,
Tapi silaturahmi yang penuh berkah!
Pergi ke pantai lihat nelayan,
Mereka pulang bawa hasil tangkapan.
Ramadan datang penuh keberkahan,
Bukber bersama eratkan persahabatan!
Ke kebun memetik salak,
Dapat banyak dimakan semua.
Bukber bareng bikin ngakak,
Ngobrol seru lupa waktu pula!
Ke warung beli kelapa,
Es kelapa segar rasanya.
Lihat kolak langsung tergoda,
Tapi gorengan tetap yang utama!
Ke toko beli jaket baru,
Jaketnya tebal enak dipakai.
Bukber rame makin seru,
Kalau ada yang traktir sekali lagi!
Ke taman lihat kelinci,
Kelincinya lompat ke sana sini.
Habis makan jadi begini,
Perut buncit nggak bisa lari!
Ke kebun memetik kelapa,
Kelapanya jatuh kena kepala.
Gorengan satu nggak cukup rasanya,
Eh makan banyak malah seret tenggorokan pula!
Ke kota naik delman,
Pulangnya beli durian satu.
Katanya diet setelah Ramadan,
Tapi habis bukber nambah lagi satu!
Ke kebun memetik rambutan,
Dimakan manis bikin senang.
Perut keroncongan sejak siangan,
Sabar dulu, azan sebentar lagi datang!
Jalan-jalan ke Kota Batu,
Beli oleh-oleh keripik nangka.
Kalau bukber tambah seru,
Yang bayarin jangan lupa ya!
Ke warung beli pisang raja,
Dimakan hangat enaknya luar biasa.
Tidur boleh, tapi jangan lupa,
Bangun sahur biar kuat puasanya!
Ke kebun metik rambutan,
Dapat banyak bawa pulang.
Sabar dulu wahai teman,
Bentar lagi adzan datang!
Jalan-jalan ke Kota Lama,
Lihat bangunan tinggi menjulang.
Bukber rame tawa bersama,
Kangen lagi kalau pulang!
Ke warung beli pepaya,
Sekalian beli pisang raja.
Lihat es buah langsung bahagia,
Tapi gorengan tetap juara!
Ke sawah naik sepeda,
Pulangnya mampir beli selasih.
Yang bayarin traktir aja,
Nanti pahalanya makin berkah dan bersih!
Ke ladang lihat sapi berlari,
Sapinya tidur di dekat kayu.
Habis makan susah berdiri,
Jalannya pelan kayak keong maju!
Ke toko beli sandal baru,
Sandalnya warna biru dong.
Gorengan masih banyak di situ,
Tapi kok hilang pas aku noleh dong?
Langit biru awannya putih,
Burung terbang beriringan.
Ramadan datang hati bersih,
Bukber makin penuh kehangatan!
Ke pasar beli buah naga,
Dapat bonus satu pepaya.
Perut keroncongan tiada tara,
Sabar dulu, pahala luar biasa!
Ke toko beli celana,
Celananya warna biru tua.
Bukber rame hilang gundah gulana,
Kalau ada yang traktir makin bahagia!
Naik delman ke kota tua,
Di perjalanan lihat buaya.
Bukber ini indah terasa,
Karena teman semua ada!
Ke pasar beli durian,
Durian matang aromanya kuat.
Makan banyak perut kekenyangan,
Baru jalan udah ngos-ngosan banget!
Ke pantai melihat karang,
Ombak besar datang menerjang.
Jangan lupa sahur sayang,
Biar puasamu makin tenang!
Ke sungai naik perahu ke hulu,
Anginnya sejuk terasa nyaman.
Ramadan penuh berkah selalu,
Bukber makin eratkan persaudaraan!
Jalan-jalan ke Surabaya,
Pulangnya mampir makan sama kawan.
Katanya diet mulai besok saja,
Tapi besok bilang ulang tahun teman!
Ke taman lihat burung dara,
Burungnya hinggap di atas dahan.
Bukber ini penuh tawa,
Ketemu teman jadi kenangan!
Ke dapur masak ketan,
Ditambah santan makin nikmat.
Lihat kolak langsung terkesan,
Tapi es buah bikin semangat!
Ke pasar beli manggis,
Manggis dibelah ada isinya.
Bukber ini tambah manis,
Kalau traktiran datang lagi ya!
Jalan-jalan ke kebun anggur segar,
Anggurnya manis enak rasanya.
Bukber rame tawa menggelegar,
Makan sambil cerita lama!
Ke desa naik sepeda,
Sepedanya warna merah menyala.
Gorengan satu tinggal tersisa,
Baru meraih eh sudah hilang saja!
Ke toko beli roti manis,
Sekalian beli es kelapa.
Katanya diet mulai habis,
Tapi besok buka makan dua porsi juga!
Pantun bukber termasuk permainan kata, sekaligus cara menyampaikan pesan dengan santai dan menyenangkan. Dengan pantun, suasana bukber bisa menjadi lebih ceria dan akrab. (Win)
Baca juga: 110 Ucapan Selamat Berbuka Puasa 2025 untuk Orang Terdekat
