Konten dari Pengguna

67 Pantun Jenaka Anak SD Berbagai Tema yang Lucu dan Menghibur

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pantun Jenaka Anak SD, Pexels/Ilargian Faus
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pantun Jenaka Anak SD, Pexels/Ilargian Faus

Pantun jenaka anak SD dapat digunakan sebagai alat pembelajaran yang efektif di kelas. Dengan membuat dan memahami pantun jenaka, anak-anak dapat belajar tentang tata bahasa, rima, dan humor secara bersamaan.

Hal ini akan membantu mereka meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Selain itu, pantun juga bisa digunakan untuk merangsang kemampuan kreatif anak-anak.

Dikutip dari buku Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia, Nur Indah Sholikhati, (2019:130), pantun jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar.

Pantun Jenaka Anak SD

Ilustrasi Pantun Jenaka Anak SD, Pexels/Oleksandr P

Terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung. Berikut adalah contoh pantun jenaka anak SD yang dapat dijadikan referensi.

  1. Burung perkutut

    Burung kutilang

    Kok kamu kentut

    Tidak bilang-bilang

  2. Kapal berlayar di Laut Jawa

    Nakhoda mengacungkan jempol

    Adik menangis lalu tertawa

    Melihat kakak masih mengompol

  3. Jalan-jalan naik delman

    Keliling kota hingga senja

    Kamu teman mengaku teman

    Bila ada maunya saja

  4. Anak kucing bermain tali

    Kera duduk membaca koran

    Bagaimana hati tak geli

    Kepala botak suka sisiran

  5. Good morning

    Selamat pagi

    Gigi kuning

    Tidak pernah gosok gigi

  6. Ikan gabus di rawa-rawa

    Ikan sepat nyangkut di jaring

    Perut sakit menahan tawa

    Melihat gigi lompat ke piring

  7. Asam kandis asam jawa

    Satu peti di dalam kereta

    Jikalau nenek sudah tua

    Hati atuk tetaplah cinta

  8. Pohon manggis di tepi rawa

    Tempat nenek tidur beradu

    Sedang menangis nenek tertawa

    Melihat kakek bermain gundu

  9. Kalau ketam datang ke rawa

    Lintah turun ke dalam kali

    Kalau monyet sedang tertawa

    Mukanya jelas lucu sekali

  10. Hari Minggu pergi ke pasar

    Di tengah jalan bertemu kancil

    Persahabatan bukan sebuah hal besar

    Tetapi tentang jutaan hal kecil

  11. Tiap pagi minum jamu

    Jamu pahit dibawa tamu

    Selalu ikuti kata hatimu

    Jangan lupa bawa otakmu

  12. Beli tomat bunder-bunder

    Masak pasta pakai zaitun

    Kadang aku merasa minder

    Teman-temanku jago bikin pantun

  13. Jari sakit karena luka

    Lukanya sangatlah besar

    Ini contoh pantun jenaka

    Untuk anak sekolah dasar

  14. Pasar baru tempatnya kain

    Awas dompet jangan hilang

    Desa tempatnya bermain

    Seperti bolang berpetualang

  15. Burung merpati burung dara

    Terbang tinggi jauh melanglang

    Hati ini amat gembira

    Sebentar lagi ibu pulang

  16. Kota Jombang bagi Fitri masa lalu

    Walaupun banyak kenangannya

    Kalau sebelum ujian itu belajar dulu

    Masa pas ujian malah belajarnya

  17. Pintu rusak hingga terbelah

    Bola satu jatuh ke kolam

    Terburu-buru pergi ke sekolah

    Lupa hanya pakai celana dalam

  18. Lihat hiburan kuda kepang

    Penarinya sedang bergoyang

    Ayo kita ke tanah lapang

    Jangan lupa bawa layang-layang

  19. Angin meniup pohon ilalang

    Berkicaulah burung kutilang

    Ayo teman kita berpetualang

    Ayo kita jadi si bolang

  20. Air mengalir dari talang

    Ayam jago memiliki taji

    Ibuku senang tiada kepalang

    Jika aku pandai mengaji

  21. Rumah sepi mama pergi arisan

    Hidupin TV nonton balapan

    Semangat belajar jangan bosan

    Yang rajin cerah masa depan

  22. Udara segar di waktu pagi

    Datang surya tak ada awan

    Anak baik suka berbagi

    Hati mulia sifatnya dermawan

  23. Baju dicuci harus dibilas

    Saat dijemur, diinjak unggas

    Jadi murid tak boleh malas

    Harus kerjakan semua tugas

  24. Tanam porang di tempat terbuka

    Tangan kotor harus dibilas

    Banyak orang yang tidak suka

    Pada anak yang sering malas

  25. Ke pasar beli balon udara

    Di tengah jalan balonnya meletus

    Betapa hati sangat gembira

    Nilai ujian dapat seratus

  26. Ke warung beli cemilan

    Belinya bersama pak Kamal

    Belajar jangan asal-asalan

    Nanti hasilnya kurang optimal

  27. Ayam jantan burung Jalak

    Jaguh Sinatan nama diberi

    Rezeki tidak saya tolak

    Musuh tidak saya cari

  28. Benih padi sedang ditebar

    Burung mematuk sedang dikejar

    Ayahku memang sangat penyabar

    Jadilah aku suka belajar

  29. Kalau ketam datang ke rawa

    Lintah turun ke dalam kali

    Kalau monyet sedang tertawa

    Mukanya jelas lucu sekali

  30. Sayur yang busuk harus dibuang

    Lalu ambil dua siung bawang

    Seandainya teman seperti uang

    Palsu aslinya cukup diterawang

  31. Kucing hitam sedang makan

    Anak kecil main tamiya

    Jika aku hanya ada di pojokan

    Mengapa aku bisa keliling dunia?

  32. Pergi mandi bersihkan daki

    Ke pasar untuk jualan

    Benda apa punya empat kaki

    Satu tubuh tapi tak berjalan?

  33. Makan duku sambil jaga gawang

    Pulang ke rumah makan manggis

    Dompetku mengandung bawang

    Tiap kali dibuka, aku nangis

  34. Jadi tukang dengan alat seadanya

    Memukul paku hanya pakai palu

    Ingat, uang bukanlah segalanya

    Cukup pastikan banyak uang selalu

  35. Pergi berenang ke laut dalam,

    Bunga kertas dihinggapi kupu.

    Jika tak baik makan tengah malam,

    Kenapa kulkas punya lampu?

  36. Rumah kantor disingkat rukan

    Di depannya anak main gasing

    Andai olahraga semudah makan

    Sekarang pasti aku sudah langsing

  37. Emak nyapu pakai lidi

    Sudah lapar makan apa pun jadi

    Tak ada kerja nganggur pun jadi

    Tak ada gigi ompong pun jadi

  38. Ke sekolah pakai tas baru

    Tas baru hadiah dari si Biru

    Tampan sekali Bapak guru

    Pakai kemeja di hari Rabu

  39. Kartun lucu pasti terkesan

    Banggakan diri lewat bualan

    Pantun ini mengandung pesan

    Semoga jadi penunjuk jalan

  40. Semai padi dalam tumpukan

    Katak melompat ke pelukan

    Tunaikan segenap kebaikan

    Apapun yang dapat dilakukan

  41. Mamat dikejar karena malas

    Mengejar bola sambil melaju

    Niatlah belajar dengan ikhlas

    Jadikan Allah tempat kau tuju

  42. Empat irisan saat menjamu

    Roti dicoba terasa mangga

    Saat insan mencari ilmu

    Semakin dekat jalan ke surga

  43. Minyak ditimbang pakai neraca

    Buah markisa dibuat jamu

    Banyak-banyak engkau membaca

    Karena membaca kuncinya ilmu

  44. Nyenyak tidur di rumah bangsal

    Daun kering kipas-kipasan

    Banyak orang yang menyesal

    Karena sering malas-malasan

  45. Kelapa peras diminum panda

    Diburu sembunyi ke dalam goa

    Siapa yang malas di masa muda

    Perlu bekerja keras di waktu tua

  46. Opa kawin membawa kuda

    Redup pelita lilin dibawa

    Siapa rajin di waktu muda

    Hidup bahagia ketika tua

  47. Anak hutan panjat gaharu

    Jatuh terguling di atas dipan

    Dengarkanlah nasehat guru

    Amalkan dalam kehidupan

  48. Galau hatiku melihat Rosi

    Kalah ketika menabrak tiang

    Kalau kita banyak prestasi

    Ayah ibu semakin sayang

  49. Karang permata hidup berjajar

    Pepaya jatuh di depan altar

    Sekarang kita mulai belajar

    Supaya jadi anak yang pintar

  50. Hutan dibabat tanpa penghuni

    Tempatnya jin di pohon sukun

    Sungguh hebat anakku ini

    Orangnya rajin dan juga tekun

  51. Minum sirup dari gelas

    Makan kue, kue talas

    Semua bersihkan ruang kelas

    Kecuali monyet yang malas

  52. Keluarga besar banyak anak

    Salah satu anak namanya Wawa

    Bersikaplah mirip kuntilanak

    Susah maupun senang selalu tertawa

  53. Alangkah santunnya putri beredar

    Beredar mari diiring bangsi

    Alangkah untungnya gagak di bandar

    Setiap hari meminum Pepsi

  54. Makan nasi sayurnya kangkung

    Ke pasar malam naik komidi putar

    Mandirilah mirip jelangkung

    Datang nggak dijemput, pulang nggak diantar

  55. Anak beruang di hutan gelam

    Panjang langkahnya berjalan laju

    Mengapa elang terbang malam?

    Karena badannya tidak berbaju

  56. Ambil sabut kelapa puan

    Bunyi merencing tambur dan gendang

    Adakah patut lakumu tuan

    Memasang pancing di tengah padang?

  57. Anak Jawa pulang ke Jawa

    Sampai di Jawa berjual ragi

    Tuan ketawa, saya ketawa

    Sama-sama tak ada gigi

  58. Ke Bandung membeli kaca

    Tidak lupa mencoba ketan

    Lihat saja tampang yang baca

    Sudah seperti kolornya setan

  59. Kue klepon bertabur kelapa

    Sungguh unik bentuknya bulat

    Saya geli melihat papa

    Tertawa lebar kemasukan lalat

  60. Hujan panas di tengah hari

    Turun menitik di atas kursi

    Buaya ganas melarikan diri

    Melihat itik berbaju besi

  61. Pak Tegus pergi ke Bali

    Melihat bule sedang menari

    Aduh pantas kau bau sekali

    Kau belum mandi enam hari

  62. Duduk santai membaca koran

    Membacanya sambil makan petisan

    Seenak-enaknya makan di restoran

    Lebih enak makan gratisan

  63. Kalau ada sumur di ladang

    Bolehlah kita menggosok gigi

    Kalau Anda di warung Padang

    Bolehkah kita ditraktir lagi

  64. Satu titik dua koma

    Anak monyet pakai gincu

    Lihat anak kelas lima

    Suka ngebanyol dan melucu

  65. Kera bermain lempar gelas

    Kancil membuat tali anyaman

    Ayo teman kita bersihkan kelas

    Agar belajar makin nyaman.

  66. Kertas putih untuk ditulis

    Benang putih dibuat katun

    Jika orang suka menulis

    Sampai tua tak akan pikun

  67. Kucing anggora baru lahir

    Tapi sayang dimakan buaya

    Ini pantun yang terakhir

    Tepuk tangan buat saya

Baca Juga: 60 Contoh Pantun Perpisahan yang Berkesan

Itulah contoh pantun jenaka anak SD. Kirimlah pantun-pantun di atas ke teman-teman untuk berbagi canda tawa. (glg)