7 Contoh Pantun Gombalan Maut untuk Pujaan Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun merupakan salah satu jenis dari karya sastra yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Pantun juga bisa digunakan untuk menyampaikan suatu informasi atau perasaan dengan cara yang berbeda. Mengapa berbeda? karena jika kita menyampaikan informasi atau perasaan kita menggunakan pantun, tak jarang diawali dengan kata-kata yang kadang tidak ada hubungannya dengan informasi yang disampaikan. Berikut ini 7 contoh pantun gombalan maut untuk pujaan hati.
7 Contoh Pantun Gombalan Maut
Bagi yang belum tau apa yang dimaksud dengan pantun, berikut ini penjelasan yang dikutip dari buku Cakap Peribahasa, Puisi Baru dan Pantun, Puput Alviani, 2017: 129) pengertian pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa nusantara. Pantun banyak digunakan dalam permainan kanak-kanak, dalam percintaan, upacara peminangan dan pernikahan, nyanyian, dan upacara adat. Pantun kebanyakan berkembang di masyarakat Melayu.
Untuk contoh dari pantun, berikut adalah 7 pantun gombalan maut untuk pujaan hati.
Di bawah bakau ada itik
Bunga merekah di atas pulau
Wahai engkau gadis cantik
Maukah jadi pacarku?
Buah salak baru dipetik
Buah durian baru dibuka
Ada banyak wanita cantik
Cuma kamu yang aku cinta.
Jalan-jalan ke Papua
Tidak lupa makan sagu
Makin lama makin bahagia
Lihat kamu berkerudung ungu.
Ada gula ada kopi
Disimpan di atas lemari
Rindu ini menari-nari
Menanti sang pujaan hati.
Pagi-pagi gunting kuku
di teras sambil minum jamu
Sudikah kamu mencintaiku
Seperti aku mencintaimu.
Jalan-jalan ke Kota Batu
Tidak lupa membeli jambu
Aku nggak bisa tidur
Gara-gara ingat kamu.
Nona Cantik Jualan Mengkudu
Mengkudu dimakan rasanya syahdu
Meski jarang ketemu
Cintaku hanyalah untukmu.
Itulah contoh pantun gombalan maut yang bisa kalian jadikan salah satu senjata untuk mendekati orang yang dicintai. Kadang dalam satu hubungan juga harus dihiasi dengan nuansa humor tidak selalu romantis atau mendayu-dayu. (WWN)
