7 Contoh Puisi Percintaan Sedih dan Mengharukan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Konten dari Pengguna
25 November 2022 15:42
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Unsplash/Anthony Tran
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Unsplash/Anthony Tran
ADVERTISEMENT
Sedang ingin mengekspresikan rasa kesedihan dengan puisi? Kamu berada di artikel yang tepat karena kali ini kami akan membagikan deretan contoh puisi percintaan sedih dan mengharukan.
ADVERTISEMENT
Banyak yang bilang jika jatuh cinta dan hubungan asmara memang memiliki berjuta rasa, tidak terkecuali sedih. Yup, benar dalam hubungan percintaan pasti ada sedikit banyaknya kesalahpahaman di antara sepasang kekasih yang membuat keduanya galau dan sedih.
Sebagai contoh tidak sedikit orang-orang menunjukkan rasa kesedihan dalam hubungan percintaan kepada kekasih melalui kata-kata yang puitis. Tidak hanya itu, terkadang puisi percintaan sedih juga ditunjukan untuk mantan yang pergi meninggalkan kenangan.

Puisi Percintaan Sedih dan Mengharukan

Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Unsplash/Anthony Tran
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi. Sumber: Unsplash/Anthony Tran
Dikutip dari buku Puisi Cinta Muhtaramiya karya MKMZH (2022),Antologi Puisi 'Cinta Kuntul' karya Ai Rini Maruli (2020), Do’a dan Asa karya Esti Prasetyanti (2019), dan Penyair Sosmed karya Ibnu Kasir (2018), ini dia contoh puisi percintaan sedih dan mengharukan.
ADVERTISEMENT

1.

Bila ku lelah pelihara rindu
Datanglah padaku
Peluklah aku
Biarkan kusandarkan kepala
Di dada bidangmu
Dekaplah erat
Agar damai penuhi hatiku
Kan kupejam mata sejenak bersamamu
Setelah itu
Bolehlah kau lepas lagi
Ku kan lanjutkan lagi
Sisa-sisa perjalanan yang sempat terhenti
Agar ku bisa merindu lagi
Agar ku mampu mencinta lagi
Sampai pada masanya.

2.

Wahai kekasih di balik tabir
Benarkah kata awan berarak
Engkau sedang memikirkanku
Tak pernah tidur karena cinta
Seperti diriku di sini
Yang berjuang
Menghela serpihan derita
Yang sepertinya tak mungkin kan berakhir.

3.

Saat hening kian merasuk
Ada raga yang terluka
Teriris perasaan sepi
Terkapar karena luka mendalam
Siapa merasa dalam rapuh
Saat raga terkapar tak mampu
ADVERTISEMENT
Saat hati merasa tersimpuh
Di sanalah terucap janji yang luruh.
Saat hati kian tersadar
Semua hal telah membuyar
Menyempit di lorong haru
Menghilang di taman sendu
Disaksikan berjuta bintang
Ditemani rembulan
Dirasuki kesepian
Hanya satu hal, nikmatilah keadaan.

4.

Kutuliskan puisi
Rangkai kata sederhana
Kenang masa indah saat kita bersama
Ulas hal indah dalam kebersamaan bahagia....
Pengorbanan tuk cinta
Kau di sana, ku rindu di sini
Cinta ini terasa sendiri
Tangis hati tak terbendung
Rasa rindu gejolak hati
Cinta setia tuk mu
Rindu terjaga bersama cinta takkan layu....
Rintih hati atas rindu
Kutoreh puisi cinta yang sedih
Hati slalu tunggu cinta dengan sabar
Hati ingin peluk rasa rindu agar tersadar.
ADVERTISEMENT

5.

Bulan-bulan sinaran
Baris-baris penyair berkeliaran
Malam-malam meluka
Baris-baris cinta menyapa
Awan-awan kelam
Baris-baris bulan bersemayam
Cinta-cinta merintis
Baris-baris hati menangis
Rupa-rupa
Cinta-cinta
Gelombang jiwa.

6.

Menangis pedih di hati
Mendidihkan hati yang telah mati
Saat dia pergi
Dari bayangan dan mimpi
Sangat cepat ternyata
Hilang lenyap tanpa kata
Bercucuran air mata
Yang jatuh di hati yang terluka
Tak sanggup mengubah ketetapan hati yang membaja dan membeku rindu
Walau malam-malam terus berlalu
Sangat rindu
Hingga semua semu
Kulihat segala abu-abu
Kini ku terus membekam peluh rindu yang selalu meresap di hatiku.

7.

Menatap sepi di hati yang mati
Sangat kering, bahkan berapi
Kehilangan peri yang selalu memberi ketenangan hari
Juru selamat pergi
ADVERTISEMENT
Meninggal sampai mimpi
Di malam-malam sunyi
Akan kupindah kemana kini
Hati yang telah mengering
Hilang berantai mimpi Tanpa ujung.
Begitulah contoh puisi percintaan sedih dan mengharukan yang bisa kamu bagikan di media sosial, semoga bermanfaat. (andi)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020