Konten dari Pengguna

7 Pantun Remaja yang Bikin Kamu Nostalgia Masa Muda

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masih ingat masa-masa sekolah, saat Bapak Ibu guru mengajari untuk membuat pantun? Apakah kalian pernah merasa kesulitan dalam membuatnya? Atau justru sangatlah mahir dalam membuat pantun? Pantun bisa dibuat dengan mudah, cepat, dan memiliki berbagai macam topik. Ada topik mengenai persahabatan, percintaan, pekerjaan, agama, dan lain-lain. Banyak sekali petuah yang dapat diambil dari sebuah pantun singkat. Walau mungkin sekarang beranjak dewasanya kita sudah tidak lagi disuruh oleh guru untuk membuat pantun, bolehlah kita melihat kembali beberapa pantun remaja yang akan membuat kita nostalgia masa muda.

Pantun Remaja, Foto: Unsplash/Hannah Olinger.
zoom-in-whitePerbesar
Pantun Remaja, Foto: Unsplash/Hannah Olinger.

Pantun berisi Nasehat dan Petuah

Mengambil dari buku Senja: Kumpulan Pantun, I Komang Arsana, (2019:1-6), berikut adalah kumpulan pantun remaja 4 baris dengan berbagai nasehat yang akan membuat kita nostalgia atas masa muda di masa masih bersekolah dulu:

1. Duduk berdua tetaplah santun

Sambal melamun makan srikaya

Kita bersua belajar pantun

Pantun itu warisan budaya

2. Sepasang kuda di tepi senja

Duduk berdua berbagi adil

Selagi muda kita bekerja

Setelah tua nikmati hasil

3. Senja hari masak ikan pati

Terlihat asyik bercengkrama

Kerja harus sepenuh hati

Karena itu perintah agama

4. Tukang ukir membawa gunting

Tukang pahat menghadap paduka

Punya sahabat sangatlah penting

Teman curhat suka dan duka

5. Tangan tengadah tangan terpasung

Tubuh tersungkur ditikam preman

Ketika gundah, pikiran bingung

Terasa bersyukur punya teman

6. Anak pintar pastinya hebat

Sarapan minumnya teh celup

Tak ternilai artinya sahabat

Ibarat lentera dalam redup

7. Lambaikan tangan berpegang sabit

Lipatlah kasa di atas paha

Gantungkan cita setinggi langit

Gapailah asa dengan usaha

Apakah sudah cukup nostalgia masa muda kamu dengan pantun di atas? Kalau menurut kamu masih belum juga, mungkin kamu boleh mencoba membuat pantun kamu sendiri di rumah. Ada banyak sekali topik dalam pantun yang bisa kamu bahas. Selain membantu mengasah otak, kamu juga bisa melatih kemampuan menulis kamu lho! Jangan lupa untuk membacakannya di hadapan orang lain, supaya mereka bisa ikutan tersenyum dan tertawa saat mendengar pantunmu. (Ester)