Konten dari Pengguna

7 Puisi Tema Alam sebagai Bentuk Ucapan Syukur

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Tema Alam. Foto: Unsplash/Toni Lluch.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Tema Alam. Foto: Unsplash/Toni Lluch.

Banyak orang menulis puisi tema alam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan rasa cinta terhadap bumi. Alam menyimpan banyak keindahan yang dapat dinikmati oleh siapa pun.

Puisi adalah salah satu jenis karya sastra yang ditulis dengan berbagai tema. Misalnya puisi tentang alam, orang tua, percintaan, pendidikan, cita-cita, dan persahabatan.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Positif Vibes Bahasa Inggris dan Terjemahannya

7 Puisi Tema Alam

Ilustrasi Puisi Tema Alam. Foto: Unsplash/Luca Bravo.

Berikut ini Inspirasi Kata akan memberikan beberapa contoh puisi tema alam yang dikutip dari poemhunter.com, hellopoetry.com, bartleby.com, dan sparknotes.com.

1. Keindahan Alam

Betapa indahnya negeri ini

Laut yang berombak-ombak

Lereng yang bertingkat-tingkat

Angin berembus sepoi-sepoi

Berdiri aku di tepi pantai

Di bawah langit yang membentang

Merasakan negeri keindahan

Indonesia yang kusayang

Indonesia Negeri Khatulistiwa

Beribu nikmat di dalamnya

Pemberian dari Tuhan Yang Esa

Agar bersyukur kita kepada-Nya

2. Pesona Alam

Terperosok pada hamparan hijau

Menggantung pada nuansa manja ilalang

Tunggu! Akan kuhirup perlahan aroma rumput ini

Sebab, kutahu inilah ciptaan Tuhan yang harus kita nikmati

Jauh di ufuk kehijauan

Dengan dasar cokelat yang menyatu pada komponen penting

Berbasis kesuburan, yang terikat pada keindahan tanaman liar

Sebut saja bunga

Bunga menjadikan sepasang aksa siap meraih

Sentuhan halus jemari mungil

Siap mengabadikan momen kemekarannya

Bidikan-bidikan kecil siap menjadikan momen indah untuk dikenang

Sebagai ciptaan Tuhan yang terindah

3. Bumi Alam

Belum tampak mendung merenung bumi

Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut

Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu

Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja

Kala waktu enggan berkawan pada hari

Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri

Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini

Hitam memang menang menyerang terang

Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari

Bersama untaian senandung salam alam pagi

4. Alam Sahabatku

Alamku adalah sahabatku

Tempat aku berdiam dan tinggal

Dia telah banyak memberikan

Apa yang kubutuhkan

Dengan hujannya dia mencurahkan

Segenap air yang kami butuhkan

Dengan pepohonan yang dia tumbuhkan

Kami menghirup kesegaran

Dengan lautan yang dihamparkan

Kami berlayar mencari ikan

Dengan gunung-gunung menjulang

Kami buat persawahan

Dengan alam Tuhan memberikan

Segalanya yang manusia butuhkan

Agar mereka bersyukur

Jangan sampai manusia kufur

Kepada-Nya kita bersujud

Merendahkan diri ini

Menjadi hamba yang mengerti

Keagungan Ilahi Rabbi

5. Lautan Bumi

Terbentang luas alam negeriku

Puisi ini kuberikan cinta untukmu

Semilir angin di pesisir laut

Menyadarkan arti sebuah keanekaragaman

Rimpuh ... kisahmu kini

Nestapa yang kian membuncah

Sadar bahwa usiamu kini sudah menua

Tapi hasrat ... kau selalu digenggam

Pohon, danau, laut mulai mengobarkan industri alam yang baru

Mengisi cinta pada perolehan yang kelak tidak menjadi kekal

Nabastala berkata

Bahwa bumi ini akan menjadi bumi yang kekal dan abadi

Dengan pancaran indah pesona Sang Ilahi

6. Sawah

Sawah di bawah emas padu

Padi melambai, melali terlukai

Naik suara salung serunai

Sejuk didengar, mendamaikan kalbu

Sungai bersinar, menyilaukan mata

Menyemburkan buih warna pelangi

Anak mandi bersuka hati

Berkejar-kejaran berseru gempita

Langit lazuardi bersih sungguh

Burung elang melayang-layang

Sebatang kara dalam udara

Desik berdesik daun buluh

Dibuai angin dengan sayang

Ayam berkokok sayup udara

7. Alam Tepi Pantai

Gelombang air menari-nari di tepian pantai

Menyapa pasir yang dimainkan bocah-bocah pantai

Gerombolan camar beterbangan di atas ombak

Berharap ikan segar tersambar di paruh-paruh mereka

Gelombang ombak tepian pantai mengusap kedua mata kaki

Terasa dingin merasa hingga ke relung dada

Ikan-ikan kecil genit menggigit telapak kaki

Menambah perasaan suka berada di alam indah ini

Kupandangi jauh di ufuk benang kemerahan

Terasa indah dipandang mata

Kurasa sinar mentari indah inilah

Yang menyatukan langit biru

Dan laut dengan hamparan luasnya

Ya Tuhan

Perkenankan kami untuk menikmati indah alam-Mu

Beberapa kali lagi

Sebelum raga berada di ujung lubang tanah

Perkenankan kami menjaga alam indah-Mu ini

Agar lestari hingga ke akhir masa

Nah, itulah beberapa contoh puisi tema alam sebagai bentuk rasa syukur atas keindahan alam. Semoga bermanfaat!