Konten dari Pengguna

9 Pantun Adat Melayu yang Berisi Nasihat

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun Adat Melayu yang Berisi Nasihat , https://unsplash.com/@fzeo
zoom-in-whitePerbesar
Pantun Adat Melayu yang Berisi Nasihat , https://unsplash.com/@fzeo

Pantun adat Melayu sering digunakan dalam setiap acara-acara tradisi suku Melayu. Sebab, masyarakatnya memang dikenal suka berpantun sehingga pantun melayu menjadi sangat terkenal di Indonesia.

Pantun Adat Melayu yang Berisi Nasihat tentang Kehidupan

Sejak zaman dahulu, pemuka-pemuka adat Melayu menggunakan pantun menjadi pembuka dan penutup acara penting. Selain itu, pantun bagi orang Melayu dijadikan alat komunikasi sehari-hari yang mengandung banyak nilai-nilai kehidupan di dalamnya. Para tetua pun menasihati anak cucunya menggunakan pantun agar terdengar lebih halus namun sarat makna.

Inilah beberapa pantun adat Melayu yang penuh dengan nasihat hidup yang baik berdasarkan buku Nilai Budi Pekerti dalam Pantun Melayu, S. Budhisantoso, dkk, (1993) :

1. Tegak tegak cocokkan pancang

Pasang bendera bunyikan tabuh

Agak agak mengatai orang

Biar cidera tidak tumbuh

2. Bendahara mudik berkakap

Balai selasa kembang pelangai

Saudara jangan berbesar cakap

Jaga-jaga pegang perangai

3. Balai selasa kambang pelangai

Ke seberang jalan indera pura

Jaga-jaga pegang perangai

Seberang laku jangan sahaja

4. Kayu pantai di kota Alam

Pantainya sendi bersendi

Jika engkau pandai di alam

Patah tumbuh hilang berganti

5. Encik sholeh menikam pari

Bilakan tumbuh padi di kota

Akhir menyesal di kemudian hari

Takkan sungguh bagai dikata

6. Rama- rama si kumbang janti

Chatib indah pulang berkuda

Patah tumbuh hilang berganti

Budi baik dikenang juga

7. Yang merah hanya basa

Yang kurik hanya kundi

Yang indah hanya bahasa

Yang baik hanya budi

8. Zanjabela nama putri

Putera sultan askun ahmad

Barang siapa taukan diri

Kemana pergi dapat selamat

9. Buah ganja makan dikikir

Dibawa orang dari hulu

Barang kerja hendaklah pikir

Supaya jangan mendapat malu

Sampai saat ini, pantun adat Melayu masih eksis di acara tradisional seperti acara lamaran, pernikahan, syukuran dan upacara resmi suku Melayu. Bahkan, acara berbalas pantun pun kini terus dipopulerkan lagi oleh para pemerhati budaya. Sebagai salah satu budaya asli Indonesia, kita pun juga berkewajiban melestarikannya juga, bukan?(Dyan)