Pantun Jenaka 4 Baris Anak Sekolah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isi pantun jenaka 4 baris anak sekolah sering kali membuat kita tertawa. Tentu saja membaca pantun tersebut bisa menjadi bahan hiburan saat sudah selesai belajar atau menghabiskan waktu liburan panjang.
Jika kamu tertarik membaca pantun, yuk kita simak bersama beberapa contoh pantun yang lucu di bawah ini. Namun sebelumnya simak dulu pengertian pantun jenaka ya!
Pengertian Pantun Jenaka
Berdasarkan isinya pantun dibagi beberapa macam. Diantaranya pantun nasihat, pantun jenaka, pantun cinta, pantun teka-teki, pantun kiasan, pantun agama dan pantun peribahasa.
Nah khusus kali ini kita akan membahas pengertian pantun jenaka saja. Penasaran kan secara istilah apa pengertian dari pantun jenaka itu dan apakah tujuan pembuatannya? Simak di bawah ini untuk lebih jelasnya ya!
Mengutip buku Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia, Nur Indah Sholikhati, (2019:130), pantun jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengarnya.
Bahkan kadang dipakai sebagai media untuk menyindir dalam suasana penuh keakraban, sehinggaa tak menimbulkan rasa tersinggung. Dengan adanya pantun jenaka ini nantinya diharapkan suasana akan semakin riang.
6 Pantun Jenaka 4 Baris Anak Sekolah
Inilah kumpulan pantun jenaka yang cocok untuk dibaca anak sekolah TK, SD, ataupun SMP.
Hati-hati dengan bambu rucing, di dalamnya ada lipan. Bergerak-gerak kumis kucing, melihat tikus bawa senapan.
Ada petir datang kilat, menyambar benteng dari baja. Semenjak tikus pandai bersilat, kucing hanya melamun saja.
Putri raja hendak kawin, dengan pangeran dari Selatan. Lucunya melihat penguin, kalau berjalan endut-endutan.
Di kasih hati minta ampela, Gunung Sumbing tempat pengelana. Si kera garuk-garuk kepala, melihat kambing pakai celana.
Hari minggu pergi memancing, umpannya dari cacing. Waktu tikus dikejar kucing, ia lari terkencing-kencing.
Pasti lucu liat yang ompong Kalau bicara seperti ngigau Karena monyet suka sombong Pantatnya diseruduk oleh kerbau
Pantun-pantun di atas adalah buaah karya dari Bree Bandon, yang ditulis pada tanggal 25 Mei 2018.
Nah bagaiman lucu bukan contoh pantun jenaka di atas tadi. Kamu juga bisa mencoba membuatnya sendiri sekarang. Selamat berpantun!
