Konten dari Pengguna

Puisi Hari Televisi Sedunia 21 November 2023

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Hari Televisi Sedunnia. Foto: Unsplash/Diego González.
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Hari Televisi Sedunnia. Foto: Unsplash/Diego González.

Menciptakan satu puisi hari televisi sedunia dapat menjadi salah satu cara untuk turut merayakan Hari Televisi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November. Puisi hari televisi sedunia juga bisa dibagikan di berbagai media sosial.

Mengutip dari Jurnal ProTVF, Abdullah Aceng, dkk. (2018), sejak ditemukannya media ini di sekitar 1900-an, televisi popularitasnya langsung melejit, bahkan TV mematikan radio sebagai media komunikasi massa karena sifat TV yang audio visual.

Fungsi televisi pun kian berkembang, yang awalnya hanya menjadi hiburan, kini berkembang sebagai sarana informasi dan edukasi, sehingga dapat meningkatkan kehidupan manusia.

Puisi Hari Televisi Sedunia

Puisi Hari Televisi Sedunia. Foto: Unsplash/Nabil Saleh.

Seperti yang telah diketahui, konsumsi video terbesar masih dilakukan oleh televisi. Di seluruh dunia, jumlah rumah tangga yang memiliki pesawat televisi terus meningkat, meskipun ukuran layar dan platform tempat orang membuat, memposting, mengalirkan, dan mengonsumsi konten telah berubah.

Cara merayakan atau memperingati hari televisi sedunia bermacam-macam. Salah satunya dengan membagikan karya puisi hari televisi sedunia di media sosial.

Adapun contoh puisi yang bisa dikutip atau sekadar dijadikan contoh untuk memperingati hari TV sedunia adalah sebagai berikut:

Aku adalah sosok yang menyimpan cerita,

Yang terekam dalam benak para penonton setia.

Di layar kaca ku tampil, menyuguhkan hiburan, menyejukkan hati yang terluka dan terpenjara.

Aku menghadirkan berbagai tontonan, mulai dari berita hingga drama,

Yang bisa membuatmu tertawa atau bisa juga terharu meratap sendiri.

Ku hadir dalam setiap ruangan, menemani hari-harimu yang bahagia atau menyedihkan,

Seakan menggantikan sosok yang kau rindukan.

Namun, aku juga membawa pesan yang kadang berat,

Mengingatkan kalian akan peristiwa yang terjadi di masa kini.

Sungguh, yang kuharapkan di sini, kalian bisa membuka mata dan telinga,

Untuk memahami segala yang ada di sekitar kita.

Aku adalah televisi, teman setia di setiap waktu, dan menghadirkan beragam ragam cerita untuk diikuti.

Namun ku harapkan, jangan lupa kembali pada realitas,

Karena hidup ini adalah tentang perjuangan yang nyata.

Baca juga: 15 Kata-Kata tentang Televisi, Bijak dan Penuh Makna

Demikian adalah contoh dari puisi hari televisi sedunia yang singkat dan penuh makna. Puisi tersebut mengingatkan kita untuk ingat dan kembali kepada realita, sehingga tidak selalu berpaku pada media televisi. (Nisa)