Teks Takbiran Idul Fitri Arab, Latin, dan Artinya untuk Malam Lebaran

Inspirasi Kata
Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 21:31 WIB
·
waktu baca 7 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Teks Takbiran Idul Fitri Arab. Unsplash/Mayank Baranwal,
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teks Takbiran Idul Fitri Arab. Unsplash/Mayank Baranwal,
ADVERTISEMENT
Takbiran adalah tanda bahwa bulan suci Ramadan telah berakhir, dan datangnya hari raya Idulfitri. Sebagai ibadah sunah, teks takbiran Idul Fitri Arab, teks latin, dan artinya dapat dipelajari dan dibaca untuk menghidupkan malam hari raya Idulfitri.
ADVERTISEMENT
Pada momen malam Lebaran, Nabi saw menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak membaca takbir karena memiliki beberapa keutamaan, salah satunya adalah dapat melebur dosa. Membaca takbir Idulfitri dimulai sejak masuk malam 1 Syawal.
Mengutip dari laman nu.or.id, bacaan takbir Idulfitri dibagi menjadi dua, yaitu takbir muqayyad dan takbir mursal. Takbir muqayyad adalah takbir yang dianjurkan dibaca setiap setelah salat. Sementara takbir mursal adalah takbir yang dibaca kapan saja dan di mana saja.

Teks Takbiran Idul Fitri Arab

Ilustrasi Teks Takbiran Idul Fitri Arab. Unsplash/Sid Balacham.
Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan atau hari raya Idulfitri 1445 H. Dalam momen istimewa ini, dianjurkan untuk memperbanyak membaca teks takbiran Idul Fitri Arab. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt:
ADVERTISEMENT
وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ
Walitukۡmiluu ٱlۡeiddat walitukabbiruu ٱlllah ealaa ma hadaakumۡ walaeallakumۡ tashۡkurun
Artinya, “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).
Mengutip dari laman jabar.nu.or.id, berikut adalah teks takbiran Idulfitri Arab, latin dan artinya untuk malam lebaran.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Artinya: "Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar."
Takbir di atas takbir dilafalkan sebanyak 3 kali, selain itu juga bisa ditambahkan dengan zikir sebagai berikut:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
ADVERTISEMENT
Latin: Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud dana wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar.
Artinya: “Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”
Selain itu, bacaan takbir yang sering dibaca masyarakat adalah sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin: "Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu."
Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”
Pada momen ini, umat Islam berdoa bersama dan mengingat Allah Swt. dengan penuh kekhusyukan. Selain itu, takbiran juga menjadi momen untuk bertemu, bersilaturahmi dan saling memaafkan atas segala kesalahan sesama muslim.
Takbiran juga menjadi momen untuk bersukaria dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah. Umat Islam merayakan kemenangan spiritual dengan penuh rasa syukur serta bersiap untuk memulai kehidupan baru setelah melewati bulan suci Ramadan.
ADVERTISEMENT

Keutamaan Membaca Takbiran

Ilustrasi Teks Takbiran Idul Fitri Arab. Unsplash/Mufid Majnun.
Setelah mengetahui bacaan teks takbiran Idulfitri, berikut adalah keutamaan yang akan didapatkan umat Islam saat membaca takbir pada malam Idulfitri:

1. Mendapatkan Pahala

Kalimat takbir sangat baik bila diucapkan sesering mungkin. Bahkan, ketika kita dalam keadaan tidak sengaja saat mengucapkan takbir sekalipun tetap memiliki dapat memiliki kekuatan untuk menolong kita supaya terhindar dari godaan setan.
Hal ini karena kandungan dalam kalimat takbir terdapat sebuah pertolongan dan keselamatan dari Allah Swt. untuk orang-orang beriman. Kita dianjurkan untuk senantiasa mengagungkan Allah Swt. dengan takbir sebagaimana dalam firman Allah Swt.:
وَقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَّلَمْ يَكُنْ لَّهٗ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيْرًاࣖ ۝١
١١wa qulil-ḫamdu lillâhilladzî lam yattakhidz waladaw wa lam yakul lahû syarîkun fil-mulki wa lam yakul lahû waliyyum minadz-dzulli wa kabbir-hu takbîrâ
ADVERTISEMENT
“Segala puji bagi Allah Swt. yang tidak mempunyai anak dan tidak pula diperanakkan, dan tak memiliki sekutu dalam kerajaannnya. Dia tidak bersifat hina seperti manusia yang memerlukan pertolongan, maka agungkanlah dia dengan pengagungan yang seluas luasnya dan sebesar besarnya.” (QS. Al-isra: 111)

2. Mendapatkan Pertolongan

Ketika kita menyerukan dan mengagungkan nama Allah Swt. ketika takbiran, tentunya sangat baik untuk mendatangkan berkah, karena saat berlomba-lomba mengagungkan nama-Nya, sama saja memperkuat rasa syukur kita terhadap Allah Swt.
Sebagaimana hal ini dengan firman Allah Swt. yang menyatakan bahwa :
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ۝١٨٥
ADVERTISEMENT
Syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur'ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân, fa man syahida mingkumusy-syahra falyashum-h, wa mang kâna marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, yurîdullâhu bikumul-yusra wa lâ yurîdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn
Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."
ADVERTISEMENT

3. Menghilangkan Dosa

Takbir mursal adalah pembacaan takbir yang tidak terikat waktu, karena dianjurkan sepanjang malam, contohnya saat takbir di malam Idulfitri dan Idul Adha. Hal ini sebagaimana anjuran Rasulullah saw dalam hadisnya yang berbunyi:
زينوا اعيادكم بالتكبير
Zinuu aeyadakum bialtakbir
Artinya: "Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir."
Anjuran memperbanyak takbir ini sepadan dengan imbalan yang dijanjikan karena sabda Rasulullah:
اكثروا من التكبير ليلة العيدين فانهم يهدم الذنوب هدما
Akthuruu min altakbir laylat aleidayn fanahum yahdim aldhunub hudman
Artinya: "Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa."

4. Mendekatkan diri kepada Allah Swt

Malam takbiran merupakan momen yang penting untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Pada saat ini, umat muslim dapat memohon ampunan, memohon ridha, dan menyampaikan harapan serta doa-doa baik kepada Allah Swt.
ADVERTISEMENT
Momen malam takbiran adalah waktu yang diberkahi saat kita membaca takbir, di mana pintu-pintu rahmat dan ampunan terbuka lebar bagi kita dengan melakukan ibadah yang tulus dan ikhlas supaya dapat mendatangkan keberkahan dan kemuliaan.
Dalam menjalani malam takbiran, bagi umat Islam sangat penting untuk menjaga kekhusyukan dan ketenangan hati, serta membaca takbir dengan sungguh-sungguh.

5. Mendapat Ketenangan

Malam takbiran menjadi momen yang istimewa karena menandai kedatangan Hari Raya Idulfitri. Takbiran menjadi salah satu ritual yang dilakukan oleh umat muslim untuk mengagungkan Allah Swt. dan meyakini tidak ada yang lebih sempurna dan agung dari-Nya.
Dengan menyerukan takbir, maka kita telah mengakui bahwa kedudukan Allah Swt. sangat mulia dan tidak ada yang lebih baik dari siapa pun. Bacaan takbir yang dilafalkan sebagai bagian dari zikir sehari-hari tersebut dapat menenangkan hati dan jiwa.
ADVERTISEMENT
Umumnya, umat muslim akan melakukan takbiran secara bersama-sama di masjid atau takbir keliling untuk menyambut datangnya hari raya Idulfitri.
Demikian bacaan teks takbiran Idul Fitri Arab, latin dan artinya untuk malam Lebaran beserta keutamaannya ketika kita membacanya. (APR)