Konten dari Pengguna

6 Etika Meminjam Uang yang Harus Kamu Ketahui

Inspirasi Shopee

Inspirasi Shopeeverified-green

Temukan inspirasimu di Inspirasi Shopee

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Shopee tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi uang. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi uang. Foto: Shutterstock

Pernahkah kamu berada dalam situasi di mana sangat membutuhkan uang tapi tidak memiliki tabungan lebih? Jika seperti itu, yang sudah-sudah, akhirnya solusinya adalah terpaksa meminjam uang kepada kerabat maupun teman.

Praktik pinjam-meminjam uang memang dibolehkan, baik dalam aturan agama maupun hukum negara. Bisa ditemukan juga tujuan mulia di balik praktik tersebut, yakni untuk menolong sesama.

Akan tetapi, jelas ada etika yang harus dipahami. Tentunya agar jangan sampai praktik pinjam-meminjam uang ini merusak persaudaraan dan persahabatan.

Sobat Shopee, yuk simak etika yang sudah kami rangkum berikut ini.

1. Pinjam Hanya untuk Kebutuhan Mendesak

Ilustrasi dirawat di rumah sakit. Foto: iStock

Pastikan, kita hanya meminjam uang untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak dan darurat saja. Misalnya, ada anggota keluarga yang sakit dan harus dirawat inap, modal usaha setelah kena PHK, smartphone rusak padahal diperlukan untuk pekerjaan, dan sebagainya.

Jangan pernah meminjam hanya untuk membeli barang branded demi kepuasan pribadi semata. Jadikan pilihan meminjam uang sebagai alternatif terakhir, bukan cara kamu membayar sesuatu yang kamu inginkan.

2. Pinjam dengan Besaran yang Sekiranya Mampu Dikembalikan

com-Ilustrasi utang Foto: Shutterstock

Cobalah meminjam uang dengan menghitung penghasilan kamu setiap bulannya. Pastikan, besaran pinjamanmu tidak lebih besar dari pemasukan.

Jadi, setiap bulannya kamu tetap bisa mencicil bayaran pinjaman, dan di sisi lain tetap punya pegangan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

3. Tetapkan Tanggal Pengembalian Pinjaman

Ilustrasi kalender. Foto: Unsplash/Estée Janssens

Sedari awal kamu meminjam uang, tetapkan tanggal pengembalian yang pasti kepada orang yang meminjamkan. Jangan sekadar memberikan janji-janji "aku bakal bayar", "aku pasti bayar", "tenang saja", dan sebagainya.

Berikan kisaran tanggal pengembalian uang. Misalnya, jika waktu gajian berkisar pada tanggal 1-10, maka kamu bisa bilang akan mengembalikannya di antara tanggal tersebut.

4. Jangan Bohong dan Mengelak Ketika Belum Mampu Membayar

Banyak Omong, Banyak Bicara Foto: Pixabay

Jika tanggal pembayaran yang dijanjikan sudah jatuh tempo tapi kamu belum bisa mengembalikannya, maka segeralah menghubungi pihak peminjam. Lebih baik minta maaf dan katakan sejujurnya apa yang membuat kamu tidak bisa membayar sesuai kesepakatan awal. Jangan menunggu sampai si peminjam sibuk menagih dan mencari keberadaan kamu.

5. Tetap Kembalikan Walau Peminjam Sudah Melupakannya

Ilustrasi uang Rupiah. Foto: Getty Images

Memang ada orang yang meminjamkan uangnya lalu lupa kalau uangnya pernah dipinjam. Bisa jadi karena besarannya tidak seberapa, atau karena kejadiannya sudah terlalu lama.

Jangan pernah memanfaatkan situasi ini, Sobat Shopee. Tetap bayar pinjaman tersebut berapapun nominalnya. Ini bukan hanya soal uang, namun juga tentang kepercayaan.

6. Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih

Terima kasih (ilustrasi) Foto: Pixabay

Ingatlah bahwa orang tersebut merupakan salah satu penolong di saat kamu sedang kesusahan. Jadi, selalu ucapkan terima kasih.

Kamu juga bisa memberikan sedikit bingkisan untuknya jika tidak memberatkanmu. Dengan begini, persaudaraan dan persahabatan akan tetap terjalin dengan baik.

Enny Luthfiani