Konten dari Pengguna

Kebudayaan Islam Terhadap Generasi Milenial

Intan Ayu Permatasari

Intan Ayu Permatasari

Saya seorang mahasiswi Universitas Brawijaya dengan fakultas Ilmu Administrasi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Intan Ayu Permatasari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teman-teman milenial, bagaimana sih bisa secepat itu kalian melupakan kebudayaan Islam, pasti mengira hal ini hanya untuk orang dewasa saja kan? Padahal tidak seperti itu kebudayaan Islam untuk siapapun baik dewasa, remaja, bahkan anak-anak juga lho! Sebelum mengenal kebudayaan islam lebih jauh, apakah kalian sudah tau apa saja yang termasuk kebudayaan Islam? Nah kebudayaan islam terdapat berbagai macam misalnya dakwah dan halal bihalal.

Tapi sebelum itu, dakwah dan halal bihalal memiliki pengertian yang berbeda tetapi manfaatnya tetap sama. Jadi menurut saya, yang dimaksud dakwah yaitu proses penyampaian kepada masyarakat untuk dapat memeluk, mempelajari, dan mengamalkan agama Islam sedangkan halal bihalal yaitu menyambung silaturahmi biasanya sehabis hari raya.

Image by mufidpwt https://pixabay.com/id/photos

Terkadang kita sebagai generasi milenial masih suka sekali menyepelekan, bahkan seringkali kita melupakan hal-hal agama padahal hal agama adalah salah satu yang tidak boleh dilupakan lho! terdapat di dalam Surah Al-Qashash ayat 77

وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ

فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

Artinya “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu yaitu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kenikmatan duniawi, dan berbuat baiklah kepada orang lain, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”.

Maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai generasi milenial harus bisa menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat sebagaimana di dalam ayat tersebut. Lalu apakah ada cara lain untuk bisa mengingat kebudayaan islam?

Tenang teman-teman. Menurut saya, kita bisa untuk tetap mengingat kebudayaan Islam dengan cara lain lho! seperti menyaring informasi yang masuk karena terkadang banyak hal yang tidak pantas dan bisa mempengaruhi perkembangan islam itu sendiri.

Terimakasih Sudah membaca hingga akhir. Sampai disini dulu, semoga bermanfaat. Sudah saatnya kita sebagai generasi milenial wajib mengingat selalu kebudayaan Islam, kalau bukan kita siapa lagi?.

Referensi

  • https://www.liputan6.com/quran/al-qasas/77

  • https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/904