Jenazah Mozza Tiba di Rumah Duka, Diiringi Isak Tangis Keluarga

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah Mozza Axillia Gunarsa (18) tiba di rumah duka di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah Mozza Axillia Gunarsa (18) tiba di rumah duka di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Isak tangis mewarnai kedatangan jenazah Mozza Axillia Gunarsa (18) yang tiba di rumah duka di Dusun Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Jenazah Mozza akhirnya tiba di rumah duka pada Jumat (4/9) pukul 22.26 WIB menggunakan ambulans milik PMI Kabupaten Semarang.

Para pelayat kemudian melaksanakan salat jenazah diiringi lantunan doa yang tak pernah terputus.

Dua batu nisan bertuliskan "MOZZA AXILLIA GUNARSA BINTI SINGGIH GUNARSA, LH: 20-7 - 2007, WF: 4-9 - 2026" juga sudah disiapkan.

Ketua RT 04 RW 01 Suryanto mengatakan, dirinya mendapat kabar pada pukul 17.00 WIB sore hari ini tentang penemuan kerangka di pinggir jalan tol di Jangli, Kota Semarang.

"Tahunya tadi jam 5 saya ditelepon sama tetangga ada penemuan kerangka tapi tidak boleh menjelaskan di lingkungan dulu karena belum pasti. Tapi di Polrestabes Semarang ada Mas Singgih (ayah Mozza) nelpon ternyata sudah pasti, sudah fix," ujar Suryanto di rumah duka, Jumat (4/9).

Jenazah Mozza Axillia Gunarsa (18) tiba di rumah duka di Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (4/9/2026) malam. Foto: Dok. Istimewa

Rencananya jenazah Mozza yang ia kenal sebagai pribadi yang santun dan baik itu akan langsung dimakamkan di pemakaman desa setempat.

"Ini langsung dimakamkan kalau sudah pulang di Makam Sepringgitan di Dusun Gebugan," ungkap Suryanto.

Sementara itu, Ngadirin, kakek Mozza, mengaku masih tak percaya dengan kematian Mozza.

"Sudah ada firasat. Pikirannya sudah nggak enak dari kemarin. Semalaman itu saya kepikiran cucu saya gimana, kok nggak pulang-pulang. Tahu-tahu saya dapat kabar seperti itu," kata Ngadirin.

Sebelumnya, Mozza yang dilaporkan hilang setahun lamanya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka. Ia dibunuh seorang pria yang merupakan teman dekatnya.

Jasad Mozza sendiri ditemukan di semak-semak pinggir jalan tol di kawasan Jangli, Tembalang, Kota Semarang dalam kondisi terbungkus karung. Jasadnya dibuang begitu saja.

Dalam foto yang diterima kumparan, selain tulang belulang, pakaian, jepit rambut, ada banyak tali rafia dan lakban yang diduga digunakan untuk mengikat jasad Mozza.

Polisi sudah mengamankan terduga pelaku berinisial MDVA (22) warga Kabupaten Blora pada 3 September 2026.