Konten dari Pengguna

Penggunaan Kata Kasar pada Anak-Anak saat Berinteraksi dengan Teman Sebaya

Irfan Maulana

Irfan Maulana

Seorang mahasiswa yang ingin mencoba hal baru untuk lebih peka dan vokal terhadap fenomena lingkungan sekitar, memiliki ketertarikan terhadap kegiatan menulis. Mahasiswa aktif Universitas Pamulang prodi sastra Indonesia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Irfan Maulana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak-anak (Source : <a href="https://www.freepik.com/photos/school">School photo created by jcomp - www.freepik.com</a>)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak-anak (Source : <a href="https://www.freepik.com/photos/school">School photo created by jcomp - www.freepik.com</a>)

Masa anak-anak merupakan masa dimana seorang anak mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dalam berbagai aspek, terutama bahasa. Anak-anak mudah menyerap berbagai kata-kata ataupun bahasa baru yang mereka dengar, lihat, dan baca. Pada masa anak-anak, mereka belum mengetahui baik dan buruknya perkataan yang mereka ucapkan. Sehingga, mereka akan mencontoh perkataan dari apa yang mereka tangkap, termasuk melontarkan bahasa kasar.

Kata-kata kasar yang diucapkan, mereka peroleh dari lingkungan terdekat seperti teman sebaya ataupun orang dewasa yang mengucapkan dan terdengar oleh mereka. Dan juga pengaruh dari perkembangan teknologi.

Peristiwa anak-anak menggunakan kata kasar sering kali terjadi saat mereka kesal ataupun ketika mereka sedang mengejek temannya. Selain itu, mereka juga mengucapkan kata-kata kasar ketika sedang bermain game online.

Kejadian ini saya alami sendiri di lingkungan sekitar rumah. Anak-anak saat sore hari sering berkumpul dan bermain di depan area rumah saya. Ketika bermain, mereka dengan polosnya melontarkan bahasa kotor ke temannya.

Selain itu, saya juga memberikan pertanyaan tentang peristiwa ini ke rekan-rekan terdekat. Mereka memberikan jawaban yang sama. Bahwa anak-anak yang pernah mereka temui di jalan atau di sekitar rumah juga tak jarang menggunakan bahasa kasar.

Fenomena ini sangatlah meresahkan. Peran orang tua disini sangat penting dalam mengontrol apa yang diakses anak mereka pada saat mengakses internet.

Menurut saya, aplikasi Parental Control akan sangat berguna bagi para orang tua dalam mengontrol anak-anak mereka. Karena, aplikasi tersebut dapat membantu dalam memberikan keamanan bagi anak, dalam mengakses internet dari ancaman hal-hal negatif mulai dari cyberbullying, predator online, paparan konten yang tidak pantas, serta bahasa-bahasa kasar yang dapat mempengaruhi anak. Internet penuh dengan malware dan virus berbahaya yang dapat menginfeksi perangkat hingga meretas informasi sensitif di dalamnya.