Konten dari Pengguna

Bhay Park, Taman Rekreasi Ramah Anak Gagasan Kapolda Babel

Irwan Aulia Rachman

Irwan Aulia Rachman

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Irwan Aulia Rachman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pangkalpinang, BABEL REVIEW – Sore itu cuaca cukup teduh. Bisma bersama istri dan kedua anaknya memutuskan untuk mengisi hari di sebuah taman baru yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemprov, Air Itam pangkalpinang. Bhay Park, sebuah taman yang tepatnya berada di samping Mapolda Bangka Belitung ini sudah banyak dikunjungi masyarakat. Walaupun masih dalam proses pengerjaan, Bisma dan keluarganya menikamati rekreasi kecil itu. “Kesini sudah dua kali, biasanya anak-anak yang ngajak keliling lewat jogging track.” Ujar Bisma.

Selain Bisma, sore itu juga banyak dijumpai warga bersama keluarganya menghabisi hari di Bhay Park. Kebanyakan mereka duduk-duduk di taman yang cantik serta mengelilingi kolong yang besarnya sepertiga taman ini. Tidak ketinggalan banyak yang sibuk foto-foto di kursi taman berlatar tanaman yang tertata indah.

Di depan taman, kita sudah disambut tulisan Bhay Park yang sepertinya sudah di desain menjadi landmark taman ini. Ketika memasuki taman, kaki kita seakan diajak langsung melangkah berjalan mengikuti alur jogging track yang mengelilingi taman ini. Walaupun masih banyak proyek pengerjaan yang belum selesai, namun hati warga yang berkunjung saat itu tidak sabar untuk menunggu selesainya pembangunan taman.

Kepala Biro SDM Polda Bangka Belitung Kombes Pol Enjang Hasan Kurnia, SIK menceritakan, awal dari pembangunan Bhay Park berawal dari ide pembangunan masjid Mapolda Babel di lokasi yang baru karena masjid yang lama bertambah banyak jamaahnya tapi tidak memungkinkan untuk dibangun kembali karena katerbatasan lahan.

“Ketika pembangunan masjid di lokasi baru itu berjalan, rasanya kurang indah karena pemandangan di lokasi itu kurang bagus. Dari situ mulai kita untuk membangun jogging track. Setelah didesain ada penambahan taman tematik. Dari setiap satuan polda juga bangun masing-masing taman.” Jelasnya.

Enjang menjelaskan, nama Bhay Park diambil dari kata Bhayangkara. “Sebelumnya banyak yang memberikan ide untuk nama ini. Ada yang punya ide police park, bhayangkara park, macam-macam pokoknya. Lalu dipilih bhayangkara namun supaya lebih kekinian dipotong jadi Bhay Park,” ceritanya.

Taman yang memiliki luas 9,5 hektar ini memiliki konsep rekreasi keluarga dan edukasi. Namun disetiap tamannya memiliki tema yang berbeda-beda sesuai dengan karakter satuan kerja yang ada di Polda Babel. Kedepannya taman ini juga akan menjadi taman berbasis teknologi edukasi. Enjang mencontohkan, pohon di taman akan diberikan barcode yang apabila difoto menggunakan aplikasi smartphone akan keluar penjelasan pohon tersebut.

Dalam desainnya, di area parkir akan dibuatkan panggung sebagai fasilitas warga yang ingin menggunakan area tersebut. Taman ini juga dilengkapi fasilitas taman bermain anak, cafe, restauran sea food, kandang rusa, dan fasilitas olahraga lainnya. “Sebenarnya orientasi kami itu taman yang ramah anak. Kalau anak ingin berkunjung otomatis orang tua juga ikut. Akhirnya mereka bisa rekreasi sambil olahraga,” jelasnya.

Kedepannya warga yang berkunjung ke taman itu juga bisa foto-foto di lukisan tiga dimensi. “Di area jogging track itu nanti akan dibuat sekitar 50 lukisan tiga dimensi. Rencananya juga mengajak masyarakat dan akan dibuatkan lomba melukis lukisan tiga dimensi. Nanti kita kasih kapling-kaplingnya dan hadiahnya” Paparnya.

Selain itu, pihak polda juga telah mengantongi beberapa kegiatan melibatkan masyarakat. Seperti penaburan benih ikan, hari bebas mancing dan kegiatan lainnya. Untuk masjid juga bisa digunakan oleh warga untuk kegiatan keagamaan “Harapannya menjadi tempat rekreasi yang lengkap. Ada wisata religi, wisata alam, kuliner, sarana olahgara dan taman bermain anak, harapnya.

Awalnya masjid dan taman tersebut akan di resmikan oleh Kapolda tanggal 2 Maret, namun karena cuaca hujan membuat proyek pengerjaan belum selesai. “Kalau tidak ada halangan rencananya akan diresmikan akhir Maret sambil menunggu jadwal Pak Kapolri.” Jelasnya.