Inovatif! Mahasiswa Undip Pasang Sistem Lampu Otomatis di Desa Kragilan Klaten

Mahasiswa S1 Teknik Elektro Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Irwan Nur Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kragilan, Gantiwarno, Klaten – Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kembali menghadirkan inovasi teknologi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pada Rabu, 29 Januari 2025, mereka resmi menyerahkan sistem lampu otomatis berbasis sensor LDR kepada warga Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Sistem ini dirancang untuk menyala secara otomatis saat gelap dan dapat menjadi solusi hemat energi bagi masyarakat.
Teknologi Lampu Otomatis Berbasis Sensor LDR
Sistem lampu otomatis ini menggunakan sensor Light Dependent Resistor (LDR) yang bekerja dengan mendeteksi intensitas cahaya di sekitarnya. Saat kondisi gelap, sensor akan memicu lampu untuk menyala secara otomatis, sedangkan saat terang, lampu akan mati dengan sendirinya.
Dengan teknologi ini, warga tidak perlu lagi menyalakan dan mematikan lampu secara manual, sehingga lebih praktis dan efisien dalam konsumsi listrik. Selain itu, inovasi ini juga cocok diterapkan pada lampu penerangan jalan, pekarangan rumah, hingga area publik di Desa Kragilan.
Pendapat Kepala Desa Kragilan terhadap Inovasi Hemat Energi
Penyerahan produk sistem lampu otomatis ini disambut baik oleh warga setempat. Mereka antusias mempelajari cara kerja sensor LDR dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa Teknik Elektro Undip juga memberikan pelatihan teknis agar masyarakat dapat memahami dan merawat sistem ini secara mandiri.
Kami sangat terbantu dengan adanya teknologi ini. Lampu yang menyala otomatis saat malam hari bisa meningkatkan keamanan lingkungan dan lebih hemat energi
Ujar Suraji selaku Kepala Desa Kragilan.
Dengan adanya sistem lampu otomatis berbasis sensor LDR, diharapkan masyarakat semakin terbuka terhadap penerapan teknologi modern yang dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari.
