Dari Sajak Menjadi Lagu, Perjalanan Saya Menemukan Seseorang Lewat “Di Tengah Jawa”

Freshgraduate in Industrial Engineering at Telkom University Purwokerto.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Irza Rozaki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Berawal dari kebiasaan menulis sajak, saya mencoba mengabadikan perjalanan menemukan seseorang yang selama ini diharapkan melalui sebuah karya musik.

Saya adalah Irza Rozaki, seorang individu yang menggunakan nama panggung Kiorz dalam berkarya. Saya bukan musisi yang tumbuh dengan latar belakang pendidikan musik ataupun pengalaman panjang di dunia tersebut. Sebelum mencoba menciptakan lagu, saya hanyalah seseorang yang terbiasa menuangkan berbagai perasaan melalui tulisan berbentuk sajak.
Bagi saya, menulis merupakan salah satu cara untuk mengungkapkan sesuatu yang terkadang sulit disampaikan secara langsung. Berbagai pengalaman, perasaan, dan hal-hal yang saya alami sering kali saya tuangkan ke dalam rangkaian kata. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul keinginan untuk mencoba sesuatu yang berbeda, yaitu mengubah tulisan-tulisan tersebut menjadi sebuah karya musik.
Keinginan itu akhirnya membawa saya mencoba menulis lirik lagu. Salah satu karya yang lahir dari pengalaman pribadi tersebut adalah sebuah lagu berjudul “Di Tengah Jawa”, yang resmi dirilis pada Maret 2026.
Perjalanan Pencarian yang Berakhir di Pulau Jawa
Di balik terciptanya lagu “Di Tengah Jawa”, terdapat sebuah cerita personal tentang perjalanan saya dalam menemukan seseorang yang selama ini saya harapkan.
Sebelum bertemu dengan sosok yang menjadi inspirasi lagu ini, saya pernah memiliki kedekatan dengan beberapa perempuan dari berbagai wilayah Indonesia. Perjalanan tersebut membawa saya mengenal berbagai karakter dan pribadi, mulai dari perempuan yang berasal dari Aceh hingga Papua.
Saya sempat berpikir bahwa seseorang yang saya inginkan mungkin berada jauh dari tempat saya berada. Namun, setelah melewati berbagai pengalaman dan pertemuan, ternyata kenyataannya justru berbeda.
Sosok perempuan luar biasa yang selama ini saya inginkan ternyata berada di Pulau Jawa.
Ada perasaan bahagia tersendiri ketika akhirnya bertemu dengan seseorang yang terasa sesuai dengan apa yang selama ini saya harapkan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu cerita yang ingin saya abadikan, bukan hanya sebagai kenangan pribadi, tetapi juga melalui sebuah karya musik.
Mengapa Memilih Judul “Di Tengah Jawa”?
Pemilihan judul “Di Tengah Jawa” memiliki alasan tersendiri bagi saya. Judul ini terinspirasi dari pertemuan dengan seorang perempuan luar biasa yang ternyata saya temukan di Pulau Jawa.
Saya ingin memberikan identitas yang sederhana, tetapi tetap memiliki nilai estetika dan makna personal. Dari situlah muncul nama “Di Tengah Jawa”.
Bagi saya, judul tersebut bukan sekadar representasi sebuah wilayah geografis. Ada cerita tentang perjalanan, harapan, dan kebahagiaan yang ingin saya simpan di dalamnya.
Saya merasa bahwa pengalaman tersebut terlalu menarik untuk hanya menjadi cerita yang berlalu begitu saja. Karena terbiasa menuliskan perasaan melalui sajak, kali ini saya ingin mencoba mengabadikannya dalam bentuk yang berbeda, yaitu lagu.
Musik sebagai Cara Baru Menuangkan Perasaan
Sejujurnya, saya tidak pernah membayangkan sebelumnya akan mencoba terjun ke dunia musik. Saya tidak memiliki latar belakang khusus di bidang tersebut. Namun, rasa ingin tahu dan keinginan untuk mencoba hal baru akhirnya membawa saya sampai pada proses penciptaan lagu.
"Awalnya saya hanya terbiasa menuangkan perasaan lewat sajak. Tidak pernah terpikir sebelumnya untuk menjadikannya sebuah lagu. Namun, cerita di balik pertemuan ini membuat saya ingin mengabadikannya dalam bentuk musik."
Dalam proses menciptakan “Di Tengah Jawa”, saya mengusung nuansa musik pop dengan sentuhan guitar strumming dan pop rock. Perpaduan tersebut menjadi pilihan untuk menghadirkan suasana yang sesuai dengan cerita dan perasaan yang ingin saya sampaikan.
Bagi saya, pengalaman ini menjadi sebuah langkah baru. Saya belajar bahwa mengekspresikan perasaan tidak harus selalu melalui tulisan. Ada banyak cara untuk menyampaikan sebuah cerita, dan musik menjadi salah satu medium yang ingin saya coba.
“Di Tengah Jawa” Kini Tersedia di Berbagai Platform Digital
Lagu “Di Tengah Jawa” resmi dirilis pada Maret 2026 dan kini dapat didengarkan melalui berbagai platform digital, seperti Spotify, JOOX, Amazon Music, serta sejumlah platform media sosial seperti Instagram, WhatsApp, Facebook, dan TikTok.
Bagi siapa pun yang ingin mendengarkan lagu ini, saya telah menyediakan tautan Spotify berikut:
Dengarkan “Di Tengah Jawa” – Kiorz di Spotify
Melalui lagu ini, saya ingin membagikan sebuah cerita sederhana tentang perjalanan menemukan seseorang yang terasa tepat. Saya percaya setiap orang memiliki perjalanan dan pengalaman masing-masing dalam menemukan sosok yang diharapkan.
Terkadang, kita justru harus melewati berbagai pertemuan dan perjalanan yang panjang sebelum akhirnya menemukan seseorang yang selama ini kita cari.
Bagi saya, “Di Tengah Jawa” akan selalu menjadi lebih dari sekadar sebuah lagu. Ini adalah cara saya menyimpan sebuah cerita, mengabadikan perasaan, dan mengenang bagaimana perjalanan yang begitu luas ternyata membawa saya pada seseorang yang berada di Pulau Jawa.
