Konten dari Pengguna

Fokus Magister Hukum Bisnis Binus: Hukum Perdagangan Internasional dan Siber

Isnaini Khomarudin

Isnaini Khomarudin

Editor dan pendongeng

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Isnaini Khomarudin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Transformasi digital yang dipicu oleh perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), ekonomi digital, dan perdagangan internasional telah mengubah lanskap dunia bisnis secara signifikan. Di tengah perubahan ini, berbagai isu hukum baru terus bermuncula. Sebut saja keamanan siber, perlindungan data, sengketa bisnis digital, hingga kompleksitas regulasi lintas negara.

Yakub Putra Hasibuan pada peluncuran program Binus University S2 Magister Hukum
zoom-in-whitePerbesar
Yakub Putra Hasibuan pada peluncuran program Binus University S2 Magister Hukum

Kondisi tersebut menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya cakap dalam memahami hukum secara konvensional, tetapi juga mampu melihat keterkaitannya dengan teknologi, bisnis, dan dinamika global.

Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, BINUS University melalui BINUS Graduate Program resmi meluncurkan Magister Hukum Bisnis (Master of Business Law) pada 26 Juni 2026 di Kampus Anggrek, Jakarta Barat.

Program S2 ini telah dirancang khusus untuk mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar siap menghadapi tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Keunggulan Magister Hukum Bisnis BINUS University

Berbeda dengan program magister hukum pada umumnya, program ini menawarkan pendekatan multidisipliner yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Pertama, adopsi Kurikulum Berbasis Teknologi dan Globalisasi. Fokus utama program ini bertumpu pada hukum perdagangan internasional yang diperkuat dengan pemahaman mendalam mengenai Cyber Law, ICT Law, dan Digital Forensics.

Program S2 persembahan Binus ini terbuka untuk semua disiplin ilmu, tidak terbatas bagi lulusan S1 Hukum saja. Para profesional dengan latar belakang bisnis, teknologi, komunikasi, maupun pemerintahan dapat bergabung untuk memperdalam aspek regulasi yang krusial di bidang masing-masing.

Keunggulan lainnya adalah metode pembelajaran fleksibel alias Hybrid Learning. Perkuliahan dilaksanakan melalui kombinasi kelas daring (online) dan luring (offline) sehingga paraprofesional mendapatkan kemudahan guna menempuh pendidikan tanpa harus mengganggu aktivitas karier mereka.

Keempat, masa studi efisien. Dalam program ini, durasi studi disediakan selama 18 bulan, yang memungkinkan mahasiswa lulus tepat waktu dengan kompetensi yang siap terap atau applicable.

Sinergi akademisi, praktisi, dan regulator

Acara peluncuran dibuka oleh Direktur BINUS Graduate Program, Prof. Dr. Sani M. Isa, S.Si, M.Kom, bersama Sekretaris Jenderal DPN PERADI, Dr. Hermansyah Dulaimi. Hadir pula sebagai keynote speakers Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., dan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.Sc.

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Woro sebagai keynote speaker

Dalam paparannya, para tokoh tersebut menegaskan pentingnya kesiapan hukum yang adaptif dalam menghadapi percepatan transformasi digital yang memengaruhi aktivitas investasi dan bisnis, baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Rangkaian acara juga dilengkapi dengan talkshow bertema ‘Law in the Age of AI and Digital Economy in International Trade’ yang menghadirkan perspektif dari praktisi hukum seperti Yakup Putra Hasibuan (CEO Perqara), serta akademisi BINUS University, Dr. Tia Mariatul Kibtiah dan Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki.

Diskusi menarik berlangsung untuk membedah bagaimana perubahan geopolitik global dan kehadiran AI telah membentuk dan mewarnai lanskap praktik hukum modern.

"Dengan diluncurkannya Magister Hukum Bisnis ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi profesional yang mampu memahami kompleksitas hubungan antara hukum, bisnis, teknologi, dan dinamika global, sekaligus menghadirkan solusi yang relevan bagi perkembangan industri," ujar Prof. Dr. Shidarta, S.H., M.Hum, Head of Program Master of Business Law BINUS University.

Informasi pendaftaran

Penerimaan mahasiswa baru untuk kelas perdana bulan September 2026 telah resmi dibuka. Program ini menjadi langkah strategis bagi Anda yang ingin memperluas kompetensi hukum di era digital dan memperkuat daya saing di kancah profesional global.

Latar belakang apa pun, jika didukung dengan pengetahuan mumpuni dan dukungan akademisi atau staf pengajar yang kompeten, akan mendorong lahirnya peluang dan kiprah nyata lewat pembelajaran praktis dan relevan di Binus University.