Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Undip mengenalkan Ecoprint pada Totebag untuk Meminimalisir Sampah

isnakhoirunnisa

isnakhoirunnisa

Mahasiswa Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari isnakhoirunnisa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Pribadi, 2024
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pribadi, 2024

Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen (30/07/2024) Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses dan terdapat berbagai jenis sampah dari yang dapat terurai maupun tidak. Desa Brojol belum memiliki TPS sehingga warganya membuang sampah ke kebun-kebun mereka. Totebag merupakan tas berbentuk kantong dengan tali di bagian atas untuk dibawa dengan menjinjing yang dapat digunakan untuk menggantikan kantong plastik yang sulit terurai.

Tim KKN II UNDIP mengenalkan pemanfaatan teknik ecoprint sebagai bentuk pengolahan sampah organik serta menarik minat Siswa-Siswi SDN 1 Brojol untuk menggunakan totebag. Ecoprint dilakukan dengan teknik pewarnaan kain dan pencetakan motif dengan menggunakan bahan alam seperti daun dan bunga.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 31 Juli 2024 tersebut diawali dengan Edukasi Pengolahan Sampah dan Pengenalan Jenis-Jenis Sampah oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2024, Isna Khoirunnisa’. Kegiatan terdiri dari pengenalan jenis-jenis sampah, cara mengelola sampah dengan benar serta pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dari sampah. Kegiatan diisi dengan pengenalan tiga jenis sampah yakni organik, anorganik, dan B3. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan totebag sebagai bentuk dalam meminimalisir sampah plastik.

Dokumentasi Pribadi, 2024

Selain kegiatan tersebut, adapun pengenalan ecoprint pada media totebag sebagai upaya untuk meminimalisir sampah plastik oleh mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2024, Alya Najlaa Fadhilah. Siswa-Siswi SDN 1 Brojol ikut serta dalam praktek teknik ecoprint pada media totebag dengan memanfaatkan daun dan bunga yang sudah dibawa masing-masing. Siswa-siswi SDN 1 Brojol sangat antusias untuk membawa daun dan bunga sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Hal ini dapat terlihat saat mengikuti praktek teknik ecoprint siswa-siswi menyusun daun dan bunga pada totebag sesuai dengan kreativitas mereka masing-masing.

Menurut Syifa, siswi kelas 5 SDN 1 Brojol, kegiatan yang pengenalan jenis sampah dan teknik ecoprint ini bermanfaat bagi mereka sebagai murid di SDN 1 Brojol. Syifa juga mengatakan bahwa kegiatan ini seru karena Syifa dan teman-temannya dapat mencoba hal baru. Kepala Sekolah SDN 1 Brojol menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat yang berguna untuk mendukung SDN 1 Brojol dalam sekolah adiwiyata. Melalui program kerja ini bisa membentuk anak-anak yang peduli dan berbudaya lingkungan, sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap kelestarian alam.

Penulis: Isna Khoirunnisa’ (14020121120028) - S1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Alya Najlaa Fadhilah (24030121140139) - S1 Kimia, Fakultas Sains dan Matematika

Dosen Pembimbing Lapangan: Mada Sophianingrum, S.T., M.T., MSc.

Lokasi: Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen