Sufjan Stevens - Review "Futile Devices (Doveman Remix)"

Communication Science Student at Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ivan Fadhilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Makna lagu "Futile Devices" bercerita tentang kata-kata yang ternyata nggak pernah cukup untuk menjelaskan apa yang seseorang rasakan.

Identitas Lagu:
Judul Lagu: “Futile Devices (Doveman Remix)”
Penyanyi: Sufjan Stevens
Album: Call Me By Your Name (Original Motion Picture Soundtrack)
Tahun Rilis: 2017
Genre: Ambient Pop, Neo-Classical
Sinopsis & Makna Lagu
Lagu “Futile Devices” merupakan lagu pembuka dalam album The Age of Adz karya Sufjan Stevens sekaligus OST dalam film Call Me By Your Name. Lagu ini mengisahkan tentang perasaan yang sulit untuk diungkapkan meskipun perasaan tersebut sebenarnya sudah terlihat jelas. Melalui liriknya, Sufjan Stevens menunjukkan keterbatasan kata-kata dalam mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang kepada seseorang.
Resensi Lagu “Futile Devices”
Lagu ini sangat cocok buat kamu yang lagi mau mendengarkan musik Sad Indie atau Melancholic Folk karena pembawaan vokalnya yang berbisik dan instrumennya yang halus. Meskipun ada dua versi, lagu “Futile Devices” versi Original maupun versi Doveman Remix sama-sama membawakan nuasansa lagu yang emosional dan makna yang dalam.
Kalau kamu mau mendengarkan musik yang didominasi oleh petikan gitar akustik yang lambat dan sunyi, saya sarankan untuk mendengar versi original-nya yang termasuk ke dalam album The Age of Adz (2010). Tetapi, kalau kamu mau mendengarkan musik yang terasa lebih megah karena aransemen piano elektrik dan instrumen halus lainnya, saya sarankan untuk mendengar versi Call Me By Your Name OST (2017).
Part yang paling saya sukai saat Sufjan Stevens mau menyampaikan perasaan yang ia rasakan namun ucapan terasa tak cukup untuk mewakili perasaannya. “Words are futile devices” dalam lagu dapat diartikan bahwa kata-kata memang terasa nggak pernah cukup untuk menjelaskan apa yang ia rasakan.
Menurut saya, aransemen musiknya juga sangat mendukung untuk memberikan kesan yang lebih mengawang, luas, dan emosional. Meskipun musiknya sangat minimalis dan intim, Sufjan Stevens mampu membawakan vokalnya yang terdengar datar namun rapuh.
Kalau boleh memilih, saya lebih suka lagu “Futile Devices” versi Doveman Remix karena aransemen musiknya yang memberikan suasana nostalgia atau memori masa lalu yang indah namun menyakitkan. Piano elektrik dengan nada-nada yang mengalir lembut juga berperan penting dalam memberikan efek reverb yang luas dan ruang yang lebar.
Namun, menurut saya durasi lagunya terasa singkat. Saya merasa harus memutar lagu “Futile Devices” berulang kali agar saya dapat merasakan suasana yang saya cari. Mungkin karena durasi yang singkat itulah lagunya terasa menjadi lebih sempurna dan cocok untuk diputar berulang kali.
Rating: 9/10
