Konten dari Pengguna

Potret Bertualang di Padang Sabana Gunung Merbabu

Jamal Mahfudz

Jamal Mahfudz

Publisher & Creator

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jamal Mahfudz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berada di padang sabana yang begitu luas memang mengasyikkan. Sepanjang mata memandang, tampak rumput dan barisan ilalang yang sedikit menguning, serta pepohonan cantigi yang mulai memerah, terhampar di bawah langit biru.

Sesekali angin gunung bertiup halus dan menerpa ujung-ujung rambut. Sungguh menyejukkan hati. Belum lagi panorama gunung di kejauhan yang menyembul dan beradu dengan lautan awan putih, bergerak perlahan seirama embusan angin, begitu memesona.

Suasana itu bisa didapat setelah bersusah payah mendaki dan menjejakkan kaki di padang sabana yang berada di Gunung Merbabu (3.142 mdpl), Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini diapit oleh 3 kabupaten, yakni Semarang, Boyolali, dan Magelang. Ada 5 jalur resmi untuk para pendaki yang hendak menjelajahi Merbabu. Ada jalur Selo di Boyolali, Chuntel dan Thekelan di Salatiga, serta Wekas dan Suwanting di Magelang.

Mendaki Merbabu lewat Suwanting adalah suatu pilihan yang paling ekstrem, karena jalurnya terus menanjak hingga akhir. Tapi, meski begitu, lelahnya akan terbayar dengan sebuah pemandangan padang sabana menakjubkan di atas gunung. The best view comes after the hardest climb (unknown), begitu kira-kira.

Hijaunya sabana di Gunung Merbabu. (Foto: Jamal Mahfudz)

Berjalan menyusuri sabana. (Foto: Jamal Mahfudz)

Meski lelah, tetap semangat. (Foto: Jamal Mahfudz)

Menanjak melintasi bukit sabana. (Foto: Jamal Mahfudz)

Camp area di ketinggian. (Foto: Jamal Mahfudz)

Indahnya sabana Merbabu. (Foto: Jamal Mahfudz)

Berjalan di antara sabana dan cantigi. (Foto: Jamal Mahfudz)

Bukit yang unik (Foto : Jamal Mahfudz)

Berfoto sejenak di ketinggian Merbabu (Foto : Jamal Mahfudz)

Berjalan di sabana dengan begron gunung Sindoro dan Sumbing (Foto : Jamal Mahfudz)