Setelah Wisuda, Lakukan Hal ini Agar Kamu Enggak Menyesal

travel & culinary
Tulisan dari Jalan Jajan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi kamu yang saat ini berada di bangku kuliah, sidang skripsi pasti menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu. Bagaimana tidak, sidang skripsi merupakan penutup dari rangkaian proses pembelajaran di bangku kuliah yang dilakukan oleh setiap mahasiswa untuk meraih titel sarjana. Setelah melewati tahap sidang skripsi, yang lebih ditunggu lagi adalah wisuda. Nah, yang perlu dipusingkan sebenarnya adalah apa yang akan kamu lakukan setelah wisuda?
Wajarnya seorang mahasiswa yang telah lulus wisuda langsung sibuk mencari pekerjaan. Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kamu memanfaatkan waktu tersebut untuk break sejenak agar otak menjadi fresh. Pasca wisuda menjadi waktu yang tepat untuk traveling karena biasanya banyak waktu kosong. Dan tak jarang, setelah melakukan traveling ke tempat baru kita akan menemukan inspirasi untuk kehidupan kita selanjutnya. Selain itu, beberapa alasan ini adalah hal yang tepat kenapa kamu harus melakukan traveling setelah wisuda.
1. Sebagai sarana untuk mengapresiasi dirimu sendiri setelah terbelenggu dengan skripsi dalam waktu yang cukup lama

Normalnya, waktu pengerjaan skripsi adalah satu semester, 6 bulan. Tapi tak sedikit juga mahasiswa yang skripsinya 'molor' karena alasan paling klasik yaitu rasa malas dari mahasiswa itu sendiri. Entah malas karena dosen pembimbingnya yang killer atau memang materi skripsinya yang sulit didapatkan.
Selama 6 bulan (atau mungkin lebih) tersebut otak kita harus bekerja ekstra demi mencapai target sidang tepat waktu. Maka setelah wisuda usai, tak ada salahnya untuk merayakan kebebasan kamu dengan pergi traveling ke sebuah tempat yang telah kamu impikan.
2. Setelah memasuki dunia kerja kamu tidak bisa melakukan traveling seenaknya

Jika sudah memasuki dunia kerja, salah satu konsekuensi yang mau tidak mau kamu terima adalah sempitnya waktu yang dimiliki untuk liburan. Umumnya seorang karyawan harus bekerja selama lima hari dalam seminggu, belum lagi jika akhir pekan kamu dapat tugas tambahan dan diharuskan untuk lembur. Dan biasnya untuk karyawan baru, kamu belum diizinkan untuk mengambil jatah cuti selama satu tahun.
See? Dalam situasi tersebut kamu tidak bisa lagi bebas untuk berlibur. Jadi, manfaatkanlah waktumu untuk pergi mengunjungi tempat-tempat yang kamu impikan sebelum bertemu dengan realita dunia kerja yang menyedihkan.
3. Sebagai ajang perpisahan dengan teman-teman dekat di bangku kuliah

Selama kuliah, mungkin kamu punya teman dekat yang kebetulan berasal dari daerah lain. Nah, kesempatan ini jangan kamu sia-siakan. Untuk merayakan hari-hari terakhir kebersamaan kalian, lakukanlah perjalanan bersama teman-teman dekatmu.
Menghabiskan satu atau dua hari bersama teman terdekat tentu akan jadi ingatan. Dan percayalah, setelah ini pertemanan kalian akan jadi lebih bermakna dengan perpisahan seperti ini meski nantinya harus terpisah oleh ruang dan jarak.
4. Jadi memiliki waktu untuk menjadi diri sendiri

Saat melakukan sebuah perjalanan, kamu bisa melakukan berbagai hal yang kamu sukai, seperti menantang diri sendiri lewat kegiatan adrenalin, berwisata alam, memotret keindahan alam, sampai dengan mencoba berbagai kuliner baru yang belum pernah kamu temui sebelumnya semua bebas kamu lakukan. Makanya, tidak salah, dong, jika traveling setelah wisuda ini sebagai me time yang wajib kamu lakukan?
Kamu bebas pergi ke tempat-tempat yang selama ini belum sempat kamu datangi karena sibuk menjalani kegiatan akademik sambil mengekspresikan diri melalui kegiatan-kegiatan menyenangkan hati. Bersenang-senanglah sebelum akhirnya kamu memasuki fase kehidupan yang baru dan penuh tantangan, apa lagi namanya kalau bukan dunia kerja.
5. Acara traveling kamu sering terganjal masalah izin? Mungkin habis wisuda bisa jadi alasan kamu untuk ngeles

Tidak sedikit dari orangtua yang tidak memberikan izin kepada anaknya untuk pergi berlibur dengan alasan agar kamu tetap fokus pada belajar. Nah, momen seusai wisuda ini bisa kamu jadikan alasan untuk melakukan perjalanan karena biasanya orangtua yang senang karena anaknya sudah lulus dan mendapatkan titel sarjana akan lebih mudah memberikan izin. Bahkan jika beruntung, bukan tidak mungkin juga mereka menambahkan uang jajan untuk acara traveling kamu kali ini.
6. Siapa sangka orang yang kamu temui selama perjalanan bisa membuka peluang pekerjaan untuk kamu?

Melakukan sebuah perjalanan ke tempat baru membuat kamu bertemu dengan banyak orang baru pula. Mau tidak mau kamu pun harus lebih sering berinteraksi dengan mereka. Ada yang senang berinteraksi dengan warga lokal, atau bisa juga berinteraksi dengan sesama wisatawan yang berstatus karyawan dari perusahaan lain. Momen ini akan sangat berguna bagi kamu yang baru saja lulus dan berniat untuk mencari pekerjaan. Bukan tidak mungkin kan jika teman satu perjalananmu berasal dari sebuah perusahaan yang sedang membutuhkan karyawan baru, kan?
Maka dari itu, pergi traveling seusai wisuda tidak hanya untuk melepaskan beban pikiran saja, perjalananmu kali ini bisa juga memberikan kamu banyak keuntungan salah satunya membuka peluang baru untuk hidup kamu. Orang-orang yang kamu temui sepanjang perjalanan bisa jadi merupakan jalan Tuhan untuk membangun karir kamu ke depannya.
7. Menemukan inspirasi dan melahirkan ide-ide baru yang lebih segar

Hal utama yang menjadi keuntungan dalam kegiatan traveling adalah me-refresh pikiran. Dengan pergi ke suatu tempat yang baru bisa merangsang ide-ide yang sudah 'macet'. Berinteraksi dengan orang-orang baru, mengetahui kultur tertentu, atau kebiasaan unik orang-orang yang kamu temui selama perjalanan bisa menginspirasi kamu untuk melakukan kegiatan tertentu.
Usai wisuda bisa menjadi waktu yang paling pas bagi kamu yang ingin melakukan traveling habis-habisan sebelum akhirnya kamu terikat dengan berbagai kewajiban di dunia kerja. Untuk kamu yang tertarik melakukan hal ini, jangan ragu untuk merencanakan perjalanan versi kalian, ya!
