kumparan
KONTEN PUBLISHER
21 September 2019 21:36

Akibat Asap Karhutla, Langit di Muaro Jambi Berubah Merah

langit jambi merah.jpeg
Kondisi langit Jambi yang memerah. Foto: istimewa
Jambikita.id - Beberapa unggahan video di media sosial memperlihatkan langit di Kecamatan Kumpe Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, berwarna merah pekat, Sabtu (21/09).
ADVERTISEMENT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha Jambi menilai fenomena langit berwarna merah pekat tersebut akibat asap tebal dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bercampur dengan awan.
Kepala BMKG Jambi, Addi Setiadi, menuturkan fenomena tersebut terjadi karena sinar matahari yang tak sampai ke permukaan bumi, sehingga membuat langit tampak menguning hingga berwarna merah. 
"Kondisi itu bisa berkurang, jika hembusan angin kencang bertiup di sekitaran awan daerah tersebut. Selain itu, akan hilang jika adanya guyuran hujan lebat. Namun, berdasarkan prediksi kita hujan di Jambi baru akan turun pada pertengahan Oktober nanti," jelas Addi, Sabtu (21/09).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, Evy Frimawati, mengatakan tingkat indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Kota Jambi masuk dalam kategori berbahaya.
ADVERTISEMENT
"Dari pengukuran alat Air Quality Monitoring Systems (AQMS) yang ada saat ini, kita lihat untuk di Kota Jambi dan Muaro Jambi masih dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya. Meski di Kabupaten Muaro Jambi itu alat pengukuran ISPU-nya tak ada," ungkapnya.
Diketahui, sebelum langit berwarna merah pada Sabtu (21/09) sekitar pukul 09.00 WIB, langit masih berwarna kuning. Langit mulai berwarna merah sekitar pukul 11.00 WIB, dari siang hari hingga sore hari ini, Sabtu (21/9/2019). 
Berdasarkan pantauan Sensor Modis (Satelit Terra & Aqua) dan Suomi NPP (Tingkat Kepercayaan >50%), pada Jumat, (20/09) pukul 19.00 WIB hingga Sabtu (21/09) pukul 05.00 WIB di Provinsi Jambi terdapat 203 hotspot.
Sebaran 203 titik panas tersebut, Kabupaten Muaro Jambi 177 titik panas, tertinggi dari tiga kabupaten lainnya. Kabupaten Sarolangun 3 titik panas, Tanjung Jabung Timur 22 titik panas, dan Kabupaten Tebo 1 titik panas. (Bjs)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan