BKSDA Jambi Letakan Puluhan Buaya di Kolam Milik Warga untuk Dirawat Sementara
·waktu baca 2 menit

Jambikita.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi menyiapkan kolam untuk merawat puluhan buaya, hasil evakuasi dari penangkaran terbengkalai di Desa Kebon IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Kolam yang dimaksud letaknya di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, yang merupakan milik warga. BKSDA Jambi sengaja meminjamnya.
Kasi Konservasi Wilayah II BKSDA Jambi, Didi Bangkit Kurniawan menyampaikan pihaknya sudah melakukan survei ke beberapa kolam. Hasilnya, terdapat satu kolam yang dinilai layak untuk dihuni 20 sampai 30 buaya hasil evakuasi.
"Sebelumnya, kita sudah keliling untuk mencari kolam yang memenuhi persyaratan. Kalau yang ini ada cor beton atau memiliki pagar keliling, sehingga aman," katanya, Selasa (28/9).
Perawatan buaya di kolam itu sifatnya sementara. BKSDA Jambi masih mencari lokasi untuk buaya dilepasliarkan atau dibawa ke penangkaran lain.
"Jadi, ke depan akan pindahkan ke penangkaran lain atau dilepasliarkan. Tapi itu tidak mudah," tutur Didi.
Sebelum dilepasliarkan, kata Didi, para satwa buas itu bakal melewati serangkaian rehabilitasi, sehingga dapat hidup di alam liar. Lama proses rehabilitasi, bergantung pada hasil pemeriksaan petugas medis BKSDA Jambi.
Ia menambahkan tindakan untuk mengevakuasi buaya di penangkaran terbengkalai tadi untuk mencegah konflik antar manusia dan satwa.
"Satwa dan manusia sama-sama penting. Kita tidak mau masyarakat terancam dengan adanya satwa," katanya.
Sebagai kilas balik, BKSDA Jambi bersama kepolisian, TNI, dan warga sedang berupaya mengevakuasi puluhan buaya di penangkaran terbengkalai, sejak tanggal 25 September tahun 2021. Jumlahnya diperkirakan 20 sampai 30 ekor. Buaya yang berhasil ditangkap langsung dibawa ke kolam sementara di Muara Bulian (milik warga yang dipinjam).
(M Sobar Alfahri)
