Kumparan Logo
Konten Media Partner

Foto: Mengkreasikan Tas Purun dengan Lukisan

Jambikita.idverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Naning dengan kreasi tas purun yang dipadukan dengan lukisan. Foto: Yovy Hasendra
zoom-in-whitePerbesar
Naning dengan kreasi tas purun yang dipadukan dengan lukisan. Foto: Yovy Hasendra

Jambikita.id - Tas purun selama ini kerap diidentikkan dengan tas ibu-ibu yang digunakan untuk berbelanja ke pasar tradisional. Sangat sedikit bahkan hampir tidak digunakan sebagai penunjang penampilan seperti tas tas pabrikan lainnya.

Lukisan unik di badan tas purun khas Jambi. Foto: Yovy Hasendra
zoom-in-whitePerbesar
Lukisan unik di badan tas purun khas Jambi. Foto: Yovy Hasendra

Sheika Hatning Triesyareni yang akrab dipanggil Naning ini menyadari hal itu. Sudah bertahun-tahun dia terjun ke dunia industri kreatif, kali ini dia ingin mengajak anak-anak muda ikut mempopulerkan tas purun sebagai penunjang penampilan.

Bona dengan kreasi lukisannya di tas purun. Foto: Yovy Hasendra

Melalui Iko Batik Jambi Handicraft Naning membuat produk anyaman pandan berupa tas purun tapi dengan sentuhan seni yang bisa menarik minat anak muda.

Naning berkolaborasi dengan pelukis muda Jambi dalam project tas purunnya yang akan dipamerkan dalam pameran Inacraft beberapa pekan mendatang.

Lukisan Bona Pakpahan yang unik di tas purun khas Jambi. Foto: Yovy Hasendra

Berkolaborasi dengan Bona Pakpahan. Dia tertarik dengan gaya melukis surealis yang diterapkan Bona dalam karya-karyanya.

Meski banyak pelukis yang menerapkan hal semacam itu, diakui Naning lukisan Bona cocok dengan desainnya, yang membawa budaya lokal dalam setiap karya.

Gambar lukisan kapal karena Bona Pakpahan. Foto: Yovy Hasendra

Diceritakan Naning, dia dari dulu ingin mengangkat karya-karya anak muda Jambi. Sampai kemudian dia memilih ide lukisan yang akan dipadukan dengan desain tas milikinya.

Dia berharap kreasi tas dengan paduan lukisan itu akan menjadi daya tarik baru dalam melestarikan kreasi lokal dan merawat agar tas purun tidak punah oleh perkembangan zaman. (yovy)