Kumparan Logo
Konten Media Partner

Gasing, Permainan Tradisional Masih Digemari Anak-anak di Jambi

Jambikita.idverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Murah dan Menyenangkan, Gasing Mainan Pilihan Anak-anak di Kuala Tungkal. Foto: Bahara Jati
zoom-in-whitePerbesar
Murah dan Menyenangkan, Gasing Mainan Pilihan Anak-anak di Kuala Tungkal. Foto: Bahara Jati

Jambikita.id - Anak usia sekolah dasar di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi mulai ramai memainkan gasing kayu sebagai alat permainan. Harganya yang murah dan menyenangkan, membuat mereka menjatuhkan pilihan pada mainan tradisional ini.

Gasing Kayu yang dimainkan anak-anak di pusat Kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi ini adalah mainan berputar pada satu poros dan berkesimbangan pada satu titik dengan bantuan tali.

Pantauan dilapangan, mainan ini biasa dibuat dan dijual langsung beberapa orang pengrajin. Lokasi berjualannya adalah sekolah dan perkampungan penduduk. Satu buah Gasing dihargai Rp 5.000 untuk yang kecil dan Rp 10.000 untuk yang besar

"Kami sama kawan-kawan di sekolah biasanya main gasing saat istirahat," kata Kevin salah seorang siswa SD Xavarius Kuala Tungkal, Rabu (4/12).

Kevin menuturkan, usai pulang sekolah, bermain gasing akan kembali dilanjutkan bersama teman sebaya di sekitar tempat tinggalnya.

Senada dengan Andi (10), bocah Kampung Nelayan, Kuala Tungkal, sejak dua minggu ini selalu memanfaatkan waktu luang untuk main gasing bersama teman-temannya.

Sementara Amir (47), salah seorang pembuat sekaligus penjual Gasing mengatakan, dalam sehari dia mampu menjual 20 hingga 30 gasing. Namun demikian, ia tak bisa mengandalkan usaha ini dalam jangka waktu lama.

“Paling lama bertahan dua bulan, setelah itu usaha ini akan sepi lagi, biasa la anak-anak mudah bosan, usaha ini hanya musiman saja,” katanya.