Hari Pahlawan, Wakil Wali Kota Jambi Tabur Bunga di Makam Raden Mattaher
·waktu baca 2 menit

Jambikita.id - Wakil Wali Kota Jambi, Maulana berziarah dan menabur bunga pada Makam Raden Mattaher, bertepatan di hari pahlawan nasional, Rabu (10/11).
Prosesi ini berlangsung di tengah hujan. Terlihat juga para veteran, kepolisian, dan masyarakat yang mengikuti ziarah makam pahlawan nasional asal Jambi itu.
"Kami mengadakan ziarah dan tabur bunga di salah satu makam pahlawan nasional, Raden Mattaher. Membaca doa untuk para pejuang dan petinggi, semoga amalnya diterima," kata Maulana.
Ia pun mengatakan Jambi memiliki 2 orang yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Selain Raden Mattaher, ada Sultan Thaha Syarifuddin.
"Tahun ini kita sudah memiliki pahlawan nasional yang berasal dari Jambi," ujarnya.
Raden Mattaher sendiri baru ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada bulan November tahun lalu. Panglima yang lahir pada tahun 1871 itu, semasa hidupnya ditakuti bangsa Belanda, karena memiliki segudang taktik perang gerilya.
Raden Mattaher bersama Sultan Thaha pada tahun 1885, telah menenggelamkan kapal perang Belanda di perairan Sungai Kumpeh Muaro Jambi.
Perlawanan Raden Mattaher pada Belanda meletus pertama kali di Kumpeh. Perang ini menjadi perlawanan yang lama, yakni dari 1890 hingga 1906.
Raden Mattaher berhasil menguasai perang gerilya dan pertempuran maritim. Belanda ditaklukkannya ketika berperang di Sungai Batanghari.
Sosok pahlawan itu kemudian gugur pada tahun 1907. Dia ditembak di rumahnya sendiri.
Pahlawan itu dimakamkan di Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Di lokasi inilah Wakil Wali Kota Jambi berziarah.
Tidak hanya berziarah, Pemerintah Kota Jambi juga memberikan santunan kepada veteran.
Maulana berpesan pada generasi muda, supaya mau mewarisi sikap patriotik dari para pendahulu.
"Untuk masyarakat Jambi, dan pemuda kita warisi sikap patriotik dari pahlawan. Musuh kita bersama ialah kemiskinan dan kebodohan," pungkasnya. (M Sobar Alfahri)
