Kumparan Logo
Konten Media Partner

HBA Sayangkan Jambi Tak Masuk dalam 5 Prioritas KSPN

Jambikita.idverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hasan Basri Agus (HBA) dan Candi Muaro Jambi. Foto: Jambikita.id
zoom-in-whitePerbesar
Hasan Basri Agus (HBA) dan Candi Muaro Jambi. Foto: Jambikita.id

Jambikita.id - Angggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), menyayangkan Destinasi di Provinsi Jambi tak masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yang telah diputuskan dalam Rapat Dengar Pendapat, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2) lalu.

“Yang menjadi fokus hanya beberapa daerah pariwisata saja, padahal saya contohkan daerah Jambi mempunyai Candi Muaro Jambi, itu lebih tua dari Candi Borobudur. Namun, tidak menjadi perhatian,” kata Mantan Gubernur Jambi tahun 2010-2015 ini.

Selain itu, anggota Fraksi Partai Golkar ini menilai pemerintah seharusnya berlaku adil dan merata tidak mengistimewakan daerah tertentu yang akan menimbulkan kesenjangan-kesenjangan berkepanjangan.

“Pemerintah mengeluarkan dana besar untuk daerah pariwisata seperti yang dicontohkan tadi, tetapi daerah lainnya tidak. Padahal sama-sama memiliki daerah pariwisata yang baik, seharusnya pemerintah bisa bersifat lebih adil dan merata agar tidak menimbulkan kesenjangan,” jelasnya.

HBA menyatakan pemerintah harus mampu membuktikan, bahwa sistem pariwisata di Indonesia tidak kalah dibandingkan Negara lain.

“Sekarang gini, jika pembangunannya merata tidak memihak, pastikan sistem pariwisata kita akan tumbuh, karena masyarakat negara lain pasti akan datang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Situs Purbakala Kompleks Percandian Muaro Jambi adalah sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di asia Tenggara dengan luas 3.981 hektar yang kemungkinan besar merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.

Kompleks percandian ini terletak di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, tepatnya di tepi sungai Batanghari, sekitar 26 kilometer arah timur Kota Jambi.

Candi tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-7 sampai 12 M. Candi Muaro Jambi merupakan kompleks candi yang terbesar dan yang paling terawat di pulau Sumatra. Sejak tahun 2009 Kompleks Candi Muaro Jambi telah dicalonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia.

Berikut Kesimpulan dan keputusan dalan rapat Dewan dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2) lalu.

1. Komisi V DPR RI memberikan apresiasi atas pembangunan infrastruktur dan transportasi di lima (5) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yakni KSPN Danau Toba, KSPN Borobudur, KSPN Mandalika, KSPN Labuan Bajo, dan KSPN Likupang.

Selanjutnya, Komisi V DPR RI meminta Pemerintah untuk meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan melibatkan partisipasi warga sekitar pada proses pembangunannya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

2. Komisi V DPR RI meminta Kementerian terkait dan seluruh fasilitas transportasi di lima (5) KSPN tersebut, diselesaikan tepat waktu, tepat sasaran dan dioperasikan secara professional sesuai standar pelayanan dalam rangka meningkatkan penerimaan devisa, pendapatan daerah, pengembangan wilayah, peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja serta pengembangan usaha di wilayah tersebut.

3. Komisi V DPR RI meminta untuk meningkatkan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan sarana pendukung lainnya yang tersedia di lima (5) KSPN yang mampu melayani upaya Pencarian dan Pertolongan dalam rangka mendukung keselamatan dan keamananan wisatawan, terutama saat terjadi bencana.