kumparan
20 Agu 2019 9:32 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Jambi, Pemkab Banyuasin: Kami Mohon Maaf

Kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Jambi. Foto: Ist
Jambikita.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jambi, khususnya Kota Jambi, atas bencana asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut. 
ADVERTISEMENT
"Saya mewakili Pemkab Musi Banyuasin meminta maaf dan pengertian saudara-saudara kami di Provinsi Jambi, atas apa yang terjadi ini," kata Hariadi, Staf Alhi Bidang Politik, Hukum dan Pemkab Musi Banyuasin, Senin (19/8).
Hariadi mengatakan pemerintah setempat sudah berusaha semaksimal mungkin sampai saat ini untuk memadamkan api dibantu TNI, Polri, dan BNPB. Tapi api tak kunjung padam dan asap tak berhenti hingga sampai ke Kota Jambi, Provinsi Jambi, sejak beberapa hari terakhir.
"Saat ini, ada 5.000 orang masuk ke lokasi Karhutla yang ada di wilayah kami untuk melakukan pemadaman. Baik TNI-Polri, dan instansi terkait. Lima helikopter kita gunakan saat ini, dan menggunakan Bandara Jambi untuk parkir dan terbang sekaligus mengisi bahan bakar karena lokasi bandara lebih dekat," jelas Hariadi.
ADVERTISEMENT
Hariadi mengakui kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi saat ini merupakan dampak dari Karhutla di wilayahnya. Karhutla di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin, mencapai sekitar 3.500 hektare kurang lebih.
"Asap kiriman yang memadati Kota Jambi akhir-akhir ini berasal dari sana, itu lahan gambut semua yang terbakar, sebagian ada juga lahan perusahaan. Saat ini, kami tengah fokus melakukan pemadaman api dengan water bombing di wilayah tersebut," kata Hariadi. (bara)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan