Lestarikan Permainan Tradisional, Museum Siginjei Jambi Gelar Perlombaan Gasing

Jambikita.id - Museum Siginjei Provinsi Jambi hari ini mengadakan lomba permainan gasing, guna melestarikan permainan tradisional di Nusantara.
Para murid tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang berjumlah 30 orang menjadi peserta dalam perlombaan itu. Mereka ingin meraih piala, piagam dan hadiah uang tunai senilai dari Rp. 400.000 hingga Rp. 1.250.000.
Dijelaskan oleh Krisviorini selaku Panitia Lomba Permainan Tradisional Gasing, kegiatan ini untuk mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional. Pelestarian dan pengenalan benda permainan tradisional, termasuk bagian dari tugas Museum Siginjei.
"Jadi ini dalam rangka meningkatkan fungsi museum. Dalam hal ini melestarikan permainan tradisional gasing," ujarnya, Kamis (8/4).
Perlombaan ini menggunakan sistem penyisihan. Lamanya perputaran gasing, serta teknik memutar gasing, dinilai oleh para juri.
Krisviorini mengatakan bahwa Museum Siginjei rutin mengadakan lomba permainan tradisional. Tidak hanya permainan gasing, tetapi juga permainan tradisional lain yang biasa dikenalkan oleh museum itu.
"Setiap tahun ada lomba permainan tradisional. Selain gasing, ada juga permainan cingkling dan lainnya. Kami lombakan permainan yang bendanya ada di ruang koleksi Museum Siginjei," ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa ketika lomba permainan gasing berlangsung, pihak sekolah tidak diperkenankan untuk mengajak para pendukung, guna mencegah penularan COVID-19.
"Kalau sebelum pandemi COVID-19, kita mengajak para supporter datang ke sini, sekaligus mengunjungi museum. Tapi kali ini diharuskan tidak membawa supporter," kata Krisviorini, yang juga menjadi Tenaga Teknis Analisis Publikasi Museum Siginjei.
Selain menggelar lomba permainan gasing, Museum Siginjei hari ini juga mengadakan kegiatan belajar dengan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Jambi. (M Sobar Alfahri)
