News
·
18 Oktober 2020 20:53

Makam Usia 1.000 Hari di Jambi Dibongkar, Tali Pocong Hilang

Konten ini diproduksi oleh Jambikita.id
Makam Usia 1.000 Hari di Jambi Dibongkar, Tali Pocong Hilang (1025)
Makam di Merangin dibongkar. (Foto: dok Polres Pemenang)
Jambikita.id - Warga Desa Bukit Bungkul, Kecamatan Renah Pemenang, Kabupaten Merangin, Jambi digegerkan dengan terbongkarnya sebuah makam berusia 1.000 hari.
ADVERTISEMENT
Makam tersebut ditemukan berlubang dan tali pocong jasad di dalamnya hilang.
Juniah, warga desa setempat, menemukan makam suaminya sudah berlubang ketika hendak berziarah pada Kamis (15/10) lalu.
Di atasnya terdapat tetesan darah ayam dan dua lembar uang rupiah senilai Rp7.000 berupa satu lembar pecahan Rp5.000 dan pecahan Rp2.000.
Kepala Polsek Pemenang, AKP Fatkur Rohman membenarkan hal ini. Ia mengatakan bahwa Juniah menemukan makam suaminya dalam keadaan sudah dibongkar.
“Juniah mendapati makam suaminya dalam keadaan sudah dibongkar, ada bercak darah ayam di atas makam dan uang sebesar Rp7.000,” katanya kepada Jambikita, Minggu (18/10).
Makam yang dibongkar ini usianya sekitar 1.000 hari. Penghuni makam ini meninggal dunia pada tanggal 11 Mei 2018 lalu.
ADVERTISEMENT
Setelah menemukan hal yang tidak lazim itu, Juniah melaporkannya kepada Kepala Desa Bukit Bungkul Supriadi. Laporan ini kemudian diteruskan ke Polsek Pemenang dan Babinsa Desa Bukit Bungkul.
Sesuai hasil musyawarah antara Kepala Desa Bukit Bungkul dan pihak keluar Juniah, sekitar pukul 19.00 WIB dilakukan pembongkaran makam. Dari sanalah diketahui bahwa tali pocong milik suami Juniah tidak ada lagi.
Fatkur mengaku selama menjabat sebagai Kapolsek Pamenang, baru pertama kali menemukan hal yang tidak lazim seperti itu. Karena pelaku belum ditemukan, ia belum bisa mengungkap apa motif pelaku mencuri tali pocong tersebut.
Ia menduga ada kemungkinan temuan ini terkait dengan hal mistis. Namun, kepolisian bisa menjerat pelaku dengan pasal pengrusakan barang.
ADVERTISEMENT
“Masih dalam penyelidikan. Karena pelaku belum ditemukan, kita tidak tahu alasannya apa. Selama saya menjabat baru ini. Dugaan sementara berdasarkan informasi yang didapat, berkaitan dengan mistis,” tutur Fatkur.
Ia sudah menemui Juniha untuk meminta membuat laporan. Walaupun demikian, Juniah ikhlas dan merasa tidak perlu memperpanjang masalah tersebut.
“Sudah saya temui istrinya, biar menemukan langkah dan ada dasarnya bagi kami untuk memeriksa, saya persilahkan lapor. Tapi ibu Juniah ikhlas dengan alasan jasad suamianya masih ada” katanya. (M Sobar Alfahri)