Pertandingan Sepak Bola di Jambi Berujung Ricuh, Seorang Suporter Tewas

Konten Media Partner
26 Agustus 2022 20:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tangkapan layar yang memperlihatkan terjadinya keriucuhan antar suporter sepak bola di Tebo, Jambi. (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar yang memperlihatkan terjadinya keriucuhan antar suporter sepak bola di Tebo, Jambi. (Foto: Istimewa)
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jambikita.id - Pertandingan sepak bola Teluk Rendah Cup di Kabupaten Tebo, Jambi, berujung terjadi kericuhan. Ketika pertandingan semi final, terjadi bentrok antar suporter yang mengakibatkan seorang pria meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pertandingan babak pertama antar kesebelasan Desa Tuo Ilir Kabupaten Tebo dan Tim Buluh Kasab Kabupaten Batanghari, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (25/8). Saat itu, kedua belah pihak suporter saling mengejek.
Perkelahian pun tidak bisa dihindarkan. Lalu, salah satu suporter dari Tim Desa Tuo Ilir ditahan panitia.
Karena tidak menerima penahanan itu, para suporter Tim Tuo Ilir menggugat panitia, sehingga terjadi keributan antara panitia dan suporter. Kericuhan tak dapat dibendung lagi. Kedua belah pihak suporter saling melempar benda.
"Kami nengok nian (melihat jelas) saat kejadian itu. Panitia jugo (juga) ikut-ikutan," kata Solihin warga Desa Tuo Ilir, Jumat (26/8).
Akibatnya, kata Solihin, salah satu suporter Tuo Ilir, bernama nama Yamanto alias Ogah (42), mengalami luka serius di bagian kepala, dan langsung dilarikan ke RSUD Tebo. Korban sempat menjalankan perawatan medis. Namun, keesokan harinya, Jumat (26/8) pagi, pria ini tidak bernyawa lagi.
ADVERTISEMENT
"Iyo (iya), meninggal di RSUD Tebo," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega mengatakan pihaknya masih melakukan upaya untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut agar terwujud situasi yang kondusif.
"Proses mediasi telah kita lakukan antara kedua belah pihak. Hal ini untuk menyepakati supaya saling menjaga kondusifitas wilayah masing masing. Tim kita tengah stand by di lokasi," ujarnya.
Ia pun mengatakan kasus yang menewaskan seorang pria itu, masih dalam penyelidikan.
"Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Tersangka belum ada. Tapi beberapa orang sudah kita mintai keterangan," pungkasnya.
(M Sobar Alfahri)